Ilusi Semu Motor Suzuki

suzuki

Yola dulur yang budiman….entah karena kurang sajen atau apa, nasib motor merk suzuki khususnya soal imagenya di publik kok begitu mengkhawatirkan. Abaikan image di kalangan expert motor, rata-rata mereka tahu apa itu motor suzuki, plus minusnya. Tapi di ranah publik motor awam, yang paling banyak dicerna adalah image buruk dan masa lalu. Ngadimin bilang sih itu ilusi semu untuk saat ini.

Menurut ngadimin, brand image itu seperti pelet, santet, atau minimal hipnotis. Keampuhan atau daya pengaruhnya sebenarnya tidak permanen amat, tapi jika jompa-jampi diulang-ulang maka efeknya seperti diperpanjang dan nampak permanen. Saking ampuhnya rapalan ilmu pelet ini, sampai bukti riil saja ditolak oleh publik, dan lebih memilih meyakini katanya-katanya atau jompa-jampi yang tersebar oleh “jin-jin” dunia maya.

Minimal ada 4 rapalan maut buat motor suzuki….. 1 onderdil mahal, 2 onderdil susah, 3 boros, 4 harga jual balik hancur. 4 rapalan inilah yang selalu didengang-dengungkan, dibaca berulang-ulang entah benar atau nggak yang penting menjadi anchoring, tertanam kuat di pikiran publik, dan diyakini kebenarannya…. bahkan menjadi ilusi semu yang bisa mengalahkan realita.

Melihat beberapa tahun ke belakang, sebenarnya suzuki sudah membelalakkan mata sebagian pengamat motor dengan keiiritan metik nex dan address..Tapi semua tidak mempan, realita tadi tidak bisa menembus kabut ilusi yang terbentuk di pikiran publik. Jika motor lain konsumsi bbmnya seirit 48km/liter, maka motor suzuki itu seboros 58km/liter. Soal harga onderdil juga mulai terjawab di metik address yang harganya relatif terjangkau. Dan dengan dibukanya web E-parts suzuki, kita bisa mantengin seberapa mahal onderdil motor suzuki? ternyata tidak lebih mahal dibandingkan merk lain…..Bahkan banyak yang lebih murah harga onderdilnya.

Bagimana dengan ketersediaan onderdil yang susah? Ini juga tergantung seberapa susah dicari? atau dibandingkan dengan motor berjuta-juta umat? tentu akan lebih susah dicari. Hukum ekonomi tentu berlaku, kalok bengkel umum atau toko sparepart lebih memprioritaskan sparepart motor yang banyak beredar daripada yang lebih jarang. Tapi itu bukan berarti sparepart suzuki tidak bisa dicari, tapi memang membutuhkan toko saparepart khusus yang menyediakan SGP atau suzuki genuine part…. Gampang kok tandanya….. selalu ada lambang SGP di toko onderdil tersebut. Atau langsung capcus saja ke diler suzuki. Sebagai pemelihara motuba suzuki, sisiwi skywave 2008, ngadimin belum pernah kesulitan mencari onderdil skywave walaupun termasuk part slow moving saat turun mesin kemarin.

contoh biaya part cbr 150

Bagaimana dengan harga jual balik motor suzuki? benarkan harga jualnya hancur? Yaah… harga jual balik motor ini sebenarnya kulminasi atau efek dari ilusi-ilusi tersebut. Dengan adanya santet, pelet, ilusi, publik jadi enggan beli motor suzuki. Otomatis penggemar motor suzuki menjadi sedikit, ketika menjual motor seken menjadi susah laku dan harganya merosot. Tapi ini juga tidaklah selamanya….. bagaimana kita tahu bagaimana harga motor seken satria FU dulu??? Itu bukti bahwa jika harga motor seken suzuki tidak selalu hancur, Harga motor seken tergantung juga dari demand…bukan merk. Atau sebaliknya, harga motor seken merk lain selalu bagus ?… ngadimin sudah pengalaman dengan jatuhnya harga tiger, CS1….Kalok dulur jeli, hampir semua motor sekrang harga sekennya tidak selezat dulu kala. Beda banget dengan kasus honda prima atau astrea star dulu…. harga sekennya tipis banget dibandingkan barunya…. tapi waktu ngadimin masih smp, tahun 90an awal… wkwkwkwk 😀 .

So…. semua tergantung kelihaian suzuki sendiri, bagaimana meruntuhkan rapalan-rapalan, jampi-jampi pelet santet yang sudah diidap oleh publik biker awam dimarih. Edukasi, pembuktian, pengenalan harus dilakukan terus menerus seperti intensitas jampi-jampi pelet yang sering dikomat-kamitkan oleh para jin dunia maya tersebut. Istilahnya, santet dibalas santet, pelet balas pelet. Mandrake VS Dr. Strange…….Ampuh lagi selain melalui jalan halus, juga menggunakan jalur kasar. Ngobatin orang kesurupan pelet, selai dikasih jompa-jampi penangkal juga perlu digetok kepalanya dikit… Memberikan bukti nyata adalah getok kepala yang efektif saat mereka mulai lepas dari jerat ilusi semu, syaratnya jika publik sudah setengah sadar, jika masih kesurupan, digetok juga percuma :mrgreen . Jika tidak ada langkah konkrit, maka jangan salahkan jika jampi-jampi masih dianggap benar…. spell I’m under

Bonus : Winger…. Spell Im under

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

8 Komentar

  1. Sepertinya mindset sparepart suzuki itu mahal udah mengakar di masyarakat awam. Menurut saya kualitas sparepart ori suzuki lbh bagus drpd sparepart ori brand kompetitor karena saya dr 2013 miara satria fu karbu blum jg ganti2 gear setnya…hehe

  2. Artikel bener nih. Saya juga harus ngakuin dulu pas jaman sekolah masih awam banget soal motor, saya liat Yamaha tuh paling toplah. Desain agresif, motornya Rossi, yang laen semakin ketinggalanlah. Dan saya liat Suzuki begitu culun dan aneh. Itu juga pengaruh gara-gara saya liat mobil merk Suzuki enggak ada mobil sport diatas 280hp sehingga saya jadi ngeliat merk Suzuki adalah motor biasa aja, padahal sebenernya punya GSX-R. Ditambah di MotoGP kurang mendominasi, tambah skeptis pula saya sama Suzuki. Tambah lagi enggak punya motor sekelas Vixion, adanya Thunder motor desain bapak2 mesin underperform, makin jelek Suzuki dimata saya yang masih awam. Tapi saya sempat terkagum2 dengan Satria Fu CBU, dan bermimpi punya motor itu, tapi pada akhirnya enggak jadi punya. Ditambah line up motornya yang tinggal Satria dan Address dan Satria saya cap sebagai motor alay karena ada ‘oknum’ yang menggunakan Satria ugal2an. Separah itulah dulu saya lihat Suzuki.

  3. yapp ane salah satu korban harga jual,beli fu thn muda yg harga nya lumayan,,ehh brp bulan beli hadir sonic+fu injeksi jadi turun harga fu karbu skrg,,tapi ga nyesel sih kebayar kok sama perform+kualitas,asal ga modif aneh2 awet2 aja kok hehe

Leave a Reply