Honda RC213V Membuat Rider Seperti Amatir? Marquez Mulai Khawatir

suzuki

Dulur yang budiman…. Setelah Tes Sepang dan berjalannya tes Losail yang berjalan 2 hari, ada statment bahwa motor honda RC213V membuat rider seperti amatir. Di lain sisi, marquez mengungkapkan rasa kekhawatirannya.

Pasca tes sepang, sebenarnya marquez termasuk 5 besar pembalap yang punya pace konsisten tercepat…. Dibelakang Rins, vinales. Seimbang dengan Mir dan espargaro. Meskipun selama 2 hari marqu z mengalami crash 2 kali berturut-turut, namun marquez masih punya bekal konsistensi waktu. Keluhan marquez hanya stamina atau kelelahan otot pasca operasi. Belum menyentuh sektor motor.

Pembalap honda lainnya, Crutchlow yang pengalaman menunggangi honda RCV bisa mencatatkan waktu tercepat kedua. Namun ada keluhan bahwa RCV versi terkini, RC213V lebih susah diajak menikung daripada versi sebelumnya. Ini adalah kondekuensi dari upgrade performa RC213V yang dibuat lebih kencang dari versi tahun kemarin.

Nah, saat sesi tes di sirkuit losail hari pertama, hampir semua pembalap honda merasa tersiksa. Karakter Losail yang punya trek lurus panjang memang menguntungkan mesin dengan desain V atau L. Namun losail juga banyak tikungan cepatnya. Disinilah para pembalap honda tersebut merasa tersiksa dengan RC213V.

Selama 2 hari tes, para pembalap honda kesusahan menembus 10 besar waktu tercepat, marquez hanya bisa 14 besar. Adiknya, alex bahkan crash 2 kali dan urutan 2 terbelakang. Hanya menyisakan Nakagami diurutan 10. Semua mengeluhkan kemampuan menikung RC213V, sehingga susah mendapatkan waktu tercepat.

Marquez crash losail

Secara hiperbolik, Carl Crutchlow mengatakan, saking susahnya dikendarai, RC213V membuatnya seperti berkendara ala amatir. Tidak berani mempush motor secara maksimal.

“I don’t have a good feeling and I was prevented from going faster,” Crutchlow said. “But at the moment, the way you have to ride the bike to stay on the bike is quite amateur.

Marquez juga akhirnya mengungkapkan kekhawatirannya dari sisi tehnis motor. Jika sebelumnya mengeluhkan fisiknya, sekarang sudah mulai ke sisi motor. Motor terbarunya punya karakter yang sama dengan tahun lalu. Membutuhkan fisik yang kuat untuk berbelok.

“Of course I’m worried because I would like to be very fast every lap, every racetrack,” Marquez said. “But it’s true that that in this racetrack we are worried.

“We have some kind of problems that we’re trying to analyse where they from, because all Honda riders – especially with the new bike – we are struggling a lot in the same point. “You see that for example Crutchlow, he’s a fast rider here, but he’s struggling a lot, he [also] crashed.”

Kalau pandangan ngademin, hal tersebut belum menjadi gambaran problem serius team HRC. Kenapa? Karena bukan hanya tahun ini saja. Sebelum-sebelumnya juga seperti itu. Kurang moncer di sesi tes, bahkan seri-seri awal, namun seperti mendapatkan keajaiban, di beberapa seri berikutnya menjadi motor yang tak terbendung. Dimana faktor apa yang membuatnya menjadi pembeda tak terpecahkan. Jadi, santai aja Marc….. Santai saja…. HRC gitu loh…..

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply