Hati-Hati Pilih Busi…Sepele, Irit Dikit, Fatal Mahal Akibatnya

suzuki

Yola dulur yang budiman…… dalam memelihara dan maintenance tunggangan kita, kadang kita masih mencari part dengan harga murah. Tidak salah memang…. ngirit memang harus kita perhatikan agar tidak overprice dalam membeli part atau onderdil motor kita, apalagi yang fast moving seperti busi. Namun kehati-hatian perlu diperhatikan, kalo ndak, cumak karena ingin ngirit dikit, kita malah kudu nombok banyak karena mesin rusak parah.

fb_img_1486714622188

Hal ini dialami oleh masbro x yang kemudian dishare di sebuah grup perlendiran atau pelumasan. Doi bercerita, tertarik untuk membeli sebuah busi iridium dengan harga yang sangat miring sekali di sebuah toko onderdil… Kemudian dipasang di motor kesayangannya CB150 SF facelift.

Awalnya tidak ada masalah berarti, motor jalan normal-normal saja. Namun menginjak di jarak tempuh 4000an km, saat doi berkendara di kecepatan 60km/jam, tiba-tiba mesin terasa loss compression dan setelah dicek, businya njepat dan menganga. Fisik businya bisa dilihat dari gambar diatas.

Melihat kondisi busi seperti itu sepertinya bagian kepalanya sudah hancur entah penyebabnya apa, bahkan sampai inti businya bengkong. Berdoa saja kepala busi, elektroda dan katodanya terlempar keluar karena dorongan dari dalam. Kalok sampai tertelan ke dalam ruang bakar….wessss wassalam dah…jaminan ganti piston dan boring mesin.

busi-lean-rich-optimal

Hal ini pernah deka alami saat motoran bareng ama temen dulu. Saat jalan 60an km/jam…tiba-tiba mesin jam, ban belakang ngunci sampai ngesot-ngesot…. Setelah dicek, ternyata tonjolan busi ilang ( katoda… Cmiiw ). Dan setelah dicek ulang mesinnya, ternyata cuilan tonjolan busi tersebut nyangkut di piston dan dinding blok, ngunci ndak bisa gerak dah tuh mesin.

Alhasil boring baret dalam, piston baret, setang piston bengkok….. Dan kudu ngerogoh kantong dalem-dalem tuh buat perbaikan… Hanya karena sebuah busi seharga 15 rebu rupiah…….

Jadi walau sepele dan relatif murah, busi atau spark plug jangan sampai kita remehin. Pakailah busi yang sudah terpercaya kalok memakai yang aftermarket. Hindari busi merk abal-abal atau palsu.. Bisa saja sudah beli merk terkenal seperti bosch, autolite, ngk, champion, tapi ternyata barang palsu….. Paling aman ya pakai busi ori bawaan, karena lebih terjamin.

Namun godaan part aftermarket emang cukup besar. Sarannya sih lebih hati-hati dan perbanyak wawasan, sehingga bisa membedakan part ¬†asli atau palsu…. Jadi ndak kenak jebakan kancil…pengin ngirit tapi akhirnya morot dompet karena mesin jebol.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil