Hati-Hati Pakai Oli Sesat HDEO, Bikin Boros BBM Dan Kampas Rem (Joke)

suzuki

Yola dulur… sebenarnya artikel ini adalah review penggunaan oli sesat HDEO pada sipiter jupi mx deka selama 1500 km. Sebelumnya deka lagi memulai menggunakan oli sesat ini untukyang pertama kalinya, sehingga masih dalam tahapan flushing atau pembilasan. Kini deka akan mereview oli tersebut setelah penggunaan sejauh 1500 km.

tes oli hdeo jupiter mx 1000 km
tes oli hdeo jupiter mx

Sebelumnya, silahkan cek di artikel ini untuk review penggunaan sejauh 1000 km.

review-1000-km-pemakaian-oli-sesat-hdeo-di-jupiter-mx/

Oli yang deka gunakan adalah jenis hdeo, oli yang digunakan untuk mesin diesel, pertamina fastron diesel atau sering disingkat dengan PFD. Review 1500 km deka lakukan karena pada saat memakai oli motor atau mco , di jarak itulah deka melakukan evaluasi oli diganti apa enggak.

Biasanya saat jarak tempuh 1500 km, oli mco yang deka gunakan yaitu castrol power 1 sudah menghitam pekat dan suara mesin sipiter sudah kasar dan gampang panas saat digunakan di siang hari. Begitu pula dengan oli mco lainnya seperti federal, enduro racing, shell ax-5, yamalube sport, yamalube sport gold. Semua hampir sama gejala patognomonik-nya, setelah 1000 km suara kasar, gampang panas saat siang hari.

oli mco jarak 1000 km hitam
oli mco jarak 1000 km hitam

Nah dengan oli PFD ini, saat deka tap di km 1500 warna dan kejernihan masih sangat mirip dengan saat penggunaan 1000 km yang lalu. Saat digunakan untuk turing Bogor- Bandung di siang hari, gejala mesin panas dan suara kasar masih absen. Begitu pula dengan performa mesin tetap. tidak ada gejala penurunan dari awal start sampai Bandung di sore harinya. Mesin masih tetap anteng, nggeles di jalan dengan kecepatan umum kommuter yaitu 60 – 80 km/jam.

Namun hati-hati wahai sedulur sekalian, jika menggunakan oli sesat seperti ini bisa menimbulkan efek negatif. Minimal efek ini deka rasakan sendiri, yaitu konsumsi bbm menjadi sedikit lebih boros, serta kampas rem ikutan cepet habis. Bukan kenapa, karena karakter motor menjadi jauh dibandingkan standarnya dulu. Motor terasa enak buat main rpm tinggi sehingga nggak terasa bbm ngocor kenceng, sehingga efeknya lebih boros karena hobi manteng gas 😀 .

sipiter  dan oli diesel
sipiter dan oli diesel

 

Selain itu, daya engine brake menjadi berkurang, mungkin karena daya pelumasannya yang bagus sehingga loss power menjadi berkurang, gear dan piston bergerak lebih lancar yang menimbulkan efek engine brake berkurang. Hal inilah yang membuat deka terlalu sering menekan rem yang membuat kamapas rem lebih cepat habis 😀 . Efek negatif yang mengasyikkan sebenarnya 😀 . Mungkin kalau sudah hafal dengan karakter baru sipiter, baru bisa mengambil efek iritnya kali ya….. 😀 .

Dengan hasil seperti ini, sepertinya sipiter nggak perlu tahapan flushing yang rata-rata diganti dengan oli hdeo baru di kisaran jarak tempuh 500-1000 km. Deka putuskan untuk dilanjut dan akan dicek tiap 500 km. Namun prediksi dari warna dan kejernihannya, deka yakin minimal di jarak tempuh 2500 masih aman. Jika sesuai prediksi, maka penggunaan hdeo yang ke-2 nanti bisa mencapai diatas 3000 km. Sebagai patokan anggota-anggota klub oli sesat, yang namanya long drain interval oil, harus bisa mencapai 5000 km ke atas penggunaannya. Yups…. mungkin di penggunaan yang ke-3 itu bisa tercapai.

 

 

semoga sesat…. eh bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil