Hasil Tes Sepang 2020: Ducati “Khawatir” Perkembangan Suzuki Dan Yamaha

suzuki

Dulur yang budiman, sesi tes pramusim motogp 2020 di sepang sudah selesai. Dari hasil tes selama 3 hari tersebut, Ducati dengan pembalapnya Dovizioso merasa “khawatir” dengan perkembangan team suzuki dan yamaha.

Musim lalu, kita anggap saja adalah musimnya mesin-mesin V atau L daripada mesin inline nya suzuki dan yamaha. Setiap seri mereka digdaya di sirkuit, jika bicara performa dan kecepatan. Juara dan runner upnya pun mesin bersudut, bukan inline.

Di musim ini, minimal dari 3 tes ( valencia, jerez, sepang ) mesin inline 4 mulai menggeliat dan selalu progres. Terakhir di sepang, yamaha begitu dominan selalu menjadi yang tercepat dengan Quartararo. Sedangkan suzuki konsisten dengan alex rins yang dominan di 3 besar, serta Mir yang selalu 10 besar.

Jika dulur berpendapat bahwa apalah artinya dominan di sebuah tes, bukan balapan? Ngademin totally agree dengan opini tersebut. Hasil riil adalah hasil dari sebuah race, bukan tes. Dan lagi pula sesi tes banyak sekali hal yang disembunyikan, sehingga tidak mungkin team 100% jor-joran untuk menjadi yang tercepat. Sesi tes hampir mirip dengan memberikan potongan-potongan puzzle untuk disusun.

Menarik perhatian, jika pembalap sekelas dovizioso memberikan statment analisanya : dia khawatir dengan perkembangan suzuki dan yamaha. Dia adalah pembalap yang langsung mengamati di sesi yang sama dengan pembalap team lain. Dia menganalisa perkembangan team lain, saat mengetes motor di sirkuit yang sama. Dari 3 sesi tes, dua team ini dianggap selalu progress dalam pengembangan motornya. Menjadi sebuah ancaman yang lebih dekat untuk musim depan, daripada musim lalu. Faktor ban michelin baru yang mulai bersahabat dengan mesin inline4.

Dovizioso said he would ‘not be surprised’ if the characteristics of the new rear tyre were one of the reasons why Yamaha and Suzuki are looking so strong this week. The triple MotoGP title runner-up emphasised he won’t be drawing any firm conclusions until the opening race, but admitted to being ‘worried’.

Crash.com

Statment dovi diiyakan oleh kompatriotnya di team ducati, Petrucci. Dia mengamati bahwa kecepatan pembalap-pembalap suzuki dan yamaha mulai meningkat dan menakutkan dengan ban michelin baru ini.

“I saw that Vinales was very, very quick. Also Rins and Mir are very, very fast. Quartararo and Morbidelli. And also Rossi is good. I think all the Yamahas and Suzukis. And then as always Marc.

Crash.com

Hasil di sepang membuat uji pra musim 2020 terakhir di losail 2 minggu lagi menjadi sangat menarik. Karena disitu, performa motor team sudah mendekati 100%. Apakah ada yang masih disembunyikan oleh team ducati dan honda?

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply