Gunakan Blinker, Lampu Sein, Reteng Dengan Benar

suzuki

Yola dulur….pernahkah terpikir bagaimana kita menggunakan lampu sein alias reteng, aka blinker dalam bahasa inggrisnya dengan benar?

lampu sein

Lampu kecil warna kuning yang terpasang di sebelah kanan dan kiri ini memang sepele. Namun dalam peranannya di keamanan berkendara sangatlah penting. Dengan lampu kuning kedip-kedip ini kita memberi petunjuk kepada pengendara lain, mau ke arah mana kita akan tuju.

(pijeman om cicak)
(pijeman om cicak)

Beberapa penggunaan lampu sein yang wajib kita nyalakan mungkin bisa saia rangkum sebagai berikut

  • Saat mau membelok di sebuah pertemuan jalan. Di situasi ini kita wajib menyalakan lampu sein motor kita sebelum mencapai titik tersebut, kira-kira 20-30 meter sebelumnya. Menyalakan mendadak saat mencapai titik tersebut saja menurut saia salah, apalagi tidak menyalakan. Dengan menyalakan mendadak saja membuat pengendara lain yang terlibat tidak cukup waktu untuk merespon, apalagi tidak menyalakan, gimana mau meresponnya lha wong ndak tahu arah mana yang akan dituju…. bisa bikin kecelakaan tuh.
  • Saat mau pindah jalur. Motor memang terkenal kendaraan yang sangat agile atau lincah, gampang sekali untuk melakukan pindah jalur. Ini kadang tidak kita sadari sehingga kita pindah jalur tanpa memberikan petunjuk dengan lampu sein kepada pengendara lain. padahal kita perlu memberikan petunjuk atau pemberitahuan kepada pengendara lain agar bisa bereaksi sebelumnya, bisa jadi kendaraan dibelakang kita mau menyalip atau dengan kecepatan yang lebih tinggi. Dengan menyalakan lampu sein sebelumnya, kita seperti memberitahukan kepada pengendara, khususnya dibelakang kita kalau kita mau bergeser ke arah jalur yang akan dia lewati, sehingga akan mengurangi kecepatannya.
  • Saat akan menyalip kendaraan di depan kita. Kita wajib menyalakan blinker, selain memberitahukan pengendara dibelakang kita, kita juga memberitahukan kendaraan yang mau kita salip, sehingga di tidak menambah kecepatannya. dengan cara ini kita akan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.
  • Tidak kalah pentingnya adalah kita wajib mematikan lampu sein kita, setelah tujuannya tercapai. Ini ditujukan agar pengendara lain tidak bingung, misalkan lampu sein nyala ke kanan, maka pengendara dibelakang kita akan bingung, kok ndak belok-belok? mau disalip takut belok sehingga terjadi tabrakan.
  • Sebagai pengendara jika kendaraan di depan kita menyalakan lampu sein maka kita juga kudu merespon, siaga dengan perubahan arahnya, jangan cuek bebek atau tidak memperhatikan. Contohnya saat saia mau belok kanan maka saia menyalakan lampu sein kanan… tapi tetep ada juga kendaraan yang ngga mau mengurangi kecepatannya,kaya ngga urus gitu…slonong boy….
  • Sudah menyalakan lampu sein ┬ábukan berarti berhak. Maksudnya walaupun sudah menyalakan lampu sein kita juga kudu memperhatikan lingkungan lalu lintas kita memungkinkan apa tidak untuk melakukan perubahan arah maupun menyalip. lampu sein hanya petunjuk pemberitahuan, bukan legitimasi kegiatan.

lampu-isyarat-belok

Mungkin itu beberapa penggunaan lampu sein yang benar, jika masih kurang silahkan ditambahin. Jadi menyalakan lampu sein menurut saia itu suatu kewajiban, bukan hak.

Sudahkah kita mengunakan lampu sein dengan benar? atau jangan-jangan ngga pernah pakai? THINK AGAIN.

Semoga bermanfaat….

Wassalamualaikum.