Dr Jeckyll And Mr Hyde Marc Marquez Di Seri Argentina

suzuki

Yola dulur yang budiman….. Jika anda mengikuti sepak terjang marc marquez dari sesi free practice sampai babak qualifikasi, doi memang luar biasa. Paketan motor dan doi menjadi yang tercepat dalam kondisi hujan ataupun kering. Dialah kandidat utama pemenang seri kali ini. Even…. sesaat sebelum start dimulai ngadimin masih beranggapan seperti itu. Sayangnya ada beberapa moment yang menunjukkan sisi kontradiksi seorang marquez. Doi seperti tokoh kontradiktif, Dr jeckyll dan Mr. Hide di seri Argentina kali ini.

Entah paketan motor apa yang dia pakai, namun dari free practice doi selalu mudah sekali menjadi yang tercepat. Pembalap lain hanya seperti menjadi parameter kecepatan saja. Saat mereke menorehkan waktu tercepat, tidak lama dari itu marquez mencatatkan waktu lebih cepat lagi. Doi seperti menjadi the untouchable…… dalam kondisi full throttle saja tidak bisa jatuh, beberapa moment ( banyak malah ) doi nampak akan jatuh, tapi motor seperti bisa recovery sendiri gitu…… Makanya kemarin ngadimin memprediksi dialah juaranya.

Marquez dominan di semua sektor sirkuit saat simulasi balapan. Membuat doi menjadi tokoh Dr. Jeckyll yang baik. Semua memandang respek ke dirinya. Dialah pembalap tercepat di sirkuit rio hondo. Bahkan saat doi harus dihukum berkali-kali, harus masuk pit through, dengan mudahnya mengejar dengan gap 1-2 detik dari pembalap tercepat di sirkuit ini….. Sungguh hal yang menakjubkan. Hampir 18 Lap konsisten 1-2 detik lebih cepat dari pembalap tercepat. Saya rasa hanya Mick Doohan saat pegang motor 2 tak Honda dulu yang bisa seperti ini.

Namun sisi lain marquez juga muncul…. sisi liar, tokoh Mr. Hyde. Entah kenapa dari awal free practice doi seperti tidak peduli dengan kondisi pembalap lainnya. Beberapa kali terjadi insiden, dimana marquez seperti mengacuhkan mereka. Kalau boleh beropini, pembalap lain dianggap hanya sebagai batu penghalang, bukan seorang pembalap. Mungkin karena rasa pede dialah yang tercepat, maka tidak ada pikiran bahwa menyalip itu ada momennya, ada aturannya. Memang benar, gaya menikung marquez tidak bisa diikuti pembalap lain, dia bisa, yang lain ngga. Namun bagaimanapun empathy adalah hal yang penting dalam dunia balap.

gulf oil

Sisi Mr. Hyde juga muncul saat momen mesin doi ngejim…. mogok….. Aturannya, motor harus didorong ke pinggir kemudian masuk ke Pit. Ada momen dimana marq sudah memilih mendorong motornya, dan dianggap oleh marshal untuk masuk ke pit, tapi marq melawan dan putar balik ke grid awalnya. Start tertunda dan marq menyalahi aturan soal start dan aturan dorong motor. Jika tidak ada pemikiran akan pembangkangan, maka tidak ada reaksi pembalap seperti Marquez seperti itu.

Momen Mr. Hyde lainnya muncul selepas doi menjalani hukuman pit through. Bagaimana gaya balapnya yang tidak mempedulikan pembalap lain…. Asal ada celah…. masuk….. mengharap pembalap lain yang menghindari tabrakan. Jika hanya kejadian sekali, maklum saja jika beralasan kondisi track basah. Namun jika berulang kali dilakukan dalam satu balapan, itu karakter…. bukan faktor eksternal…..

Menurut ngadimin, tanpa menjadi Mr. Hyde saja marquez tetap akan menjadi juara…. sayangnya doi memilih menjadi Mr. Hyde…. juara lepas, dan mendapatkan respek negatif dari pembalap lain serta penonton. Komentator nya sendiri beberapa kali mengatakan posisi marquez salah…. Absolutely No Room…….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum