Dibalik Perdebatan Performa Mesin Motor Yang Tak Abadi

suzuki

Yola dulur yang budiman…. ketika sebuah motor baru diluncurkan dan ternyata mempunyai performa paling unggul, itu tidak hanya berdampak ke pabrikan milik motor tersebut. Tapi berimplikasi juga terhadap para konsumen setia, atau kita sebut loyalis, atau fans, serta publik motor pada umumnya. Tentu akan terjadi perdebatan panjang di media antara yang terima dan tidak terima, perang antar fans. Yang perlu diingat adalah bahwasanya performa mesin sebuah motor itu tidaklah abadi.

Ketika performa motor tersebut memang paling unggul, dari pengalaman ngadimin mengamati dunia permotoran, fakta itu tidak langsung ditelan oleh publik awam. Mereka masih berpatokan dengan image, mindset yang tertanam di otaknya, dan apa yang benar menurut pendapat banyak orang. Publik akan menerima fakta tersebut justru ketika mengikuti perdebatan antar fans, sehingga mereka goyah dngan mindset sebelumnya, kemudian dilihatkan fakta nyata, seperti data angka, dan paling menohok, fakta lapangan yang terekam.

Jadi diakui atau nggak, diterima atau nggak, perdebatan antar fans itu berperan penting untuk menanamkan mindset pabrikan ke kepala publik massal. Hal ini tentu sangat berbeda dengan penyampaian ke seorang expert. Hanya melihat data, spek, konfigurasi, bobot, sudah bisa menyimpulkan mana motor yang punya performa terbaik. Sayangnya seorang expert akan lebih hati-hati dalam mengungkapkannya, ewuh pakewuh masih menonjol. Publik awam lebih menerima apa yang diomongin oleh temannya, apalagi secara beramai-ramai. Jadilah berdebatan antar fans lah yang mereka jadikan acuan, tentunya denganĀ  fakta nyata, seperti data angka, dan fakta lapangan yang terekam. Kenapa? karena kalimatnya lebih vulgar.

ilustrasi

Yang perlu diingat oleh fans, loyalis ketika mempertahankan argumen adalah jangan sampai lupa kalok performa motor itu tidaklah abadi. Semakin kekinian, pabrikan akan semakin meningkatkan performa motor mereka. Bagi yang mengikuti dunia motor, minimal ketika negara api mulai menyerang di era 2005 ke atas, perkembangan performa mesin 4 tak begitu progresif. Dan performa motor inilah yang menjadi ujung tombak jualan. Bahkan kelas metik saja sampai digiring ke arah performa… hmm….. Performa sebuah motor keluaran terbaru lebih tinggi daripada motor sebelumnya entah produk sendiri atau produk kompetitor, tapi naiknnya tipis-tipis…. seperti setingan gitu….. “seperti” ya…bukan menghakimi.

gulf oil

Disinilah yang menyebabkan perang fans soal performa tak pernah berhenti. Dari ketawa karena merasa unggul, kemudian dibully ketika kalah performa oleh fans kompetitor…. begitu seterusnya. Yang agak memprihatinkan ketika fans atau loyalis sebuah merk yang bertahun-tahun dibully, kemudian ada motor baru yang performanya melesat…. tidak pakek diencrit-encrit, langsung tebel. tidak tipis-tipis selisihnya. Jelas akan terjadi euforia…. Normal saja sih sebenarnya. Tapi yang perlu diingat adalah pengendalian diri, mulutmu harimaumu. Bisa jadi suatu saat akan kondisi akan berbalik. Jika saat unggul membully, maka saat kalah akan menjadi korban bully-an.

Jadi lebih baik mengutarakan fakta saja. Kenapa? karena publik justru tidak percaya dengan kalimat hiperbolis, terlalu melebih-lebihkan… Paling akan dibilang : Ah…. fansboy yang ngomong, wajarlah….. Dan untuk eksistensi jangka panjang, biasanya yang mengungkapkan fakta logis dan realistis biasanya yang lebih bertahan, dan akan dijadikan rujukan oleh publik.

Sekali lagi, kenapa ngadimin remeh temeh membahas perdebatan antar fans? Ya itulah uniknya publik dimarih, dari remeh temeh itulah sebagian besar publik motor mengambil kesimpulan. Dan tentunya ketika sebuah motor ramai diperdebatkan, pihak kumpeni, pabrikan akan senang, motornya jadi trending topik. Disitu juga salah satu cara menanamkan mindset ke kepala publik umum, secara murah…..

Nggak percaya? ngadimin pernah test ringan, bertanya ke publik awam, motor sport apa yang kencang sekarang? mereka jawab Ninja….. sebentar… kalok motor kecil? mereka jawab CBR….. padahal kalok sekarang ditunjukin video rekaman terkini, mereka bakalan pingsan, ternyata keyakinan mereka sudah diruntuhkan oleh performa motor terbaru….. itulah kekuatan mindset, bisa mendelay fakta yang terjadi….. dan disitulah perdebatan antar fans berperan… perang pengakuan fakta terkini, walau tak abadi.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum