Casey Stoner Keluar Dari HRC Karena Marquez ??

suzuki

Yola dulur yang budiman…. mungkin info ini bukan dadakan karena di beberapa media sudah beredar beberapa hari yang lalu. Deka sendiri baru mendapatkannya hari sabtu sesuai publish dari MCN. Tapi ada hal spesial yang diangkat oleh MCN. Dan akurasinya boleh dibilang tepat karena keluar dari mulut casey stoner, yang berhasil diwawancarai langsung. Apakah Casey Stoner keluar dari HRC karena usulan Marquez?

stoner dan marquez
stoner dan marquez

Keluarnya casey stoner dari HRC ke Tim Ducati Corse yang memberikan titel pertama juara dunia motogp bagi kuri-kuri boy ini seperti mendadak. Tidak ada hujan tidak ada angin tahu-tahu JDERRR…. Stoner pindah ke ducati sebagai tester. Tidak hanya itu, doi juga menjadi ambassador ducati. Sesuatu yang tidak dia peroleh di HRC, dan doi tidak bisa mengeluarkan semua potensinya untuk mengembangkan motor.

“I was just a test rider for Honda, there was no ambassadorial role, and I wasn’t being used to my potential”

Instead, the 30-year-old will return to the brand he won his first MotoGP title with, not only as a test rider but also in a greatly expanded ambassadorial role – a role that the notoriously PR-shy racer seems to be relishing already.

Di ducati kini doi tidak hanya test rider yang mengembangkan motor, namun juga sebagai brand ambassador ducati. Di ducati doi merasa bisa total terlibat dalam pengembangan motor dan kemampuan testing doi akan sangat bermanfaat bagi ducati.

gulf oil
marquez dan nakamoto
marquez dan nakamoto

Ada hal yang sangat menarik yang doi ungkapkan ke MCN. Latar belakang doi loncat dari HRC yang mendadak adalah karena faktor Marquez. Padahal hubungan Stoner dengan Nakamoto sangat baik, dengan kru dan tehnisi juga sama baiknya. Tapi doi pindah atau “terpaksa” pindah karena Marquez yang menginginkannya. memang tidak ada ungkapan yang mengatakan stoner keluar karena usulan Marquez ke HRC. Namun kalimat Stoner menggiring kita untuk mengatakan seperti itu. Bahkan setelah pindah pun hubungannya dengan mbah nakamoto masih sangat baik.

“I was just a test rider for Honda, there was no ambassadorial role, and I wasn’t being used to my potential. I loved working with the HRC guys like Shuhei Nakamoto (HRC vice- president), Shinichi Kokubu (HRC Technical Director) plus my crew chief Cristian Gabarrini, and Andy Dawson from Öhlins.

“But I think Marc and his crew felt in some way threatened by me and I’m not sure why. I was there to test and help, and I know Honda’s number one rider is the guy they have to follow. There are absolutely no hard feelings towards Honda and I have huge respect for Nakamoto, so our relationship will be fine in the future.”

Stoner bilang : saia suka  saat bekerja dg orang-orang di HRC, nakamoto, dan para kru. Tapi saia pikir Marc dan kru-nya di beberapa momen merasa terancam oleh saia, dan saia ngga tahu kenapa. Saia di HRC untuk test dan menolong, saya tahu, Pembalap Honda nomer satu adalah satu-satunya orang yang harus diikuti ( kemauannya ).

Kenapa ada kalimat yang deka Bolt tebal ? karena jika dirangkai oleh kalimat-kalimat sebelumnya, bisa bermakna kalau penyebab stoner keluar dari HRC adalah kemauan Marquez.

So… gimana menurut dulur sekalian???

Sumber : MCN

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum