Cara Mudah Membuat Jok Motor Sport Lebih Nyaman

suzuki

Yola dulur yang Budiman…¬†sebenarnya tidak ada yang salah dengan jok motor sport full fairing apapun. Rata-rata cenderung keras agar rider mudah dalam menggeser-geser pantat saat menikung. Namun jika anda, dulur sekalian ingin membuat jok motor sport lebih nyaman, ada cara mudahnya.

Jok motor sport memang didesain lebih keras dan lebih tipis. Hal ini karena karakter motor yang mengharuskan rider mengendalikan, menikung dengan tubuh mereka. Posisi ridingnya sendiri cenderung mengambang, dimana tumpuan dibagi antara pantat dengan kaki. Kaki menapak footpeg dan mengapit bodi motor.

Tujuannya agar reaksi, respon motor lebih mudah terbaca. Begitu pula menurut para expert, menikung dengan motor sport fairing itu menggunakan berat badan. Jadi badan akan lebih sering bergeser dari sisi kanan dan kiri. Dengan jok yang tipis dan lebih keras, memudahkan pantat untuk bergeser.

 

Begitu juga dengan Suzuki gsxr150, Gipsy danger tunggangan Ngadimin. Tidak boleh komplain kalau jok lebih keras dibandingkan motor naked atau Turing. Dan tidak ada problem berarti dengan jok bawaan pabrik. Memang didesain seperti itu.

Namun Gipsy danger sudah sedikit menerima modifikasi. Stang depan turun 3 cm, upper yok, dan suspensi belakang turun 3 cm juga menggunakan lowering kit. Posisi ridingnya jadi mirip cbr150. Apalagi Ngadimin bukanlah sembalap, riding banyak santainya, tumpuan utama tetap di pantat.

Jika membuat jok lebih nyaman dengan menambah busa, otomatis akan mengganggu garis desain, kurang enak dipandang. Mosok motor sport joknya tebal? Membayangkannya saja sudah terasa “WAGU”.

Untung saja punya teman Umm ikhsan jumaris spesialis metik. Si Umm mengaplikasikan resepnya untuk membuat jok address, spin, skywave, nmax, metik-metik honda menjadi lebih nyaman. Apalagi postur tubuhnya yang ” jumbo “, jelas butuh spek jok yang mumpuni.

 

Akhirnya janjian dan mencoba mengaplikasikannya ke jok Suzuki gsxr150 yang split seat. Umm ikhsan menggunakan resep jok dengan busa latex dan kulit sarung MB-tec. Si Umm menyarankan agar jok satu set diganti, depan belakang menggunakan latex dan kulit sarung MBtec. Namun karena jok belakang Ngadimin selalu tertutup barang bawaan, tidak untuk boncengan, dan rencana akan ditutup menggunakan single seater, maka hanya jok depan saja yang dimodifikasi.

Jika dilihat memang tidak akan sama, karena jenis kulit MBtec seperti buah jeruk, sedangkan bawaan gsxr150 model rata licin. Tapi ngga apalah. Sedangkan latex nya sendiri yang dijual satu ukuran jadi sisa banyak banget, karena memang didesain untuk metik yang lebar dan panjang.

Setelah jok dibuka dan sarungnya dilepas, busa bawaan akan dikurangi kemudian dilapisi menggunakan busa latex 2 lapis. Awalnya berpikiran akan menjadi lebih gemuk joknya, eh ternyata setelah dipasang dan disarungi menggunakan MBtec, hasilnya hampir mirip dengan bawaan.

Setelah selesai, Ngadimin coba riding lewat jalan yang rusak parah, jalur Citayam belakang lewat Nanggerang, tembus jalan Parung yang jalannya separuhnya hancur total…. Eh…pantat terasa nyaman banget, nggak panas, dan terasa sekali empuknya. Weh….jadi ketagihan riding bareng Gipsy danger lagi nih… Riding menjadi lebih menyenangkan.

Ya…cara membuat jok lebih nyaman adalah kombinasi latex dengan sarung MBtec. Mudah bukan? Bagaimana bandrolnya, buat split seat depan saja, kemarin Ngadimin tebus dengan 200 ribu rupiahs. Itupun sebenarnya dapat sisa latex setengah ukuran. Namun buat apa? Akhirnya sisanya aku berikan saja ke Mang pasang jok.

Tertarik, silahkan hubungi Umm ikhsan jumaris saja, tempat pasang juga di Citayam kok, pinggir jalan pinggir Setu Citayam.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum