Bosch Perkenankan Tehnologi Luar Angkasa Di Motor Biar Lebih Safety

Yola dulur yang budiman… info dadakan tentang tehnologi canggih di motor. Diberitakan bahwa pabrikan BOSCH yang selalu berinovasi di bidang otomotif memperkenalkan sebuah tehnologi luar angkasa yang diaplikasikan di motor. Tujuannya agar riding motor menjadi lebih safety. Kali ini tehnologi thruster atau gas pendorong diaplikasikan di motor untuk mengurangi resiko crash.

Motor sebagai kendaraan beroda dua, tentu jauh lebih tidak aman dibandingkan dengan mobil yang beroda empat soal keseimbangan saat berkendara. Motor hanya bertumpu di dua poros, yaitu ban depan dan belakang dibandingkan mobil yang beroda empat, tentu akan lebih mudah terganggu keseimbangannya. Salah satu atau dua poros tumpu keseimbangan tersebut terganggu, maka resiko kecelakaan dan cidera telah menghadang.

Banyak kejadian saat riding ban depan atau belakang kehilangan tumpuan atau grip saat beberapa kondisi. Seperti kondisi jalan licin karena hujan, lumpur, serta kerikil. Bisa juga karena kualitas ban yang menurun, sehingga kehilangan grip saat menikung.

Jika dulur sekalian pernah melihat astronout yang melayang layang di angkasa dengan baju astronoutnya, atau bahkan melihat pesawat luar angkasa, entah shuttle, kapsul atau satelite yang bisa bermanuver di ruang hampa, maka anda akan melihat seperti semprotan gas atau thruster sebagai kendali arah. Itulah tehnologi luar angkasa yang diterapkan oleh bosch.

gulf oil

Cara kerjanya yaitu dengan mendorong motor berlawanan dengan kondisi sliding saat ban kehilangan grip. Dengan daya dorong thruster ini, maka ban akan kembali memperoleh gripnya kembali, dan rider punya waktu untuk memperbaiki keseimbangannya. Posisi thruster ada di samping kanan dan kiri bagian bawah. Tinggal menunggu sensor motor yang menunjukkan bahwa posisi motor kehilangan keseimbangan, maka secara otomatis thruster akan bekerja.

Berhubung masih produk uji coba, maka kerja thruster ini baru sekali pakai habis dan perlu diisi ulang. hampir sama dengan airbag yang bisa mengembang sekali, dan perlu diganti dengan yang baru. namun tidak menutup kemungkinan, kedepannya akan dibuat versi multipoten, bukan sekedar unipoten seperti sekarang ( yang impoten jangan sensi ya….. poten artinya berfungsi¬† :mrgreen: ).

Bagaimana cara kerjanya? secara sederhana bisa dilihat di video dibawah ini

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum