Berhati-Hatilah Memodifikasi Kelistrikan Motor Injeksi Terkini

suzuki

Yola dulur yang budiman…terpicu dari sebuah postingan di sebuah grup motor, ngadimin jadi ingat kejadian-kejadian terkini yang ngadimin alami sendiri. Jika di postingan grup tersebut membahas motor yang mogok total dan ditelisik ternyata memasang alarm diluar sepengetahuan diler dan dari pihak ketiga, maka yang ngadimin alami adalah karena ambil arus langsung dari aki. Memang perlu kehati-hatian extra jika anda melakukan modifikasi yang ada hubungannya dengan kelistrikan motor, khususnya di motor injeksi terkini.

Kenapa motor injeksi terkini? karena motor sudah sangat tergantung dengan ECU, serta perangkat elektronik lainnya. Motor dibuat sedemikian rupa sehingga input data dari ECU menjadi pedoman utama mesin untuk bereaksi. Sensor-sendor yang tertanam di motor bagaikan pangkal syaraf yang nantinya apa yang diperoleh oleh sensor diolah ECu sebagai output masukan untuk mesin. Belum lagi kabel-kabel yang diibaratkan syaraf, korslet dikit, data yang masuk ke ECU bisa ngaco.

Apalagi dengan adanya tehnologi keyless, smart start sistem di GSXR-150, tentu sistem kerja ECU lebih kompleks, belum lagi jika ada riding mode, torque control, lean sensor de el el di motor-motor injeksi modern, tentu kelistrikan perlu penanganan khusus. Contoh kasus saja, teman ngadimin memasang tracking GPS di sebuah mobil baru melalui tangan ketiga, ternyata di beberapa waktu setelahnya mengganggu sistem kemudi yang sudah ada campur tangan elektrik.

Kasus sederhana ngadimin alami sendiri. Saat memodif si Gipsy danger, GSXR150 milik ngadimin dengan water injection yang membutuhkan arus di elektrik valve-nya. Dulunya sih sudah benar karena mengambil arus di kabel stop kontak, jadi saat kontak off, arus mati dengan sendirinya. Namun setelah memasang lampu projie, maka perkabelan berubah. Entah kenapa elektrik valve arusnya mati. Biar mudah dan simple, arus positif ngadimin ambil dri aki langsung.

Selang beberapa waktu, ngadimin ada panggilan meeting dengan suplayer di sebuah tempat di sentul. Janjian ketemu di sebuah tempat, ternyata dilanjutkan naik mobil. Akhirnya si Gipsy ngadimin titipkan dan melanjutkan perjalanan dengan mobil. Pulang meeting, si gipsy nggak mau distater, padahal indikator normal, lampu speedo nyala, hanya pompa bensin suaranya agak lemah dari biasanya. Saat tobol start dipencet, lampu semua padam sesaat dan mesin tidak bereaksi. Setelah diteliti dengan seksama, ternyata tombol on water injection lupa dimatikan tadi. Selama 4 jam elektrik valve menyedot arus listrik dari aki…… aki kekurangan daya, tidak kuat mememutar gear stater. untungnya dengan sdikit dorong, mesin berhasil menyala karena arus dari aki masih ada.

Itu adalah contoh, bagaimana memodifikasi kelistrikan motor bisa menjadi problem di motor anda… even small problem. Jadi perlu kehati-hatian extra, serta penanganan dari ahlinya… ahli yang terpercaya. Dan percayalah, soal kelistrikan itu ruwet, ngadimin paling menyerah kalau soal urut kabel seperti itu…. perlu kejelian, ketelitian yang extra….

Semoga bermanfaat

wassalamualaikum

gulf oil

2 Komentar

  1. Kalo itu fix om Deka yg lupa matiin saklar, jadi tekor dah tuh aki, wkwkwkwk…. becanda om….

    Ane juga pasang sendiri proji di gsxs s, aki aman kok udah jalan 2 bulan, soalnya pasang saklar tambahan dan ngambil listrik dari kontak. Cuma pas lupa matiin saklar, jd hid nyala sebelum mesin, otomatis suara fuel pump agak pelan dan pas di starter lampu sempet redup.

  2. Bang Deka… mantap.. ini kasus yg terjadi pada salah satu owner dari gsx r yg ada di kota pahlawan… kejadian nya emang betul, banyak modifikasi dan bukan ahli dari bengkel resmi, sehingga mengakibatkan permasalahan mesin mati total… lain kali kalo mau tambah modif kelistrikan, harap dikonsultasikan dengan bengkel resmi saja….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*