Belajar Mengenal SAE Oli

suzuki

Yola dulur yang budiman….untuk artikel ini, ngadimin yang masih newbie akan berusaha hati-hati dan menggunakan bahasa paling awam. Dan masukan dari para ahlinya juga tuhkan. Saat kita melihat wadah oli mesin, kita pasti menemukan tulisan SAE xW-xx. Apa artinya? Yuk kita obrolin agar menambah wawasan dan lebih tahu soal perlendiran oli.

SAE sendiri singkatan dari Society of Automotive Engineer. Yaitu himpunan para insinyur yang berkecimpung di dunia otomotive di amerika sono.Himpunan ini mengeluarkan standar yang dipakai dalam kendaraan bermotor, seperti standar derajat viskositas minyak pelumas dinyatakan dengan nomor SAE (SAE 20, SAE 30). SAE memiliki visi untuk menjadi pemimpin dalam mendidik insinyur sekaligus mempromosikan, mengembangkan dan memajukan kedirgantaraan, kendaraan komersial dan teknologi otomotif. Sementara itu, misinya adalah meningkatkan pengetahuan dalam forum netral untuk kepentingan masyarakat.

Viskositas sendiri berarti retensi, atau tahanan, hambatan zat cair untuk mengalir, secara sederhana disebut dengan kekentalan sebuah zat cair. Semakin kecil angka viscositas berarti hambatan mengalir lebih kecil….lebih mudah mengalir. Jadi oli dengan viscositas atau sae 30, lebih mudah mengalir daripada sae 40….. Di suhu ruang yang sama.

Arti SAE xW-xx

Di bungkus oli, kadang kita menjumpai tulisan SAE 40 atau SAE 5w-40. Apa bedanya? Bedanya yang satu adalah oli dengan karakter kekentalan tunggal yaitu viskositas 40, dan yang satunya punya viscositas ganda disebut juga oli multi grade.

 

5w berarti oli punya karakter viscositas 5w saat kondisi dingin. Ini bukan berarti oli saat dingin lebih encer saat dingin…bukan….kuncinya adalah di huruf w dibelakang angka sae depan. Ada yang bilang w berarti winter, tapi istilah asli dari w dijabarkan oleh poin sae j300 p.2 :

“Two series of viscosity grades are defined in Table (1): (a) those containing the letter W and (b) those without. Single viscosity grade oils with the letter W are defined by maximum low temperature cranking and pumping viscosity and a minimum kinematic viscosity at 100C. Single grade oils without the letter W are based on a set of minimum and maximum kinematic viscosity at 100C and a minimum high shear rate viscosity at 150C. The shear rate will depend on the test method. Multi-grade grade oils are defined by both of these criteria….The W is just a designation of one type of testing vs another.”

2 seri tingkat viskositas dibedakan menjadi menjadi menggunakan huruf”w” dan tanpa huruf w. Oli dengan viskositas tunggal dan ada “w” nya didefinisikan dari viskositas maksimal di “suhu dingin” di dalam crankcase mesin, dan viskositas kinematic minimal di suhu 100°c. Gampangnya, mengukur kekentalan oli sampai batas atas suhu, saat kondisi masih dingin.

Sedangkan oli dengan kekentalan tunggal tanpa huruf “w” itu di set batas maksimal dan minimal dari viskositas kinematik di suhu 100°c, juga batas minimal dari “shear” maksimal di suhu 150°c. Gampangnya, kekentalan oli di suhu panas.

Sedangkan oli multi grade atau misalnya 5w-40 artinya oli ini punya kombinasi antara oli single grade dengan karakter 5w dengan oli single grade 40. Karakter kekentalannya menjadi kombinasi antara keduanya.

Jadi bagusan mana antara oli sae tunggal dengan multi grade? Jelas yang multigrade. Tapi ingat, sifat viskositas atau kekentalan itu tergantung dari suhu. Makanya ada angka viskositas kinematik. Kita akan bahas next artikel, oke?

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

1 Komentar

Leave a Reply