Beberapa Salah Kaprah Pemahaman Tehnologi Motor

(mesin motor)
suzuki
(mesin motor)
(mesin motor)

Yola dulur, perkembangan tehnologi motor sekarang ini memang sudah berkembang dengan pesat. Ketatnya persaingan penjualan motor membuat kumpeni mengembangkan tehnologi yang nempel di produknya untuk merebut perhatian dan selera pembeli. Ada untungnya juga bagi kita, kaga ada kejadian lagi beli motor dengan spek mesin plek idem dengan harga beda dalam 1 dasawarsa ­čÖé .

Namun karena orang, pembeli, biker awam seperti saia ini kadang ┬ákurang dalam pemahaman tentang tujuan dipakainya suatu tehnologi pada motor tersebut. Hal ini bisa dimaklumi karena kita aktivitasnya bukan di bisnis motor, mengetahui spek motor hanya dari brosur,iklan, internet, maupun detailing sales. Nah…. ini yang sering digunakan oleh pihak kumpeni untuk menjadikan tehnologi yang ada di motor itu untuk meng induksi (halah..) konsumen untuk membeli produknya, meskipun penyampaiannya belum tentu benar dengan tujuan utama penanaman tehnologi itu, misalkan….ini dohc lho lebih kenceng dibanding sohc, atau ini udah injeksi… lebih irit dibanding karbu…

Sebenarnya cara-cara diatas ngga salah juga sih, karena menerangkannya ke konsumen umum, bukan pemerhati motor, dikasih yang detail bukannya paham malah ngowoh ­čÖé . Tapi ngga ada salahnya juga kita ngebahas beberapa salah kaprah tentang tehnologi yang tersemat di motor kita. Buat nambah-nambah pengetahuan kita, mohon maaf jika kurang tepat karena saia hanya biker biasa yang ngga berkecimpung di dunia perbengkelan. Semoga Blogger master-master permesinan seperti yang ane kenal kayak pak dosen motogokil, aripitstop, atau yang lainnya yang ngga ane kenal bisa ikut urun rembug memperbaiki opini ane ( ngarep…. ­čÖé ).

(dohc)
(dohc)
  • Injeksi. Injeksi yang disematkan di mesin motor tujuannya agar suplai bahan bakar ke ruang bakar yag awalnya mengandalkan venturi karburator, diganti dengan sistem pompa. Pada awalnya dulu, ya cuma dipasang pompa tekanan tinggi saja untuk mendorong bensin melewati nosel kecil sehingga terbentuk kabut. Berbeda dengan ┬ákarburator yang suplai bensin mengandalkan kevakuman mesin yang menyebabkan sedotan udara di venturi karburator yang disertai dengan sedotan bensin melalui spuyer. Kelebihan injeksi konvensional ini hanya di akselerasi mesin yang lebih cepat tercapai dari pada karburator yag konvensional pula. Kelebihan-kelebihan sistem injeksi yang lain baru tercapai saat menggunakan sistem injeksi modern, dimana semua diatur secara digital, melaluisensor-sensor yang di tanam disepanjang jalur pembakaran. Hasil pembakaran bisa seting semaunya tehnisi bukan dengan ngotak-atik hardwarenya, tapi melalui program software digital, mau disetel irit, boros, terserah si mekanik. Ini berbeda dengan karburator yang murni mengandalkan ilmu fisika murni yang diejawantahkan dalam bentuk fisik karburator. Jadi untuk beberapa kalangan karburator mempunyai “unsur seni” yang kental. bukan berarti sistem karburator tidak bisalebih irit lagi, tapi memang pengembangan karburator yang stagnan, lebih mudah melalui jalan digital. Jika sistem karburator dikembangkan lagi mungkin saja bisa menyamai pencapaian sistem injeksi. IMHO.
  • Dohc. Double Over Head Camsaft dipakai bertujuan untuk membantu mesin bisa mengail rpm yang lebih tinggi dibanding cam tunggal. Ini dimaksud agar kerja cam untuk membuka klep in dan out lebih ringan di rpm tinggi (10.000 up), karena ┬ácam hanya fokus untuk 1 kerja saja, yang satu khusus klep in yang satunya khusus klep out. Sehingga saat di rpm tinggi power mesin tetap terjaga. Atau gampangnya mesin lebih tahan digeber di rpm tinggi. Apakah dohc lebih kenceng dibanding sohc? belum tentu, karena topspeed ditentukan oleh output power dari mesin yang dikombinasikan dengan final gear yang tepat.
  • Tambah gigi /gearbox tambah topspeed. Gearbox pada mesin berfungsi untuk penyaluran power mesin ke final gear / penggerak roda agar efisien dan lebih cepat. Jadi gearbox cenderung ke arah manfaat memaksimalkan power yang diperoleh dari hasil pembakaran mesin. Lebih ke arah percepatan dibanding ke kecepatan, atau mempercepat mesin meraih power maksimal. Jadi nambah gigi bukan dimaksud untuk menampah topspeed, tapi┬ánambah tarikan. Contoh gampangnya adalah amati orang naik sepeda yang ada gearboxnya dengan yang ngga ada, tarikannya kenceng mana….
  • Overbore lebih bagus dibanding overstroke. ┬áDua hal ini cenderung ke arah karakter torsi dan power mesin yang memakainya, mesin overbore cenderung ┬áke karakter rpm tinggi, mengarah ke torsi dan power maksimal di rpm atas, mesin mudah sekali mesin mengail rpm tinggi. Berhubung main di rpm sendiri otomatis asupan bensin cenderung lebih boros,kalau pengen irit kudu dipasangi tehnologi lainnya, semisal pengatur buka tutup klep dinamis seperti vvti, mivec dan lain-lain. Kebalikannya dengan mesin overstroke, mesin mempunyai karakter torsi dan power keluar di rpm lebih awal, mesin kaga perlu rpm tinggi, power maksimal udah diperoleh. Lebih dari itu powernya akan ngedrop, jika dipaksakan bermain di rpm yang lebih tinggi lagi bisa terbentur oleh daya tahan part piston oleh batas pistonspeed maksimal kecuali memakai bahan part eksotis yang tahan terhadap speed piston diatas standarnya. Keduanya mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing, tinggal mau dipakai ke tujuan yang mana.

Terus yang paling menentukan pencapaian topspeed lebih tinggi apa dong?? Topspeed itu berhubungan dengan output power mesin, makin gede power, makin gede pula kemungkinan topspeed yang dicapai, tinggal kombinasikan dengan gearbox yang tepat dan piranti lain agar power ouput bisa tersalurkan secara optimal ke ban. Power output dihasilkan dari pembakaran mesin, jadi berhubungan erat sekali dengan Efisiensi Volumetrik mesin. Yang kalau diurut lebih jauh lagi akan berhubungan dengan kompresi mesin, kubikasi cc mesin, bentuk inlet dan outlet manifold dan printilan-printilan yang lainnya. Untuk hal yang seperti itu biar suhu-suhu yang lebih kompeten yang menerangkannya.

Demikian beberapa hal yang ane sampaikan, sebenarnya masih banyak tehnologi lainnya yang bisa dibahas, seperti pelapisan dinding silinder, pengaturan buka tutup klep, pemprograman injeksi, missfire sistem, de el el. Mungkin lain waktu bisa kita bahas bersama, untuk menambah pengetahuan.

Mau pilih dohc, sohc, overbore,overstroke, 5speed, 6speed, atau bahkan 10 speed ­čśÇ ? THINK AGAIN….

Semoga ilmu yang cetek ini ada manfaatnya, jika ada yang mempunya pengetahuan lebih mohon di share…. terima kasih

Wassalamualaikum

gulf oil