Babeh : Disini ( Jateng ) Lagi Pada Gila KLX

suzuki

Le… Nang kene lagi do kedanan KLX ( Nak..disini lagi pada gila KLX ) kata babeh ngademin hari minggu kemarin. 

Ya, itulah sedikit cuplikan kalimat babeh ngademin ketika telponan kemarin minggu. Seperti biasa, setelah ngobrol sana-sini nyangkut ke bahasan soal motor. Di jateng, lagi pada gemar motor trail, khususnya kawasaki KLX.

” Dimana-mana lagi dibahas motor trail KLX, tapi yang kecil ( 150 cc, red ). Anak-anak laki muda pada pengin dibelikan motor KLX yang kecil, yang satunya kegedean. ” Kata babeh lagi.

Cukup menarik, karena selama ini anak laki kalaupun ngga minta skutik, ya motor naked komuter seperti vixion atau cb150. Namun akhir-akhir ini kembali trend motor jenis trail.

Kembali trend, karena tahun 80an, jateng pernah demam trail. Motor keren itu motor trail. Bukan naked komuter… Itu motor bapak-bapak. Anak muda itu trail. Terinspirasi oleh film Ali topan anak jalanan.

Trend trail kembali naik, bisa jadi karena event internasional, motocross championship di semarang beberapa waktu yang lalu. Namun trend trabas sudah terjadi beberapa tahun belakangan, dan rata-rata harganya sultan.

Opsi terdekat adalah kawasaki KLX dan honda CRF. Namun entah kenapa, yang jelas mindset, trail tangguh itu adalah kawasaki…. Dan tentunya suzuki bagi kaum yang sudah berumur. Namun kawasaki lah yang menancap di pikiran kaum anak muda. Keren, mahal, rideable ( dimensi kecil klx150 ) bagi anak-anak muda.

Kenapa bukan CRF150? Kata babeh sih dimensinya masih kegedean buat anak muda. Dan secara mindset ( katanya, info luaran yang beredar ) belum teruji tangguh. Itulah mindset yang beredar di publik. Yang bisa diajak ” njal-njalan, pethakilan ” itu klx, rangkanya prengkuh.

Well…diluar mindset soal motor, ini merupakan clue, bahwa potensi motor jenis trail mulai terbuka. Demand, atau selera publik sudah mulai bergeser ke motor jenis trail, dual purpose, semi cross. Kini bukan saja menjadi kebutuhan, tapi trend, gaya hidup.

Halo… Bagaimana suzuki? Masih mau maju-mundur-maju-mundur? Yo ketinggalan rombongan kondangan. Saat datang, hidangan jamuan tinggal sisa-sisa, atau bahkan tinggal air teh doang…😁😁.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply