Apakah Vaping Sama Bahayanya Dengan Merokok?

suzuki

Yola dulur yang budiman… Melanjutkan artikel tentang vaping atau personal vaporizer. Setelah kemarin membahas perbedaan dasar rokok dengan vaping, maka kini melanjut ke pertanyaan awam berikutnya. Apakah vaping itu sama bahayanya dengan merokok?

Sebelum dilanjutkan, silahkan cek artikel vaping kemarin

Sebelum membahas tentang vaping, sedikit kita bahas tentang rokok dulu. Dimana kita selalu dicekokin dogma-dogma baku kesehatan tentang rokok. Dikatakan bahwa zat berbahaya adalah nikotin… Padahal kandungan nikotin di sebuah terong juga tinggi, kenapa kok beda perlakuan dengan rokok. Kemudian asap rokok sangat berbahaya… Padahal asap knalpot jauh lebih berbahaya lagi, kenapa kendaraan bermotor tidak didiakriminasikan seperti rokok? Asap memang bisa mengganggu kesehatan… Pun demikian dengan asap rokok. Namun bukan dari kandungan nikotinnya, namun tar nya.

Tar adalah residu akhir zat padat organik setelah pembakaran sebelum menjadi karbon. Tidak hanya tembakau saja, namun semua zat organik dibakar akan menghasilkan tar…. Aspal itu juga tar. Nah tar inilah yang berbahaya untuk tubuh…. Bukan nikotin. Dan polutan atau zat padat di asap rokok itu konsentrasinya 900an ppm…. Sedangkan uap vape kandungan padatnya hanya 41 ppm…. Asapa kendaraan bermotor? Yakin dah diatas 1000 ppm….. So?????

Di aktifitas vaping, Tar tidak terbentuk, karena yang dibakar adalah zat cair. Dan vaping itu yang dihisap adalah uap, bukan asap… Kandungan uap adalah cairan.

Lha kalok gitu paru-paru kita bisa penuh cairan dong??? Begini-begini ngademin itu pernah kuliah fisiologi dan anatomi. Paru-paru itu memang banyak cairannya Lur, tidak kering kerontang seperti busa kering… Kondisi paru-paru itu selalu basah karena banyak alveoli atau pembuluh darah kecil dimana darah di situ lalu lalang untuk mengangkut oksigen untuk dibawa ke seluruh tubuh. Bagaimana jika ada cairan di paru-paru? Selama masih bisa ditolerir, ya akan dibawa oleh darah ke seluruh tubuh.

Bagaimana dengan kondisi paru-paru banyak cairan? Hal tersebut bisa saja terjadi, jika cairan yang masuknya masive…. Tenggelam misalnya… Atau cairan disedot paksa masuk ke paru-paru. Uap vape itu sedikit sekali kandungan airnya…. Bagaimana dengan saat kita berenang? Bagaimana saat kita di kondisi kelembaban diatas 90%? Atau saat kita di dapur dan memasak…. Kandungan uapnya tinggi sekali… Apakah paru-paru anda kemudian penuh cairan?? Semua diangkut oleh darah.

Sebagian besar kasus paru-paru penuh cairan adalah karena penyakit gagal jantung. Lha kok? Begini…. Dari ilmu fisiologi yang ngademin pelajari, jika jantung lemah atau gagal jantung, maka tekanan darah berkurang, sirkulasi lambat. Maka di organ tubuh yang banyak pembuluh darah kecil atau alveoli, cairan darah keluar sari pembuluh darah… Merembes keluar melalui sistem osmosis. Darah itu ada 2 bagian : padat/ sel darah dan cairan/ plasma… Nah plasma ini yang merembes keluar dan mengendap di organ tubuh seperti paru-paru, atau di ruang perut/ abdominal…. Bukan karena penyakit paru-parunya… Paru-paru sebagai korban bukan sumber utama penyebab.

Untuk mengetahui berbahaya atau tidak, kita harus tahu isi cairan vaping itu apa saja. Apakah zat kimia? Wel…. Semua benda itu punya zat kimia, seluruh dunia ini adalah proses kimia. Tapi ada yang organik dan non organik. Cairan vaping pada dasarnya adalah 99,9% berisi kombinasi antara vegetable gliserin dan propilen glikol, sisanya adalah essence, perisa, atau ditambahi dengan nikotin sesuai selera.

Sebentar…sebentar… Propilen glikol? Itu kan zat untuk coolant radiator untuk anti beku? Benar…. Tapi glikol itu ada kelas industri dan food grade… Anda tahu cuka yang sering untuk makan bakso itu? Itu adalah asam sulfat yang diencerkan agar sesuai dengan aturan food grade… Asam sulfatnya memang berbahaya, tapi cuka? Sama dengan Propilen glikol yang dipakai di liquid vape. Dan tahukah anda bahwa propilen glikol ini dipakai di farmasi sebagai campuran obat yang aplikasinya intra vena atau suntik langsung ke pembuluh darah.

Bagaimana dengan vegetable gliserin? Gliserin yang berasal dari tumbuh-tumbuhan ini jelas foodgrade. Sifatnya yang manis, gliserin digunakan sebagai pemanis tambahan di industri makanan. Kedua zat tersebut, gliserin dan glikol sendiri dianggap masih aman saat diserap melalui paru-paru. Belum secara signifikan membuat keracunan.

Makanya sejauh ini USDA masih belum memutuskan bahaya atau tidaknya aktifitas vaping (cmiiw). Karena kandungan Eliquidnya adalah VG dan PG. Keduanya adalah bahan non toksik atau tidak beracun.. Penelitian masih sedikit dan tidak ada hasil meyakinkan tentang bahaya vape.

Jadi apakah vaping itu berbahaya? Belum ada hasil meyakinkan dari sebuah penilitian… Namun yang jelas resikonya lebih ringan dari rokok.. kandungan tar zero dan kandungan zat padat jauuh lebih kecil inilah yang membuat vaping lebih aman daripada rokok….

Terus apakah ngajarin vaping? Ya ndak juga… Jangan coba-coba … Kecuali anda ingin berhenti merokok dan pindah ke vaping…. Bagi ngadimim, ini cara efektif…. Terbukti dari apa yang ngadimin rasakan sendiri…..

gulf oil