Alasan Suzuki Berani Recall Gsx150

suzuki

Yola dulur yang budiman…. Masih seputar quality update iddle stater gear suzuki gsxr150. Saat komunikasi dengan rekan yang ngakunya orang dalem suzuki, sebenarnya bukan hanya membahas alasan tehnis recall motor. Tapi juga alasan pihak suzuki atau SIS berani melakukan recall tersebut.

Sudah kita bahas berkali-kali bahwa progr recall di negeri ini beresiko besar. Bukan soal respon publik, tapi kaum lambe jaran, provokator, cyber army pihak yang memanfaatkan kondisi untuk menjatuhkan brand image yang sedang punya program recall. Mereka akan menyebarkan image produk yang mengalami recall itu punya kualitas buruk secara keseluruhan.

Tentu kita masih hangat kasus recall yamaha R-25. Brand image digempur habis di media. Padahal program recall adalah hal yang wajib untuk melindungi kepentingan konsumen. Di amerika, pihak toyota digeret dan dipaksa melakukan program recall oleh senat….gara-gara karpet punya resiko menjepit pedal gas…..

Tentu kita ingat recall oleh bmw, ducati diavel, brembo, de el el. Dan itu produk mewah….justru yang mewah itulah pelayanannya sepenuhnya, termasuk penggantian part secara gratis jika dianggap perlu….tidak berdiam diri, membiarkan produknya ada bagian yang berpotensi rusak tapi dibiarkan. Seperti halnya beli barang original, ada yang cacat ya ada jaminan penggantian…. Beda saat beli barang KW… Terima apa adanya, barang beli tidak boleh ditukar dan komplain adalah larangan keras….???.

Nah…. dari penuturan rekan ngadimin di suzuki juga bilang seperti itu. Saat ditanya : Apa SIS ngga takut dengan reaksi publik dengan image recall? Secara personal ke ngadimin dia bilang seperti ini :

Alasan manajemen SIS melakukan quality update di gsx150, biarlah nanti loe tanyain langsung. Namun aku sendiri bilang justru inilah yang harus dilakukan oleh suzuki. Tradisi dari jepang seperti itu. Jika sampai ketahuan ada part tidak standard tapi dibiarkan saja….habislah kita. Soal image recall, saya percaya publik motor sudah mulai dewasa…program recall adalah rasa tanggung jawab, bukan soal gengsi…kamu-kamu itu yang berposisi sebagai media menyadarkan publik bahwa program recall itu hal yang positif. Dan SIS bukanlah pengecut…. Satu hal yang positif adalah bahwa penggemar motor suzuki itu paham betul dengan suzuki, sehingga tidak mudah digoyahkan oleh kampanye hitam…salah satu faktor SIS mantab melakukan update adalah hal itu.

Ngadimin sendiri sangat setuju dengan statment rekan tersebut. Image recall memang berhubungan dengan image produk di skala pasar motor. Untungnya suzuki tidak memikirkan kue pasar sekian persen terkena imbas image buruk. Suzuki punya basis konsumen, dan sedang membangun image bagus di mata pasar. Mereka mengkampanyekan ” Company Responsibility”. Rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap konsumen setianya. Jika ada hal yang dirasa kurang ya tanggung jawab mengganti secara gratis, agar konsumen puas merasakan kualitas suzuki.

Ini ngadimin baca dari statment ” SIS bukanlah pengecut “. Bagaimanapun kepentingan konsumen lebih utama daripada sekedar keuntungan sesaat atau gengsi pabrikan…. Konsumen beli barang original…bukan barang KW…. Ada jaminan disitu.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil