5 Tips Keselamatan Di Jalan Untuk Newbie Rider

suzuki

Yola dulur yang budiman….bagi sebagian rider, apalagi yang masih newbie termasuk ngadimin, berkendara di jalan raya menggunakan motor kadang melupakan unsur-unsur keselamatan berkendara. Bisa jadi karena ketidak-tahuan, dan bisa jadi pula karena terlalu euforia sehingga terbawa emosi. Berikut ini 5 tips keselamatan bagi para newbie rider, yang ngadimin nukil dari media luar.

  • Istirahat teratur

“It’s very tiring to focus for long periods of time.”

Saat kita begitu antusias mengendarai motor, apalagi saat turing kita kadang over limit. Saking senangnya riding, rasa capek menjadi tak terasa. Padahal walaupun rasa capek tak terasa, tapi sudah mengurangi konsentrasi kita, berimbas terhadap respon reflek yang melambat. Ambillah istirahat dalam jangka waktu tertentu saat turing. Bisa 1 jam sekali atau tiap 50 km, walaupun belum terasa capek. Hal itu untuk menjaga stamina dan fokus dalam berkendara.

  • Jangan berpikir terlalu panjang

“Teach yourself to look further – the further ahead you can plan the easier it is to make decisions.”

Saat menghadapi kondisi jalan, entah ada kendaraan di depannya, tikungan, turunan, tanjakan dan lain-lain kita butuh analisa dan memutuskan apa yang akan dilakukan. Untuk rider profesional mungkin sudah berpikir 3 atau 4 step berikutnya. Bagi newbie, lebih baik berpikir apa yang ada di depannya saja. Dengan cara ini maka tidak perlu proses berpikir panjang dan langsung bisa mengambil tindakan, dan tetap bisa mempertahankan fokus anda. Berpikir terlalu panjang juga lebih cepat menguras energi.

  • Santai dan atur kecepatan.

“Enter hazards slower than you think you can manage them. Like going around a bend – it is always easier to add speed and very difficult to reduce it.”

Sebagai newbie rider, tentu skill dan pengalaman belum mencapai level expert, termasuk kontrol dan reaksi. Maka dari itu lebih baik mengontrol kecepatan motor yang sesuai dengan skill anda. Cara ini akan membuat anda lebih santai dan lebih bisa mengontrol motor anda. Ingat menambah speed itu lebih mudah daripada mengerem atau mengurangi kecepatan.

gulf oil
  • Refleksi diri

“After each ride consider your actions and how the ride progressed. Think about elements of the ride that were not clean and consider how you could have made them better. None of us are perfect but we always strive to be better.”

Setelah menyelesaikan sebuah riding, coba refleksi diri, analisis kembali kejadian yang paling menyulitkan atau momen tertentu. Sejauh mana progress skill anda? Apakah yang harus ditingkatkan? Ini sangat penting sebagai pondasi next step perkembangan skill.

  • Ikuti Pelatihan Skill riding atau safety riding

“Desire for continued training. Motorcycling is not the normal default mode of transport for most. Therefore, our default actions are that of our regular mode of transport. For example, if you drive a car as your main mode of transport then your methods will most likely reflect the habits you have when driving.  We often make mistakes this way and are unaware of how this could be simplified, better and more fun. Continued training will highlight these areas and formulate plans and approaches to make your riding more effective.”

Semakin banyak mengikuti acara skill riding atau safety riding, maka akan bertambah pengetahuan kita. Apalagi dibarengi dengan praktek langsung, sehingga apa yang diajarkan akan menjadi tambahan skill berkendara kita di jalan raya.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum