3 Modifikasi Salah Kaprah, Copot Thermostat, Air Filter, Pasang Open Oil Breather

suzuki

Yola dulur yang budiman…bicara modifikasi mesin motor untuk harian, sejatinya harus mempertimbangkan fungsionalitas serta efek sampingnya. Kadang kita gelap mata memodifikasi motor ala racing di motor harian kita. Yang kita bahas sekarang cukup 3 modifikasi salah kaprah saja, copot thermostat radiator, copot filter udara, dan pasang open oil breather.

Thermostat Radiator

Komponen ini fungsinya mengatur kapan air radiator yang lebih dingin bersirkulasi, kapan tidak. Jika mesin sudah melebihi suhu optimum, maka thermostat akan membuka, jika suhu dibawah ideal akan menutup.

Banyak yang mencopot thermostat karena dianggap biang mampet dan memperbesar flow cairan radiator. Apalagi ditambahi alasan suhu kita termasuk panas, jadi thermostat tidak dibutuhkan. Betul memang jika dari sudut pandang suhu yang panas.

Tapi perlu diketahui  bahwa suhu mesin ada korelasi kuat dengan fungsi oli. Dan kekentalan oli salah satunya berhubungan dengan suhu mesin. Proteksi maksimal oli sae 30,40, dan 50 untuk mengurangi keausan mesin justru optimum saat mesin dalam kondisi panas. Jika thermostat dilepas, maka mesin untuk mencapai suhu optimumnya justru akan lebih lama. Proteksi oli lebih lama tercapai, ingat…keausan mesin 90% terjadi saat suhu dingin.

Jika motor anda bermasalah dengan overheat, lakukan perbaikan, salah satunya benerin thermostat yang mampat. Jika ingin upgrade, gunakan radiator yang lebih besar, serta cairan radiator yang bagus seperti ******ice.

 Air Filter

Air filter atau filter udara fungsi utamanya menyaring udara luar agar bersih saat masuk ke karburator, throttle body, dan ruang pembakaran. Udara luar banyak kontaminan mikro seperti debu, abu dll. Jika sampai bercampur dengan bbm maka akan membentuk tekstur lengket dan menyumbat.

Dengan mencopot air filter, alasannya agar udara lebih plong sehingga mesin lebih bertenaga. Betul memang, tapi resikonya malah lebih banyak mudorotnya. Tarikan enteng hanya efek sesaat, begitu sudah bekerja, karburator menjadi mudah kotor, TB dan salurannya juga sama. Ini akan menyebabkan penurunan performa. Dan setiap tambahan debu yang masuk ke ruang bakar sama saja menambah soot atau kerak di piston.

Kecuali anda mau membersihkan saluran karburasi sampai ruang bakar tiap hari, maka efek samping akan teratasi. Atau jika ingin asupan udara lebih lancar, lakukan perbesaran box filter atau ganti dengan Ram Air Intake….atau modifikasi lain yang tetap memakai filter udara.

Open Oil Breather

Oil breather adalah komponen untuk mendinginkan suhu oli mesin. Sejatinya mesin default sudah mengaplikasikannya. Tapi modelnya tertutup, yaitu ujungnya tetap masuk ke dalam mesin lagi, atau box filter udara. Ada juga tambahan modifikasi lain, tapi masih bentuk closed, bukan open. Yang jenis open adalah oil breather yang ujungnya terbuang ke luar mesin.

Cara ini memang bisa mengurangi suhu oli mesin. Tapi dengan open oil breather ini akan mengurangi tekanan di dalam crankcase mesin. Sedangkan sistem sirkulasi oli mesin komponen vitalnya ada 2, pompa oli dan tekanan crankcase mesin. Saat dipasang open oil breather, maka tekanan crankcase mesin akan berkurang, oli mesin yang bersirkulasi juga akan berkurang, pelumasan tidak maksimal, mesin gampang aus.

Jika anda ingin suhu oli mesin lebih dingin, gunakan oil cooler, itu adalah jalan paling aman. Atau oil breather jenis closed yang menjamin tekanan oli dalam crankcase tetap terjaga.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

3 Komentar

Leave a Reply