Jurus Geser Meja (Balada Darmogati)

kentut

Yola dulur yang budiman…. Guyonan ala darmogati lagi mumpung hari sabtu mendung. Kali ini bercerita saat darmogati sedang ngapel ke rumahnya marsentit, dan pertama kalinya ketemu dengan bapaknya marsentit.

Bertemu ortu pacar untuk pertama kali memang membuat deg-degan. Rasa jaim dan grogi bercampur aduk sehingga kadang membuat tubuh mengalami stress internal…gangguan perut.

Ini juga dialami oleh darmogati muda. Apalagi sore hari sebelum apel ikut pesta bakar singkong bareng anggota braderhut of piksen. Terjadilah kulminasi kompleks antara faktor stress internal dari singkong dan eksternal rasa grogi.

Sehingga saat ngobrol dengan bapaknya marsentit di ruang tamu menjadi siksaan karena menahan bom waktu yang siap meledak dari dalam perutnya … Kentut….. Bagaimanapun darmogati harus jaga image. Awalnya mau dikeluarkan sedikit-sedikit agar tidak ketahuan. Namun hal itu dibatalkan karena beresiko kalo dol, bisa jebol semua.

Akhirnya darmogati ingat jurus manjur…. Geser Meja…..saat mengeluarkan angin racun dari perutnya, doi menggeser meja tamu yang berat itu…. GRREEEduuuttttEEEKKK!!!!! Aman….

Masalahnya muncul pasca aksi itu karena efek singkong bakar…. meninggalkan residu gas yang sukses membuat calon mertua cungar-cungir hidungnya….

Kejadian itu berulang lagi selang 5 menit, sepertinya pengaruh singkong bakarnya begitu kuat. Darmogati kembali sukses menerapkan jurus geser mejanya…. GRREEduuutttEEEK!!!!!

Namun lambat laun bapaknya marsentit curiga, kenapa setelah darmogati menggeser meja kok tercium bau bom biologis? Dia berinisiatip mengganjal kaki meja dengan kedua kakinya….

Naahhh… Di kesempatan ketiga inilah aksi darmogati ketahuan. Saat menggeser meja, kaki meja tidak bergeser, sedangkan klep pantatnya sudah darmogati buka… DUUUUUTTT !!!!! Suaranya nampak jelas  tanpa gangguan noise.

Saat calon mertuanya memandang penuh dakwaan, darmogati langsung beralibi….. Wah…. Bapak punya kursi ajaib… Belum digeser sudah bisa bunyi………

Salam enteng-entengan

Wassalamaualaikum

 

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*