Refleksi Artikel Ke-1000 78deka…. Sebuah Catatan opini

ilustrasi-blog

Yola dulur yang budiman…..tak terasa ini adalah artikel ke-1000 warung sederhana ini. Soal prestasi kualitatif mungkin warung ini jauh dari kata sukses, namun soal kuantitatif jumlah artikel, deka berucap syukur, karena tidak menyangka bisa menulis sebanyak itu.

Tulisan ini merupakan refleksi dari awal mula deka ngeblog dulu, saat dikomporin oleh bonsaibiker. Dulu deka juga ndak nyangka bisa menulis 1000 artikel, karena sempat off ngeblog beberapa kali, bahkan rehat lebih dari 4 bulan. Dan setelah itu mood nulis timbul tenggelam seperti bangkai kayu terbawa arus anak sungai ( kebetulan tadi ngamatin kayu hanyut pasca ujan lebat ).

1000 artikel basi, asam, ndak berbobot mungkin bukan sebuah prestasi bagus. Bahkan 1000 artikel warung ini tidak mampu menembus ranking 100.000 alexa. Secara ajian SEO juga nol puthul karena deka ndak pernah mencoba ilmu biar traffic meningkat ala jurus SEO. 1000 artikel juga tidak membawa deka menjadi blogger yang direkrut pabrikan atau ditempelin pamflet digital. 1000 artikel juga tidak membuat deka punya akses resmi pabrikan…pun relawan digital yang mensupport sumber berita.

Namun 1000 artikel bagi deka adalah menambah pertemanan yang awalnya ndak terpikirkan. Dunia deka yang umyek dengan hewan, khususnya ayam ternyata bisa berteman dengan dunia yang awalnya gelap, teman dari bidang ekonomi, pabrikan, motor, diler, dosen, safety riding, gearset, tukang stiker, tehnisi, de el el. 1000 artikel bagi deka merupakan capaian tak terduga, karena dasarnya deka enggan nulis, malas nulis saat sekolah dulu.

ilustrasi-pengunjung-blog_663_382

1000 artikel bagi deka adalah rekam jejak pemikiran yang dituangkan secara virtual. Ada jejak deka di kehidupan ini yang bisa dikenang. Bahwa deka sudah menyumbang sebutir debu pemikiran di hiruk pikuk kehidupan ini.

1000 artikel kurang mutu ini bagi deka merupakan proses dalam melatih pola pikir yang kadang dianggap aneh dan menyimpang dari pola pikir mainstream. Benar atau salah koklusi artikel bukanlah hal penting, karena selama kita masih hidup, tidak ada ada kebenaran absolut.

Setelah 1000 artikel ini, deka usahakan tetap beraliran sebagai penambah wawasan, bukan untuk mencari pengakuan kalok pemikiran saia paling benar. Biarlah konklusi artikel bersifat ambigu, karena sejatinya dunia ini juga ambigu, yin dan yan, surga dan neraka, nikmat atau siksa, baik dan buruk, benar dan salah…….

Balasan komentar dari deka jangan dipandang sebagai alat mempertahankan opini deka, tapi sebagai latar belakang, alasan dari opini yang deka munculkan, bukan alat pertahanan untuk membuktikan opini deka paling benar….. Bagaimanapun benar salah, pembaca sendiri yang memutuskan.

Bagaimanapun, terimakasih atas kehadiran dulur warung ini yang sudi mampir dan menyumbang opini-opini tambahan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

8 Comments

  1. Semangat mas, keep up the good work.. Ngeblog itu semacam diary digital aja, kalo orientasinya uang ya, udah melenceng dari makna blog itu sendiri. Banyak kok, blogger² yg followernya nyampe seribuan, tiap posting minimal dapet 500an like, tapi domainnya masih tetep dotwordpress alias gratis, tidak monetisasi..

  2. Tetep sharing wawasan ya om, yang penting jangan bilang netral tapi berat ke satu pabrikan. Soalnya mau sebagus apa juga h, y, s tetep aja cuma cari untung di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*