Kelakuan Ortu, Motor Sadis, Anak Jadi Korban…Klop Dah…

fb_img_1477554795499

Yola dulur yang budiman….sebuah gambar bisa menjadi 1000 makna. Kali ini deka akan melihat dari sudut pandang safety, dan mental attitude pemilik atau pengendara motor. Seekor satria fi hancur sebagian dan pengendara kecilnya luka-luka….yang jadibperhatian adalah pihak ortu dan motor itu sendiri.

Diwartakan motor satria fi tersebut baru gress yang belum dilengkapi surat-surat. Terjadi insiden kecelakaan yang membuat motor tersebut rusak. Dan ternyata pengendaranya seorang bocah yang juga memboncengkan temannya. Deka tidak tahu sejarahnya kenapa anak sekecil itu bisa naik motor satria di jalanan.

Kita tidak bisa menghakimi orang tuanya sebagai biang kerok juga sih. Bisa jadi anak tersebut nyolong-nyolong ngendarai motornya. Namun begitu, kanapa anak sekecil itu sudah bisa naik motor walaupun belum mahir

Pasti sebelumnya sudah pernah naik motor juga kan? Dan kenapa ortunya membolehkan? Apalagi kalok memang naik motornya sepengetahuan ortunya, kemudian terjadi kecelakaan. Polah anak bagaimanapun adalah tanggung jawab orang tua, karena bocah itu peniru yang mahir. Peran orang tua sebagai pembimbing dan pengawas masih sangat vital…bahkan kewajiban.

fb_img_1477554780097

Itulah kenapa deka selalu nyinyir soal camot, atau bocah motor. Boleh saja anak sd-smp mahir naik motor, tapi itu baru skill. Kalok dipakai di sirkuit ndak masalah. Namun di jalan raya, berkendara itu dominan mental attitude, baru skill. Dan mental, logika anak seumuran tersebut bwlum nyambung,mereka masih punya dunia pemikiran sendiri. Belum sempurna membaca lingkungan sekitar dengan cermat.

Dari sisi motornya, suzuki satria fi sendiri merupakan motor bengis. Dibekali mesin 150 cc overbore dohc dengan muntahan 18 dk @13.000 rpm merupakan performa teryahud sejauh ini di kelas 150 cc. Kalok cumak itu saja sih sebenarnya masih taraf normal, namun saat dipasang di motor dengan sasis underbone dan bobot cumak under 80 kg, jelas membuat motor menjadi bengis.

satria-injeksi alex espargaro

Perlu keterampilan khusus, serta skill yang cukup. Selain itu juga butuh tanggung jawab besar dari si pengendaranya. Motor kenceng, enak buat sruntulan perlu tangan dan kepala dingin si pengendara. Jika ada di tangan yang salah, seperti anak ababil di atas, tentu bisa menjadi senjata penyebar malapetaka, bukan cumak si pengendara saja, namun pihak lain pengguna jalan.

Jadi wacana jika seorang anak dibawah umur mengendarai motor dan orang tuanya dihukum, deka pribadi sangat-sangat setuju. Untuk pihak orang tua, menyayangi anak tidak harus memenuhi apa yang diingini oleh anak, perlu pengawasan dan pengontrolan. Atau jangan-jangan karena ndak peduli sama anak? Yang penting kemauan anak dituruti, anak senang, ndak ngejar-ngejar lagi, ortunya asyik di kehidupan mereka sendiri? Wah… Ruwet kalok ini…

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

15 Komentar

Filed under mental attitude, safety

15 responses to “Kelakuan Ortu, Motor Sadis, Anak Jadi Korban…Klop Dah…

  1. sepertinya sudah saatnya ortu ikut merasakan efek hukum dari kelakuan anak mereka ya di jalanan

  2. gilaroda2ga

    Buah jatuh tak jauh dari pohonnya…

  3. setuju kang….miris memang, moga saia pribadi gak ngalami dengan keluarga

  4. NGERRIII. Mesinn= pembunuh bila di salah gunakann pada tempat Dan waktunya

    Satria fi lagi,. WKWKWKWK

  5. nggak selalu salah ortunya juga… kadang si anak rewel sampai ngancam bunuh diri gra² nggak dibeliin motor… butuh banyak bimbingan dll buat sianak soal motor soalnya bisa saja sianak jadi saingan marquez 10 tahun lagi… inilah kenapa nikah itu nggak cuma syarat legal bikin anak.

  6. orang awam

    sayang banget satria masih kinyis-kinyis udah amburegul gitu…

  7. gowes

    geber terus nikah muda nya.
    generasi cepet” nikah muda , asal bisa kawin dan enak. tp ga mikir kelanjutannya.
    akhirnya ngedidik anak kaga bs.

    ga kebayang generasi lanjutannya kyk gimna. klo di cekokin ayat cepet” nikah mulu

    • Gandhi

      Emang ente pikir yang nikah muda sesuai aturan agama yang bener bakal melihara anak jadi begundal2 kecil kayak foto diatas? Big no, jangan berkata suatu hal yang menyinggung ke sara bung! Yang sangat disayangkan kenapa gak mati aja tuh anak, masih kecil aja kayak gitu, tua mau jadi apa? Gembong narkoba? Apa begal? Ane yakin ortunya itu anak paling juga macam preman/orang yang level sdmnya rendah.

  8. Rider Supra

    Nyatanya, ditempat saya yang seperti itu banyak pake banget kang

  9. nainggolan.

    Kalo aku bapak nya , udah ku pijak kepala nya,…..

    Habis2in duit aja…..

Silahkan beropini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s