Kenapa KTM Dibuat CKD Bisa Seharga 33 Jutaan?

ktm duke 200
ktm duke 200
ktm duke 200

Yola dukur yang budiman…..mumpung masih anget gossip motor merk ngeropah KTM yang bikin mendelik publik motor dengan rencana menyalakan bom “rakitan”, alias membuka pabrik perakitan di jawa timur yang berimbas ke bandrol motor KTM koprol menjadi 33 jutaan.Bagaimana itu bisa terjadi? Yuk kita obrolin bareng-bareng.

Perdebatan dan diskusi merebak di media tentang koprolnya harga KTM duke series dan RC series menjadi lebih terjangkau. Sebelum ada rencana pembuatan pabrik perakitan, bandrol ke-2 seri motor KTM tersebut di angka 53 jutaan dan 70 jutaan. Cmiiw. Begitu dipastikan pembuatan pabrik perakitan, mulai sekarang bandrolnya dibanting sekitar 40%. Sebuah penyembelihan harga yang bener-bener sadis…hanya langkah ala negara dewa-dewa yang berani melakukannya. Kalok motor yapan ya entah kapan berani mengambil langkah segila itu.

Apakah pemotongan harga ini hanya pancingan sesaat untuk buang stok lama saja, sambil menunggu pabriknya jadi? Ternyata tidak…justru ini adalah kompensasi pabrik bajaj-ktm dalam menjual motornya selama pabrik perakitannya belum jadi. Potong kelamin harga di depan sebelum pabriknya berproduksi. Inilah yang menjadi pangkal segala pertanyaan tersebut. Apakah hanya dengan di ckd in terus harga motor bisa kesunat segitu hebatnya?

ninja 250 SE 2015
ninja 250 SE 2015

Ada juga yang membandingkan dengan kasus kawasaki ninja 250 fi yang sudah di ckd in, tapi faktanya harganya tetap tuh? Nggak ada penurunan harga yang signifikan? Pertanyaan yang logis dan masuk akal sih. Tapi mari kita kupas lapis demi lapis seperti mengupas kulit bawang. 

Dulur tahu aturan AFTA? Sebelum di ckd in, ninja 250 fi diproduksi dimana? Betul…..thailand, kemudian diimpor bulat-bulat ke Indonesia. Nah karena aturan AFTA maka pajak biaya masuk nilainya 0 rupiahs, anggap saja harga ninja 250 fi 65 juta rupiahs.

Kemudian motor tersebut dirakit di Indonesia, yang namanya ckd itu diimpor part per part, onderdil per onderdil yang kemudian dirakit dimarih. Karena aturan AFTA, pajak juga 0. Kemudian part-part tersebut dirakit dimarih sampai berbentuk motor, disini ada biaya perakitan, namun upah perakitnya sesuai upah yang berlaku disini. Kalok ada part buatan lokal yang lebih murah, bisa saja menekan biaya produksi, tapi jika semua part dikirim dari thailand, ya nyaris-nyaris sama to? Paling bedanya di biaya perakitan dan transport yang lebih efisien. Asumsikan saja menghemat 10-20 % biaya produksi. Jadi penghematannya tidak segila sunatan harga ktm duke.

Lha kok bajaj-ktm bisa memangkas harga sebesar itu? Gini dulur sekalian…. Sebelumnya motor ktm duke 200/250 atau rc 200/250 itu dijual dalam bentuk built up, sama persis dengan ninja 250 fi. Tapi, asal negara impornya yang membedakan. Ktm berasal dari austria atau india, dan kedua negara tersebut bukan anggota asean, otomatis kebijakan afta ngga berlaku bagi mereka. Otomatis pula barang impornya terkena biaya pajak masuk…ini nilainya besar lho.

ktm rc-series
ktm rc-series

Dan yang kedua, bisa jadi diler ktm di Indonesia mengambil margin lumayan besar. Harap maklum….penjualan ktm sangat terbatas jumlahnya, sehingga biaya transportasinya juga tidak efisien. Untuk menutupi biaya operasional, margin harus cukup lebar. Apalagi ditambah beban biaya pajak masuk, jatuhlah harga motor ktm duke 200 seharga kepala 50 jutaan.

Banyak yang terheran-heran dengan bandrol ktm duke 200 yang lebih murah dibandingkan cbr150r atau r15. Padahal cc lebih besar, swing arm unsimetris almunium, suspensi usd, dan yang pasti merk eropa. Yang terheran-heran tersebut mungkin lupa, kalok ktm duke itu diproduksi di India yang biaya buruhnya murah, lebih murah dibandingkan disini, seperti yang deka angkat di artikel kemarin. Dan harga ktm duke 200 sendiri, di India dihargai sekitar 28 jutaan rupiah ( 1,4 lakh ) dari diler.

So…kalok nyampai sini menjadi 33 juta rupiah ya menjadi masuk akal, apalagi bentuknya ckd yang memangkas biaya pajak masuk non negara afta. Walaupun dijual 33 juta juga masih lebih mahal 5 jutaan dibandingkan negara india….. Jadi menurut deka ya tidak aneh…. Ya memang segitu harganya. 

Pertanyaannya sekarang kita balik, kenapa motor 150 cc seperti cbr dan r15 atau xabre bisa seharga ktm duke yang fitur dan kubikasinya lebih wah?? Kalok itu ya tanyakan ke rumput yang bergoyang…Kalok deka sih termasuk aliran pelit…dari dulu nyinyir kalok harga motor sekarang udah pada kemahalan semuwah….

Semoga bermanfaat

Wassalamaualaikum

22 Komentar

  1. Idem ama ane om, begitu motor 150 cc fitur biasa saja nyentuh 30 jutaan langsung ilfeel, n jadi ngiler begitu ada gosip ktm pangkas harga. Cuma kelemahan bajaj (dan mungkin ktm 200) itu tinggi banget buat ane (160 cm), kena macet pasti jinjit balet gak nyaman.

  2. kemaren pas belik motor negeri ikeh ikeh kimochi masih di kisaran 24 jutaan, sekarang naeknya tinggi kali, hampir 28juta untuk cb150, cbr bahkan 34juta, warbiasha, mudah2an cepat deh ktm ini jual ke seluruh indonesia, ane pengen rc200 nya, yah walaupun kata bloger muka bakpau motor eropa susah di perawatan ya gpp, ane pake seminggu sekali saza

  3. 2jempol dah wt KTM berani maju..
    Saol layanan 3s klo serius bsa berkembang seiring waktu..
    Ini Bgs bwt konsumen..
    Tpi seperti biasa para fb garis keras ttp mencela inilah itulah 3slah haga jual kembalilah
    Fb yg kek gni bisanya beli motor baru yg langsung rusak.. Wkwk bakan bc yak..

  4. ane tb 169 punya xabre, kemaren di giias udah nyobain duke 250 fine2 aja… masalah jinjit balet cuek aja, tuh wak haji punya moge juga ngacir aja

  5. Indonesia – India juga sudah ada perjanjian perdagangan bebas didalam AIFTA (Asean India Free Trade Agreement), berarti Bea masuknya juga sudah bisa 0%.

Silahkan Beropini