Inilah Motor Yang Paling Sering Dibeli Oleh Penanya Ke Deka

ragam pilihan motor...dari google
ragam pilihan motor…dari google

Yola dulur yang budiman….aktivitas ngeblog, menulis artikel di dunia motor dengan memberikan kontak person membuat penulis kadang harus berinteraksi langsung dengan pembaca warung ini melalui japri. Salah satunya menanyakan motor apa yang cocok dia beli. Nah inilah motor yang paling banyak dibeli oleh para penanya tersebut.

Sebenarnya, selama beberapa ini para penanya bukannya buta akan pilihan motor, namun hanya belum mantab dengan pilihannya. Deka sendiri hanya sebatas mendampingi dan mengantarkan mereka ke pilihan sesuai keinginan mereka sendiri. Jadi keputusan bukan dari deka, tapi mereka sendiri.

Di lain sisi, deka sudah kadung dicap oleh sebagian publik, atau golongan kalok deka adalah blogger pro yamaha, fby, dan terkini sedang indehoy ama merk suzuki, intinya deka blogger anti honda. Padahal saat tanya jawab pilihan motor ini, kalok deka amatin justru yang berhasil terbeli adalah motor merk honda…ahm. Dan lebih spesifik, skutik Vario 110 lah yang paling banyak dipilih oleh penanya.

vario 110
vario 110

Lha kok bisa? Ya bisa saja, walaupun vario 110 adalah skutik honda yang kurang terkenal dibandingkan beat atau vario 125. Jatuhnya pilihan vario 110 sebenarnya bukan pilihan deka, tapi sesuai dengan keinginan, kebutuhan penanya sendiri. Deka hanya memberikan pilihan sesuai apa yang mereka butuhkan dari hasil tanya jawab.

Untuk kasus vario 110 ini, rata-rata penanya deka tanya balik, motor seperti apa yang mereka butuhkan. Dan mereka ingin motor buat transportasi dalam kota, irit, aman untuk investasi, nilai jual balik tetap tinggi. Kalok udah menyinggung hal ini, jelas akan coret tuh merk selain honda. Kemudian mereka ingin yang simple : metik, lincah tapi nggak terlaku kecil seperti beat, harga rentang 15-17 juta, enak buat manuver, bisa dikendarai laki perempuan, nyaman tapi tidak berat.

vario babe
vario 110 babeh

Sebenarnya ada pilihan yang menurut deka pribadi memenuhi semua keinginan itu, suzuki address, namun menimbang mereka ingin motor yang punya nilai jual balik yang bagus, jelas deka tidak berani mengusulkan jika penanya sudah menyatakan kalok nilai jual balik pengin tinggi, berarti mereka ingin perawatannya ngga ribet, boleh saja motor kurang bandel tapi gampang perbaiki. Bagi mereka, ketenangan nomer 1, mereka bukan enthusias motor, merawat motor bukan sebuah hal yang menyenangkan, tapi motor sebagai kebutuhan, bukan mainan atau alat untuk menyenangkan diri.

Dan saat deka sarankan untuk mencoba vario 110, ternyata banyak yang memutuskan beli skutik ahm ini, dan mereka bertestimoni merasa senang. Nggak nyangka kalok vario 110 seenak itu, selincah beat, seirit beat, postur lebih besar, nggak pasaran, saat kencang lebih stabil. Awalnya dikira metik nanggung karena ada vario 125. Rata-rata menilai puas dengan vario 110.

Deka sendiri cukup senang kalok teman-teman merasa mendapatkan motor yang sesuai keinginan dan puas dengan pilihan mereka. Yah…bukan cuma vario 110 saja sih, namun banyak juga yang akhirnya memilih mio m3, soul gt 125, satria fu, bahkan byson fi langsung beli 4 ekor.Ada juga yang memilih address, xride. Tergantung kebutuhan serta karakter mereka masing-masing.

So, sebuah motor, merk adalah obyek yang bukannya tanpa kelemahan, nggak ada produk yang sempurna, dan kadang motor yang dianggap terbagus, ter value tak harus jadi wajib pilih. Kadang membeli hanya berdasar 1 faktor saja, yg lain diabaikan. Seperti rekan deka yang akhirnya memilih satria fu karbu daripada injeksi.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

14 Komentar

  1. kalo aku ditanya pilih motor kaya gimana, pasti bakalan pilih spacy killer alias address, bensinnya uwirit, larinya ngibrit, bagasinya gak medit, wkwkwkwk….

  2. Gan mau tanya ini maksudnya gimana ya??

    “merk adalah obyek yang tanpa kelemahan, nggak ada produk yang sempurna,”

    awalnya agan bilang tanpa kelemahan, tapi terus bilang nggak ada yang sempurna, jadi bingung.. Hehe

Silahkan Beropini