Pasar Motor Kita Memang Unik…. Metik Bisa Mangsa Sport

Yola dulur yang budiman….pasar motor dimarih, kita-kita ini bisa membuat pemangku kepentingan pabrikan motor yang tidak paham dengan karakter kita pusing tujuh keliling. Semua strategi yang diterapkan di luar negeri bisa saja sangat berhasil, namun saat diterapkan di sini bisa mubal mawut, gatot, gagal total. Salah satu keunikannya, motor metik bisa merongrong penjualan motor sport di kelas yang sama.

Jika ada motor metik dengan kubikasi yang sama, range harga yang sama, maka bisa menyedot potensi pembeli motor di kelas yang sama. Kasus lainnya, bagaimana kita melihat kelas metik melahap habis kelas moped. Kelas metik memang lagi mengganas karena kesimplisitas dan kemudahan operasionalnya. Meskipun untuk penggemar motor konservatif, jelas beda naik motor moped, metik, dan sport. Sensasi berkendaranya jelas beda sekali.

Salah satu kasus kelas metik yang merongrong kelas sport adalah kasus N-Max yang menggerogoti pasar vixion. Sama-sama berkubikasi 150 cc, memebrikan strata gengsi yang sama, namun N-max memberikan kemudahan dan fungsionalitas yang lebih. Kita sebagai biker enthusias boleh saja 2 motor itu beda kelas, beda segmen, beda status, dimana sport stratanya lebih tinggi dari metik. Namun lagi-lagi keunikan konsumen dimarih bisa membalikkan teori yang ada.

Boleh saja kita membeda-bedakan kelas motor, jenis motor disini, namun pangkal masalah utama dimarih, kita beli motor bukan untuk bersenang-senang, enthusias seperti biker luar negeri. Kita beli motor karena kebutuhan, dan atau paket lengkap sebuah fungsi motor, fungsi dapat, gengsi dapat, kesenangan juga dapat. Umumnya seperti itu, walaupun ada sekian persen yang tetap berpegang teguh dengan karakter dasar sebuah motor, deka salah satu contohnya. 

Nah…motor yang bisa merangkum semua keinginan tersebut adalah metik. Apalagi dibungkus dengan performa yang mumpuni, kenyamanan untuk riding jarak jauh. Itulah kenapa deka berhipotesa kalau kelas metik bisa memakan kelas sport. Dulu vixion bisa berjaya karena N max belum hadir, setelah ada pilihan metik besar dengan harga dan kubikasi sekelas, jelas yang awalnya pengin beli vixion sebagian beralih ke N max.

Dengan asumsi seperti itu, apakah kasus ini akan berulang di kelas lebih atasnya, kelas 250 cc misalnya? Bisa jadi bakalan berulang kalok kita membaca karakter unik dasar konsumen dimarih. Namun jika metik 250 cc seperti x max misalnya dibandrol harga 40an, maka kelas 250 cc sport relatif aman karena jarak harga yang terpaut jauh. Kalok pun berpengaruh, tidak begitu besar, justru akqn menumbuhkan segmen pasar baru, yang bisa menyedot pasar dibawahnya atau diatasnya. Kelas metik memang maut cuuuy… Tapi deka pribadi malah kurang tertarik, metik cukup kelas fungsional saja, punya motor lain, jelas kelas sport atau naked.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

9 Komentar

  1. Nang omah metik satu ekor
    Mopet dua ekor
    Sport satu ekor…
    Motor sport tetep RX King….Hahaha
    Iki nek aku lhooooo…
    Klo yg lain beda pendapat yo bebass…monggoooo

Silahkan Beropini