Karena Nggak Bisa Lolos Euro4, Honda Akan Kill CBR600RR

CBR600RR_1

Yola dulur yang budiman…. dapat info dari media MCN yang mengagetkan ( bagi deka ). Honda akan membunuh, atau tidak akan memproduksi lagi motor kelas bergengsi di tanah euro atau amrik, yaitu kelas sport 600 cc. Bagi yang bertanya kenapa kelas 600 adalah kelas bergengsi daripada 1000 cc, silahkan klik link deka di bawah. Alasan yang muncul pertama adalah tidak lolosnya cbr 600rr dari aturan euro4. Namun tidak hanya itu penyebabnya.

https://78deka.com/2014/05/08/imho-desain-motor-sport-jepang-paling-keren-ada-di-600-cc/

CBR600RR tidak akan dijual lagi karena tidak bisa mengikuti standar emisi dan kebisingan euro4. Maka setelah tanggal 1 januari 2017, motor tersebut akan tetap dijual dengan ‘derogation’ rules. deka membacanya sebagai aturan khusus, terbatas hanya untuk menghabiskan stok saja, setelah itu tidak boleh dijual lagi di ranah Inggris.

CBR600RR_2

Belum ada pernyataan khusus dari honda jepang, namun dikabarkan pihak honda tidak akan fokus menjual cbr600rr akibat tidak bisa mengikuti aturan euro4 tersebut.

Namun masalahnya ternyata tidak hanya aturan euro4 saja biang keroknya. Penyebab lainnya adalah penurunan besar dalam penjualan, yang merubah bentuk pasar sport honda dan kurangnya peningkatan hal-hal penting dalam kategori balap supersport. Dan  semuanya menjadi komplikasi untuk membunuh si cbr600RR.

Perlu kita ketahui, kompleksitas pengembangan motor sport 600 cc ternyata sama dengan motor 1000 cc. Kompleksitas enginering-nya sama persis, bahkan lebih menantang, seperti mesin harus bisa menjerit lebih tinggi. Elektroniknya juga sama dengan 1000 cc, tapi di lain sisi konsumen ogah membayar lebih seperti 1000 cc. Hal ini membuat margin perusahaan menjadi tipis. Mirip kelas 150- 250 cc di sini ya?

Sumber MCN di jepang menuturkan:

“It’s not been an easy decision to make for some at Honda because the CBR600 is a bike that has had a great deal of importance to the company over the years but the fact is this model isn’t selling in the numbers needed to make it viable for another model to be developed.

Honda jepang mengatakan hasil penjualan CBR600RR yang minim tidak layak untuk pengembangan motor tersebut. Pengembangan versi terbarunya tidak akan dilanjutkan. Walaupun hal tersebut adalah keputusan yang sangat sulit bagi honda.

“The work needed to get this bike through Euro4 is expensive and there is a lot of detail work to be done to make the bike legal. In order to keep the character of the CBR600RR intact and keep it legal requires a lot more work than it first appears. This work adds weight, complexity and cost. The weight would then need to be removed from somewhere else and then the bike gets more expensive still.”

Untuk menjadikan CBR600RR lolos euro4 perlu biaya yang sangat mahal, dan banyak yang harus dirubah di motor current. Untuk merubah karakter motor, perlu pengurangan berat, kompleksitas eloktonik dan mesin yang mahal, dan semua itu membuat harga CBR600RR akan menjadi mahal.

Well…. kompetisi kelas sport 600 cc di eropa dan amrik memang ganas, seperti pertarungan kelas 150-250 cc disini. Apalagi di kelas tersebut ada yamaha R-6, Kawasaki Ninja, zx6r, Suzuki gsx600r, dan Triumph Daytona. Dan konsumen eropa lebih memilih motor-motor tersebut dibandingkan adik CBR1000RR ini.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

18 Komentar

  1. iki blog opo???
    isine ming bc tok ……
    gayane bikin blog..sok tahu…bongkar pasang karbu wae ga iso …..!!!
    ndeso2 ……gayane selangit!!

  2. Ga heran komen wong ndeso benar2 kampungan.
    Let people give their own opinion. And I think they don’t have a good market-share to continue developing CBR600. A good news for other brands.

  3. Lho, saya kira moge Honda yg paling laku di luar negeri, agak kaget juga dgn berita ini, hehehe… Jgn2 krn ada efek jg dari genk ijo yg menjadi jawara WSS & WSBK, wkwkwkwkwkkkkk….. siapa tau lho….

  4. Si anak yang nilainya pas2an…jack of all trades…master of none…. mungkin karena itu dia kurang laku…padahal di indonesia katanya ditunggu2….

Silahkan Beropini