Long Drain Interval Mobil Delvac MX Tidak Tercapai, Tapi…..

sipiter dan oli diesel
suzuki

Yola dulur yang budiman….. tak terasa 2 minggu yang lalu deka harus ngetap oli sipiter yang sebelumnya menggunakan jenis oli HDEO, Mobil delvac mx sae 15-40. Target awalnya akan didrain atau diganti setelah mencapai jarak tempuh minimal 4000 km. Namun target tersebut tidak tercapai, bukan karena kualitas oli namun karena kendala lain.

sipiter  dan oli diesel
sipiter dan oli diesel

Penggunaan oli HDEO yang masuk kriteria untuk motor memang target utamanya agar bisa long drain interval, jarak penggantian oli lebih lama daripada menggunakan oli motor biasa. Paling umum yang digunakan sebagai patokan jarak penggantian oli adalah jarak tempuh. Makin besar nilai km, maka semakin long drain.

Deka kemarin putuskan memakai mobil delvac mx karena oli tersebut secara spek nggak kalah jauh dibandingkan oli pertamina fastron diesel ( PFD ). Jadi seharusnya jarak tempuh oli ini minimal bisa dipakai sampai 5000 km ke atas. Namun kejadian yang deka alami ternyata tidak tercapai sampai jarak tempuh segitu. Jarak tempuh yang deka capai sampai di 3500 km.

Sipiter terasa lebih kasar mesinnya, tarikan lebih berat dibandingkan sebelumnya, ganti gigi mulai lebih keras dibandingkan sebelumnya. Gejalanya mirip dengan penggunaan oli motor biasa yang sudah menempuh 1000 km. menurut deka, inilah tanda-tanda sipiter sudah minta ganti oli.

mobil delvac mx di jupter mx
mobil delvac mx di jupter mx

Long darin yang berdasar jarak tempuh memang tidak tercapai di kasus deka ini, namun parameter long drain bukan cuma jarak tempuh. Ingat, selain saat roda berputar, mesin juga tetap bekerja, dimana oli mesin turut andil bekerja pula. Kondisi macet, idle, manasin mesin juga sebuah kondisi dimana oli turut bekerja, dan itu tidak tercatat di odometer. Itulah kenapa parameter penggantian oli tidak hanya berdasar jarak tempuh. Ada satu lagi parameternya, yaitu “masa pakai“.

Dari kitab primbon acuan deka tentang dunia “perlendiran mesin”, mengatakan bahwa masa pakai oli selain jarak tempuh, juga dibatasi oleh masa pakai yaitu sekitar 7-8 bulan dari pertama kali oli dituang di mesin. Nah…. berdasarkan iterasi tersebut, oli MDMX yang deka pakai ternyata sudah berumur 7 bulan lebih, jalan ke 8 bulan. Memang di masa-masa sampai sekarang, deka beraktivitas lebih suka menggunakan “mbok tuo” inova 2008, atau angkutan masal seperti kereta dan bus. Alasannya juga simple…. musim hujan.

Sipiter hanya digunakan untuk aktivitas jarak dekat seperti ke minimarket, pasar, main ke rumah temen, etc. Atau bahkan cuma sekedar untuk dipanasin mesinnya karena seharian cuma ngedongkrok di garasi. Jadilah selama 7 bulan lebih cuma terpakai sejauh 3500 km.

oli mobil delvac mx bekas
oli mobil delvac mx bekas

Saat deka drain, tap….. oli nampak lebih kental dan berwarna hitam pekat. Perubahan ke hitam pekat ini disebabkan karena daya pembersihan yang kuat karakter oli HDEO dan oli teroksidasi oleh panas mesin dan kontak dengan udara. Yang menyebabkan suara kasar mesin adalah kandungan kotoran yang sudah banyak di oli tersebut. Namun secara kuantitas atau jumlah oli yang berhasil ditap, ternyata masih sangat banyak. Ini menunjukkan daya penguapan yang minim di oli mobil delvac mx.

Setelah ditap dengan cara yang menurut deka benar, yaitu dengan cara-cara ganti oli yang sudah deka tulis di artikel ini.

https://78deka.com/2016/01/13/ganti-oli-dalam-kondisi-dingin-pikir-lagi-deh/

Deka gunakan lagi oli HDEO lagi namun balik ke selera asal, yatitu pertamina fastron diesel, label warna merah, SAE 15w-40. Bukan berarti mobil delvac mx jelek, namun memang dari awal deka lebih suka memakai PFD. Alasannya secara data sheet, pfd unggul dikit, produk nasional, dan harganya lebih murah dikit. That’s it…. kenapa deka lebih suka pfd. Nah, target oli pfd ini deka ingin long drain minimal 5000 km, semoga tercapai.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

37 Komentar

      • Oli full synthetic ada juga yg dari ester, seperti motul 7100 dan motul 300v. Oleh sebab itu API membagi grup oli menjadi 5 grup.
        PAO based msk dalam grup 4, sedangkan ester based msk grup 5.
        Produsen oli yg secara eksklusif memakai ester based, setahu saya cuman Motul, dan Redline.

        • hehehe…. saya udah punya primbon peroliannya bro…. dr org yg memang bergelut di dunia oli. Oli base stock 5 yg fully synt itu mahalnya luar biasa krn ekstrak dr bahan alami yg terbaharukan. yg namanya ekstrak itu jmlhnya kecil. oli racing saja masih kombinasi PAO + ester karena saking mahalnya ester. salah satu contoh oli berbahan dasar ester : Motul Fully Synthetic,Amsoil Fully Synthetic

        • setelah baca primbon oli, motul 5100 base stocknya tetap oli mineral. petrolium destilated yg dolah menggunakan hydrocrack konsentrasinya diatas 90%. ester sebagai pengisi <3% dr total oli…… 🙂

        • Setuju, motul 5100 mmg masih technosynthese, jd blm sintetik.
          Klo motul 7100 menurut primbon Agan Deka gmna?

        • kebetulan ai belum dapat referensi. namun jika benar base stock ester, dijamin harganya nggak ekonomis lagi buat kantong2 kita…. diatas kelas oli toptier yg base-nya pao…. jika anda ditawari oli full ester harga dibawah 200 rb, saya kok ragu…..yg paling masuk akal, itu oli gol 3+ atau VHVI yg cincin karbonnya diisi oleh aromatik seperti ester, diester etc dan konsentrasi kurang dari 10%…. bisa jadi cuma 5-7 %. cmiiw

        • Sori Gan, karena pada komen diatas, Agan komen “setahu saia, oli full synt itu bahan dasarnya PAO, poly alpha olefin” jd ane kira agan tdk tahu klo ada oli ester. Ternyata Agan Deka pny primbon oli yg lengkap. Jd malu nih ane. Sekali lagi sori ya Gan.

        • betul…. yg murni ester harganya luar biasa mahal tapi paling bgus krn bersifat statis. terbuat dr murni nabati. jadi kalau ada oli full ester harga 1 liter dibawah 200 rb, perlu dipertanyakan kandungan esternya brp %

Silahkan Beropini