Fitur Sepele Yang Absen Di Motor Tapi Penting Untuk Mengecek Kualitas Oli

droptest
suzuki
droptest
droptest

Yola dulur yang budiman…. semakin ke sini, motor semakin banyak fitur yang disematkan sebagai daya tarik. Kebanyakan berupa fitur yang membuat kesan wah dan punya efek wow. Fitur yang membangun image motor canggih, menarik, eye catching, mewah. Padahal ada fitur yang sangat sederhana, namun sangat penting untuk mengecek sistem pelumasan motor. Kita tahu bahwa sistem pelumasan berperan sangat penting di motor. Namun sayangnya banyak motor yang tidak menyematkan fitur sederhana ini.

Mungkan anda sendiri juga tidak mengira bahwa fitur ini sangat berperan penting di sebuah motor. Mungkin karena tidak begitu menarik sebagai gimmick jualan, maka fitur ini banyak ditinggalkan. Fitur ini adalah sebuah jendela oli di bagian cranckcase mesin. Cukup sepele bukan? Jendela oli berfungsi untuk melihat level oli di mesin motor, serta melihat perubahan warna oli.

jendela oli
jendela oli

Mungkin ada yang bilang, ” ah….. itu kan fitur yang jarang digunakan, apa iya kita tiap hari harus melototin jendela oli? ” Memang jarang digunakan, tapi sangat vital, walaupun jarang dimanfaatkan tapi begitu dipakai, bisa menyelamatkan motor anda.

Ada juga yang beropini, ” kan bisa diliat dari dipstick “. Memang bisa dilihat dari situ, tapi akan memerlukan sedikit usaha lebih daripada kita langsung melongok ke jendela oli. Dan juga, dengan keberadaan jendela oli, mempermudah dan meningkatkan kewaspadaan kita terhadap perubahan kualitas oli tanpa harus  melongok ke dalam mesin melalui dipstik. Dengan jendela oli, kita akan tahu pasti level volume oli motor kita, daripada melalui dipstik yang margin kekeliruannya lebih besar.

oil_drop test

Para pakar permotoran menempatkan jendela oli sebagai salah satu komponen untuk melihat perubahan kualitas oli. Melalui jendela oli, kita disuruh melihat level volume oli, agar jangan sampai dibawah batas normal. Jika oli sampai dibawah batas normal, maka pelumasan mesin tidak akan rata, ada beberapa bagian yang tidak terlumasi secara maksimal. Dan juga, jendela oli bisa untuk cek skrining atau cek awal perubahan kualitas oli.

Jika oli mulai keruh dan menghitam dari jendela oli, maka kita lakukan cek lebih spesifik dengan uji drop test, menggunakan dipstik. Ya…. dipstik sebagai uji drop test atau uji meneteskan oli di sebuah tissue, kemudian dicocokkan dengan parameter warna standar. Apakah masih bagus, siap ganti, atau wajib ganti.

Itulah panduan kita sebagai pemilik motor untuk selalu mengecek seberapa layak oli mesin motor kita masih layak dipakai atau tidak. Cukup mudah, menggunakan fitur jendela oli, dan droptest dipstick… Sayangnya salah satu fitur tersebut banyak yang dihilangkan, meningkatkan keteledoran pengetesan kualitas oli. Di suatu kasus tertentu, baru ketahuan kalau oli sudah di level under 50% bahkan nyaris habis…… tiba-tiba mesin ngebul dan harus ganti set piston yang baret…….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

23 Komentar

Silahkan Beropini