Lin Jarvis : Pasang Pembatas Garasi Itu Merugikan

Yola dulur yang budiman…. dapat info dadakan tentang team yang baru saja memperkenalkan motor YZR-M1 2016, team YFR. Setelah perkenalan motor, terjadi tanya jawab yang ditujukan baik ke duo pembalap mereka, valentino rossi dan jorge lorenzo, juga manajer mereka Lin Jarvis. Ada pertanyaan kontroversial, yang dijawab oleh Jarvis bahwa pasang pembatas di garasi  itu banyak kerugiannya.

rossi at launching yzf M-1 2016
rossi at launching yzf M-1 2016

Ya…. ada seorang wartawan yang menanyakan apakah ada perlakuan khusus untuk ke-2 pembalap melihat panasnya pertarungan mereka di musim 2015. Apakah akan diberlakukan pembatas garasi seperti kejadian musim 2008-2010.

Mendapat pertanyaan seperti ini, Lin Jarvis menjawab, ” memasang pembatas di garasi itu banyak kerugiannya, baik untuk rider, tehnisi maupun tim”. Ya…. kalau cuma rugi uang membangun sih nggak seberapa, namun akan terjadi pemborosan usaha di tehnisi, dan bikin kondisi team panas, tidak kondusif.

Jarvis menambahkan bahwa tidak akan dibuatnya pembatas karena yamaha bekerja secara team, dan itu salah satu kekuatan mereka, bekerja secara team untuk masukan setting motor. Para pembalap harus meletakkan ego mereka untuk bekerja demi team.

pembatas garasi yamaha
pembatas garasi yamaha

Jarvis juga mengatakan bahwa jika Lorenzo dan Rossi bertarung ketat memperebutkan podium utama, berarti menunjukkan bahwa team yamaha berada paling depan. Jadi kenapa harus dibuat tembok pembatas?

Dari ungkapan-ungkapan Lin Jarvis, sepertinya sebuah paksaan yang lumayan berat bagi duo pembalapnya, terlihat bahwa secara psikis, mereka memang belum akur benar dengan kejadian musim 2015. Mereka masih memendam rasa, ada rasa canggung di hati mereka. namun demi team mereka harus meletakkan ego perasaan mereka. Yamaha seperti bermain dengan bara api, memelihara 2 macan yang dipakasa jinak di kandang, namun disuruh liar di arena pertarungan.

Apakah keduanya akan sesuai keinginan team yamaha? hanya kedewasaan dan profesionalitas mereka yang menjawab nanti. Bekerja demi team, bukan malah membela team lain seperti kasus…. ah sudahlah……..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*