YIMM, Jadikanlah Mio Seperti Jupiter MX

suzuki
mio m3 125
mio m3 125

Yola dulur yang budiman….. dua motor yang sebut deka diatas memang beda jenis dan kelas. Ya, karena deka tidak akan membicarakan performa maupun harganya. Deka hanya ingin membicarakan feel bekendara, lebih spesifiknya, kenyamanan berkendara, khususnya metik yamaha kelas entry level ini, yang makin lama makin….. mblesak….. Padahal yamaha punya contoh produk sendiri yang bisa dijadikan acuan. Jadikanlah Mio seperti MX !!

Menurut deka yang melihara seekor jupiter mx, deka berangkapan kalau motor moped ini seperti produk anomali, pengecualian yamaha. Yamaha terkenal dengan suspensi yang stiff, keras, ditujukan agar stabil saat menikung.Enak dikendarai saat menikung dengan cepat.

Memang terasa kurang nyaman jika digunakan dikendarai di jalan tidak rata atau rusak ( dan itu realita yang banyak dijumpai di jalanan negeri ini ). Itu jika digunakan sendiri, lone rider…. jika digunakan untuk boncengan, mendinglah…. menurut deka maleh jauh lebih enak, rebound-nya pas nggak mentul-mentul. Motor yamaha lebih enak dikendarai saat boncengan, termasuk mio.

Di Jupiter mx ini, saat buat lone rider, masih terasa nyaman, rebound maupun serapan getarannya begitu pas, nyaman untuk melahap jalan tak rata. Begitu juga untuk menikung cepat, nggak geal-geol karena suspensi soft, stabil…. nyaman, memberikan rasa pede saat menikung. Saat buat boncengan, suspensi motor masih tetap menunjukkan performa. Buat jalan bergelombang rebound terasa pas, menikung juga hayok.

sipiter jupiter mx deka
sipiter jupiter mx deka

Jika anda pernah membonceng di motor jupi mx, maka anda akan mengatakan hal yang sama. Nikmat banget dibonceng pakai MX, sudah banyak rekan deka yang mengatakan seperti itu saat dibonceng oleh deka. Apalagi Ibu negara, paling hobby dibonceng pake MX, drpd motor lainnya, redaman benturan sangat mumpuni.

Secara estetika di bagian kaki-kaki, jupiter MX juga sudah mewakili apa yang dinamakan dengan “ukuran kaki yang pas”. Nggak terlalu besar, juga nggak nampak cungkring……perpaduan estetika dan performa di kaki-kaki jupiter mx begitu padu.

Nah.. disitulah letak jurang kelemahan metik kelas masive yamaha, MIO….. udah terlalu sering deka bilang kalau yimm perlu perbaikan di sektor kaki-kaki. Sayangnya YIMM budeg kronis, keras kepala, ngeyelan. Lebih suka mendikte pasar daripada mengikuti selera pasar. Kalau posisi sebagai market leader sih masih dianggap cukup wajar. Lha penjualan mio saja makin lama makin mblesak kok mau dikte pasar….. nggak tahu diri itu namanya……..

Gimana YIMM ? mau perbaiki kaki-kaki mio?? atau budeg-nya makin kronis??

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

Silahkan Beropini