Pole Position Rossi Seperti Menjawab Kritikan Va”late”ino Rossi

Yola dulur…. media asing pun banyak yang bilang kalau raihan pole position Rossi di motogp assen kemarin merupakan hal sudah cukup lama tak kelihatan. Sudah cukup lama Rossi meraih pole postion dalam sebuah balapan motogp, walaupun kadang hasil balapan berbanding terbalik dengan raihan waktu qualifikasi. Deka lantas ingat tulisan hasil motogp seri Catalunya sebelumnya. Deka membuat kritik ke 2 pembalap, salah satunya ke Valentino Rossi deka “slengek”kan  menjadi Va”late”ino Rossi.

podium hohe n rossi

Va”late” ino Rossi deka artikan bahwa Rossi sering lambat panas, jeblok di qualifikasi tapi moncer di waktu balapan utama. Karena hal tersebut sampai muncul julukan Rossi sebagai Sunday Racer, pembalap spesialisasi hari minggu ( balapan utama motogp umumnya hari minggu kecuali assen ). Jaman jayanya dulu rossi juga punya tabiat seperti ini, doi nggak terlalu ngoyo ngebut di babak free practice atau qualifikasi. Di babak ini kebanyakan Rossi eksperimen bongkar pasang setting motor dan melakukan simulasi balap.

Banyak pula raihan podium utama walaupun start di grid baris 2, 3, bahkan 4. Namun akhir-akhir ini ketika Lorenzo di puncak performa dan settingan motor pas, langkah Rossi menjadi terhambat. Lorenzo merupakan pembalap dengan daya fokus yang luar biasa. Saat doi membalap tanpa ada gangguan di depannya, maka Lorenzo mampu mempertahankan intensitas fokus balapnya secara maksimal. Sehingga banyak yang bilang kalau Hohe udah di depan, maka doi akan ngacir duluan sangking cepatnya. Hal ini juga diamini oleh the old crack, bang Oci saat diwawancarai oleh MCN

“It is so important,” said Rossi. “This season I’m always competitive in the race, which is most important, but at the same time I’m struggling too much in practice. Not just pole positon, but never on the first row. When you start behind sometimes you can make a good result anyway, but it’s always more difficult. And especially in the last races Jorge starting from the front is impossible to catch. Even if in Barcelona, for example, my pace was good.

rossi wheelie

Ya….saat di Catalunya kemarin kecepatan Rossi cukup bagus, tapi sayangnya Lorenzo sudah terlanjur di depan sendiri sehingg susah untuk diudag. Apalagi saat itu Rossi lumayan membuang waktu untuk melayani pembalap-pembalap belakang sehingga membuat selisih waktu dengan pembalap terdepan  membengkak. Untuk mengudagnya akan memakan waktu lebih lebih lama, dn itu lebih sulit.

Apakah setelah ini Rossi  akan mati-matian mengejar qualifikasi agar start dari pole position? jawabannya ternyata tidak. Rossi hanya ingin mengincar start dari grid terdepan ( 1,2,3 ), mau urutan 2 atau 3 yang penting grid terdepan agar tidak membuang banyak waktu melayani gerombolan pembalap di urutan medioker. Rossi suka dengan gaya start seperti itu, namun semenjak jagonya Lorenzo saat melakukan start, ini menjadi masalah yang serius. Rossi seperti ingin bilang ” Gua jangan sampai jauh-jauh dari Lorenzo saat start…. bisa berabe ”

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*