Marc… Dia Adalah Valentino Rossi

Yola dulur…. deka memang nggak melihat jalannya race motogp Assen. Membaca perdebatan antar fans baik di facebook maupun blog, deka penasaran dengan apa yang terjadi. Deka mencoba melihat rekaman ulang dari berbagai sudut tentang apa yang terjadi di cicane akhir sirkuit Assen. Kesimpulan cukup singkat, Marc…. dia adalah seorang Valentino Rossi.

assen-GP2015_rossi juara

Awalnya deka sudah niat mau melihat siaran langsung di kantor deka di Bogor, namun sayangnya karena terhambat lalu-lintas, telat sampai tujuan… race sudah berakhir. Mengikuti berita, pemenangnya adalah the old crack Rossi diikuti Marc Marquez dan Lorenzo. Pegisi podium sudah deka tebak kalau pemuncaknya adalah Rossi karena di sirkuit ini dari jaman baheula, rossi adalah kandidat utama saat motornya waras. Deka hanya meleset tentang Lorenzo, kirain Rossi, marquez, pedrosa.

Yang lebih seru ternyata terjadinya insiden di tikungan terakhir lap akhir, tepatnya di sebuah cicane atau tikungan s namun berjalur sempit. Apalagi dalam prosesnya Rossi seperti memotong kompas saat melewati tikungan terakhir. Kalau dalam kondisi normal, maka aksi ini jelas ilegal dan akan didiskualifikasi. Jelas insiden ini sangat kontroversial dan memancing perdebatan antar fans.

Kalau dari sudut pandang video dari sebelah kiri, maka akan nampak fifty-fifty kejadiannya. Namun saat deka lihat ulang dan berkali-kali dari angle video sebelah kanan dan atas, jelas aksi Marquez masih seperti yang sudah-sudah, little dirty dengan memaksakan take over dengan adu mental kontak ban depan dengan lawan. Kondisi ini akan membuat lawan bereaksi melebar dan membuka celah buat menyalip. Aksi yang membuat seorang Lorenzo membenci aksi Marc seperti ini.

Assen-2015 marquez vs rossi

Fans Marquez berpendapat kalau Rossi sengaja memotong line balap Marquez dan memotong kompas via gravel untuk memperlebar jarak. Namun dengan bekal rekaman video yang deka lihat, dalam proses take over memasuki cicane, motor Marquez memang belum menyalip motor Rossi. Sempat terjadi senggolan antara ban depan Marc dengan bahu kanan Rossi, aksi marc mengambil line dalam ternyata tidak membuat ruang cukup untuk menyalip karena titik temunya bukan di depan ban depan Rossi namun di belakng ban depan Rossi, tepatnya di bahu Rossi. Dari aturan balap, jelas posisi Marc yang lemah karena dianggap pembalap belakang. Justru doi yang memotong racing line.

Efek dari benturan tersebut membuat Rossi memang keluar dari line balapnya, bahkan sampai keluar ke gravel. Namun dengan segala kematangan Rossi dan pengalamannya, doi tahu gravel di tikungan terakhir aman diterjang jika doi bereaksi benar. Kalau pembalap lain mungkin saja akan mengalami crash, namun Rossi justru membuat hal tersebut menjadi sebuah keuntungan untuk memperlebar jarak. Sebagai gambaran pembanding, hampir sama dengan insiden tikungan cockscrew laguna seca.

Rossi-vs-MM-Assen-GP

Dari insiden yang harusnya merugikan, Rossi membalikkan menjadi sebuah keuntungan. Dengan segala pengalamannya, doi tahu line balap memasuki cicane tersebut adalah dengan cara masuk lewat jalur sedikit ke tengah, jika terlalu dalam maka akan menyentuh gravel persis seperti yang terjadi oleh marc. Doi terlalu memaksakan masuk lewat dalam untuk take over, membuat motornya geal-geol dan sampai menyentuh rumput di luar aspal. Aksinya untuk membuat lawan melebar memang berhasil, namun kali ini yang dilawan adalah Rossi. Pembalap dengan segudang pengalaman dan sangat kenal dengan sirkuit Assen.

Reaksi setelah balapan pun kurang elegan dengan mengaku bahwa dirinyalah yang seharusnya menang. Doi juga mengaku saat take over doi merasa sudah di depan Rossi, padahal dari rekaman video, jelas doi belum melewati ban depan Rossi, bahkan baru mencapai belakang ban depan dan menyenggol Rossi. Sekali lagi kedewasaannya belum selevel Rossi. Berbeda dengan kejadian di laguna seca, walaupun kalah setelah balapan rossi mengajak marquez bercanda, bahkan memujinya. Dan itulah kenapa Rossi si old crack masih punya fans yang jauh lebih banyak dari si pemecah rekor.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

24 Comments

  1. Yap setelah di liat dari atas dan sisi sebelah kanan dengan memperhatikan layout chicane sirkuit, marq berada di posisi lemah, akhirnya yang disentuh ban depan marq adalah bahu dan siku tangan kanan rossi ajah, bukan ban depan rossi jadi marq masih di blakang rossi saat senggolan

  2. Melalui replay juga terlihat kematangan Vale, sebelum masuk gravel dia melakukan wheelie sedikit untuk mencegah kehilangan keseimbangan ban depan. Setelah itu, sebelum merge ke racing line awal, tidak lupa melihat arah kanan untuk mencegah crash dengan MM. Respect dan salut..

  3. ada celah ditikungan markewer coba menusuk ke depan. ketika si mbah rossi merasa motor markewer udah terlalu masuk berada dibelakang samping motorny. disitulah si mbah rosidin mengambil jurus andalany mencoba peruntungan yg sm pd race san marino yg lalu. dgn menutup kembali dan merapatkn motor dan berharap markewer crash akibat terlambat motong dan menyentuh ban belakang mbah rossi. tp sayang perkiraan meleset markewer udah hampir separo badan rossi dan terjadila insiden rosi yg keluar gravel dikarena sirkuit yg sempit.

  4. Semoga margondes terprovokasi. Dan tambah stress trus bermusuhan sama rossi. Klo udah musuh-musuhan jd gampang buat rossi untuk melakukan psywar seperti dulu lg dan mempermainkan mental musuhnya di track maupun luar track.

  5. Lhah ntu si penari balet kenapa ga ikut dogfight y?padahal kalo di dpn ngacirnya minta ampun tp kalo ada pembalap yg ‘sepadan’ di dpannya ga mau ngejar…ada yg tau?mgkn yg pny blog tau…dia kan fansnya JL.mgkin…..

    • Assen make ban spek 2014. Spek ban yang ga disukai lorenzo karena bikin dia ga bisa make sisi samping ban yang selama ini jadi kekuatannya. Jadi lompat dari 8 ke 3 adalah hasil maksimal. Lagipula kemarin ada yang mempertanyakan lorenzo dari baris 3 emang bisa podium? Tuh bisa kan.

    • Naklum blogger ternak n part time blogger,Lur… Apalagi menjelang lebaran spt ini kerjaan tmbah banyak. Menyediakan ayam sehat bebas antibiotik buat konsumen 😀

  6. MM galau, rossi tau, dia harus dapat banyak poin. rossi ga ingin mengecewakan dia sebagai fans doi. rossi berbesar hati buat dengerin argumennya. tapi di satu sisi MM suka duel gurunya. dan sadar perolehan poin bisa dikatakan beruntung secara assen ga cocok dengan honda.

  7. =”https://ayodonkbaby.wordpress.com/2011/04/04/rossi-sengaja-jatuhkan-stoner/ “>lihat dan baca aksi brutal Rossi , buka mata anda seperti apa Valentino Rossi
    Kalo kamu sudah baca ini bandingkan dengan Marquez he..he…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*