Jika Sindrom Vibrator Hilang, New Vixion Advance Sempurna Untuk Kommuter

new-vixion-advance

Yola dulur… bicara motor klan vixion, tentu terbayang motor gaya muda, sporty, irit, lincah, cakep, dan tentunya…. banyak temannya…. mainstream. Untuk ukuran motor laki 150 cc, vixion sudah terbukti paling digemari sebagai motor beraktivitas, bergaya, atau long riding alias turing. Namun menurut deka ada sedikit ganjalan terhadap motor laki 2,5 juta umat ini…. soal vibrasi di rpm tinggi. Dengan hadirnya versi terbaru dari vixion, yaitu New Vixion Advance atau NVA yang mengalami perubahan ( walau sedikit ) di sektor mesin, semoga mengatasi gangguan tersebut, maka akan menjadi motor yang sempurna untuk berkommuter ria.

new-vixion-advance
new-vixion-advance

Terlepas dari isu negatif tentang knalpot ngebul, komster oblak, muka sinchan, vixion atau nvl yang deka rasakan ada 2 faktor negatif. Pertama ground clearance yang deka anggap masih ketinggian ( bukan salah motornya 😀 ), dan yang utama adalah soal vibrasi atau geter saat digeber di kecepatan tinggi. Memang kalau buat kommuter nyantai jarak dekat nggak begitu terasa, namun jika untuk perjalanan jauh, maka akan menjadi gangguan yang menjengkelkan, telapak tangan kebas…. semutan.

Hal ini dikarenakan memang sudah karakter dasar mesin dengan stroke yang panjang. Memang saat tarikan awal atau untuk jalan biasa lebih banyak keuntungannya, responsive dan irit. Namun jika untuk long riding dan menemukan jalan yang bersifat kencang seperti jalan pantura, maka penyakit mesin overstroke akan muncul…. geter di stang dan daerah footstep. Hal ini nggak cuma deka rasakan di motor vixion saja, pun demikian dengan jupiter mx, bahkan motor honda Tiger deka dulu juga kek gitu…. malah lebih parah .

mesin Vixion-advance
mesin Vixion-advance

Sangat beda dengan mesin overbore CS-1, atau bahkan Bajaj Pulsar….. uenak tenan buat rolling jarak jauh, beban di tangan anteng bener, nggak menyiksa telapak tangan. Motor seperti inilah yang deka harapkan, atau mungkin sebagian penyuka rolling jarak jauh. Kalahnya nvl dari cb150sf ada disitu, kenyamanan untuk jarak jauh. Its oke jika jarak dekat nvl unggul tarikan awal, performa 11-12 dengan mesin dohc, namun untuk perjalanan jarak jauh….. sangat terasa bedanya Lur…..bukan di performa, namun kenyamanan soal vibrasi.

Spek Vixion-advance
Spek Vixion-advance

Jikalau penyakit dasar mesin overstroke ini bisa teratasi, entah pakai tehnologi apa deka kagak tahu, itu urusannya insinyur pabrikan, maka NVA akan menjadi motor 150 cc yang sempurna untuk dijadikan motor kommuter entah jarak dekat, menengah, ataupun jauh. Desain oke ganteng, performa cukup, irit, onderdil gampang dan banyak, serta nyaman untuk perjalanan di segala jarak. Mesin dengan segala kelebihan overstroke dan minim gangguan di rpm tinggi… opo nggak nyamleng tenan?? deka prediksi vixion akan tetap menjadi raja motor sport, syaratnya “racun” dohc bisa tertekan di kalangan publik permotoran. Ini bicara motor kommuter, bukan balap, sohc atau dohc nggak peduli yang penting motor kommuter sempurna tersedia di 1 paket motor, syukur-syukur include VVA. Bisa yamaha ??

Bonus…. Perfect Stranger….. By deep purple

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

17 Komentar

  1. overstroke mau ga getar di rpm tinggi..ngayalllll aja..ibarat malu gerakan tangan kejauhan berulang2, ya pegallll..itulah mesin terlalu overstroke kayak vixion..58.7mm..bandingkan thunder aja 48.8mm

  2. overstroke mau ga getar di rpm tinggi..ngayalllll aja..ibarat malu paku gerakan tangan kejauhan berulang2, ya pegallll..itulah mesin terlalu overstroke kayak vixion..58.7mm..bandingkan thunder aja 48.8mm

  3. bisa sih di buat ga geter, di tambahin aja engine balancernya, tp ya kudu riset lagi, kalo maen ganti striping ya mana bisa hilangin tu penyakit, ane juga pernah di bonceng vixion, di kecepatan 80km/jam kayaknya di motor emang kenceng, begitu masuk 90km/jam pantat ane jd geter2

  4. CS1 overbore kek nya deh. memang minim getaran. kalo pulsar rata2 mid (apa ya bahasanya kalo ga over dan ga stroke), jadi ga terlalu getar. tergantung desain dan material frame buat meminimalkan getar.

    nah, kalo vixion series cuman butuh frame material full & murni alumunium biar minim getaran. mahal? ya gimana lagi kan overstroke. tapi masalah lagi itu kemrasyoknya itu lho mas deka. harusnya kan senyap rantainya. bikin versi sinob saja.

  5. kalo tetep SOHC tapi konvigurasi diubah, Bore x Stroke = 60.5mm x 52.2mm mantab gak? dg rumus kubikasi akan menghasilkan kapasitas murni 149.986064 cc dibulatin 150cc^^.
    masih tetap Overbore namun stroke juga gak terlalu pendek kayak CBR ato CS1 di 47.2mm yg kurang di torsi. kemudian limiter bisa ditingkatkan jadi 11.000RPM karna piston speed juga masih aman yakni 19.14 m/s. ini juga sedikiiiit lebih aman dari Vixion current yg punya Piston Speed 19.567 m/s karna limiter di 10.000RPM. Kalo Vixion current peak power ada di 8500 RPM maka untuk yg ini Peak Power bisa ditaruh di sekitar 9500 – 10.000 RPM, yg tentu akan membuat semakin panjang nafas mesin diputaran atas. dengan demikian akan didapat faedah :
    1. vibrasi berlebih pada engine overstroke vixion current akan berkurang significant.
    2. Putaran atas akan lebih bertenaga.
    3. masih memiliki torsi yg cukup memadai lantaran stroke tdk terlalu pendek.
    4. kemungkinan power-delivery akan terasa lebih linier tidak meledak2 ciri khas engine overstroke CMIIW

  6. untuk mengurangi rasa getaran biasanya bikers pake sarung tangan dan sepatu tebal.
    getaran motor yamaha berbeda dengan motor honda.
    kalo motor yamaha getaran terasa di tangan dan kaki, tapi body gak bunyi.
    kalo motor honda getaran tidak terlalu terasa ditangan/kaki, tapi body bunyi werr…wer…werr…
    body yamaha lebih ‘pres’ sehingga getaran tersalurkan semua ke badan, kalo body honda lebih longgar sehingga getaran tidak tersalurkan semua.

    saran gw sih yamaha bikin mesin vixion lebih halus lagi, juga bikin suara knalpot lebih bass (jujur motor yamaha knalpotnya lebih cempreng ketimbang honda yang lebih ngebass)

Silahkan Beropini