Yamaha N-Max…. Sang Metronom

Yola dulur….puncak booming pemberitaan N max mungkin sudah kelewat. Karena baru sekarang deka ada mood untuk menulis lagi, ngga ada salahnya ikutan urun rembug. Ya….. Yamaha N max memang layaknya seorang metronom dalam permainan sepak bola.

image
Yamaha Nmax

Seorang metronom dalam sepak bola adalah seorang pemain yang menjadi sentral strategi, biasanya menjai dirijen dalam membangun sebuah serangan. Berbeda dengan seorang fantasista atau gelandang serang, seorang metronom fungsinya merupakan inisiasi, skrining, atau dalam bahasa awam adalah permulaan dalam membangun serangan. Metronom disebut juga dengan Deep lying Playmaker, biasanya berposisi di tengah sedikit di belakang, di depan bek.Dengan posisinya yang sangat dalam untuk seorang gelandang, maka metronom tidak begitu menonjol terlihat dibandingkan peran seorang gelandang serang, gelandang breaker, atau striker. Bahkan untuk mencetak gol atau merebut bola juga bukan yang diharapkan. Jika bisa membuat gol atau merebut bola, itu bonus tambahan yang membuat seorang metronom menjadi lebih spesial. Meskipun tidak menonjol, metronom harus mempunyai kecerdasan dan skill olah bola tinggi. Hal itu karena tugas utamanya adalah menyusun serangan dari awal, di depan garis pertahanan sendiri atau memberikan umpan langsung mematikan kepada striker untuk mencetak gol. Contoh paling jelas dari pemain metronom adalah Andrea Pirlo dari Juventus.

image
Andrea pirlo

Terus apa hubungannya dengan n max? Yup… Di mata deka, posisi n max dalam strategi pemasaran yamaha, posisinya mirip dengan deeplying playmaker. N max diposisikan sebagai scooter kelas menengah namun premium, desain mirip maxiscooter. Tugas utama awalnya hanya untuk mengerek gengsi metik kelas massalnya seperti seri gt, xeon, soul dan mio ( baca : memberikan feedback, umpan ). Skill yang mumpuni diwakili oleh fitur dan tehnologi mesin spt vva dan abs yang dibawa oleh nmax.

Namun yang membuat lebih spesial atau paling menohok adalah soal bandrolnya yang relatif murah untuk sebiah maxiscooter. Hal ini diibaratkan menjadi intelegensi super tinggi yang dimiliki oleh seorang metronom. Langsung mematikan aliran bola pihak lawan ( baca : maxiscooter kompetitor). Dan dahsyatnya lagi mampu mencetak gol ( penjualan laris )lumayan rajin. Mirip dengan andrea pirlo yang lihai dalam mengambil tendangan bebas menjadi gol.

Dengan keberadaan metronom dengan umpan-umpan jitunya ini harusnya mempermudah gelandang ( xeon, soul, gt series ), serta striker yaitu mio uintuk mencetak gol ( penjualan sukses ). Sayangnya sekarang strikernya belum haus gol, belum menjadi seorang gungho layaknya honda beat….. Apakah dengan adanya N max akan membuat mio menjadi striker tajam? Harusnya sih gitu….. Apalagi mio sudah diupgrade sana sini, ibaratnya sudah dilatih lebih intensif oleh pelatih soal finishing ball. Kalau masih tumpul…. Divisi marketingnya perlu dipertanyakan kemampuannya :p …..

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*