BAI Mau Balik ? Syaratnya Harus Tebel Muka, Lapang Dada, Tobatan Nasyuha

suzuki

Yola dulur…… rumor BAI yang mau balik lagi yang dihembuskan oleh dulur IWB seperti menggelitik memori lama deka. Sekitar tahun 2013, ada info orang bajaj yang bilang ke deka bahwa BAI mau rehat sebentar, dan suatu saat akan kembali lagi. Kalau memang ternyata mau balik lagi, dari pandangan deka BAI harus bermuka tebal, lapang dada, dan tobat setobat-tobatnya.

LAMBANG BAJAJ

Kalau dari sudut pandang pulsarian sendiri ane yakin mereka masih punya rasa cinta terpendam, cinta yang bercampur dengan kebencian, meskipun nggak semua. Ada juga yang masih mengharapkan kembalinya BAI. Namun yang paling susah memaafkan BAI itu justru publik motor secara umum, atau potensial buyer, plus investor.BAI harus bermuka tebal terhadap cemoohan andaikata mau balik lagi. Cemoohan baik dari komunitas mereka sendiri, maupun dari pihak luar seperti publik permotoran secara umum dalam bentuk Bece media. Ini sepele, namun seperti memupuk kesuburan “untrusted” ┬ápublik motor pada produk bajaj. Resiko mengecewakan dengan meninggalkan pasar disini itu meninggalkan usaha 2 kali lipat untuk mengembalkan kepercayaan. Apalagi sudah menjadi rahasia umum, banyak rumor yang beredar bahwa manajemen asal India itu dikenal inkonsisten…. anggapan umum seperti itu. Siapkah BAI bermuka tebal, bertelinga badak?

bajaj tutup

Selain itu BAI juga harus siap berlapang dada, alias bersabar baik dalam membangun image dan menarik investor sebagai diler mereka nantinya. Tentang membangun bajaj, bukan masalah produknya, sudah lumayan banyak dikenal oleh publik, namun image keamanan dan keberlangsungan produk kedepan ini lah yang masih terasa menakutkan di mata publik. Kalau dari mata calon ivestor, juga demikian, tentu akan lebih sulit menjaring mereka sebagai partner bisnis, mengingat sepak terjang mereka di masa lalu….. Siap berlapang dada BAI ?

Pulsar-200SS
Pulsar-200SS

Dan yang terakhir…. BAI harus pikirkan matang-matang…..jangan sampai kepikiran untuk cabut lagi….. Kalau dikiranya belum siap, mending tunda saja acara baliknya. Contohlah TVS dengan membuka pabrik di sini, itu salah satu trik jika penjualan seret, maka produk bisa di export agar produksi tetap jalan. Masalahnya mau nggak bajaj membuka pabrik, selain untuk mensiasati penjualan juga sebagai garansi kalau bajaj sungguh-sungguh untuk balik dan mencanangkan eksis jangka panjang……gandeng vendor lokal adalah langkah bijak untuk masalah spare part.

So…. Jika cuma asal balik buka diler lagi kok ane pesimis…. Mau mengulang kekonyolan kemarin apa? Kalau komunitas pulsarian sendiri oke…. Mereka memang tulus hati memakai produk bajaj…. Namun jauh lebih penting adalah trust potensial buyer lah yang utama, mereka basis keberlanjutan hidup bajaj nantinya disini

Bonus : Trust…. By Megadeth


Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

1 Komentar

Silahkan Beropini