Mesin Overstroke Harus Berbahan Lebih Berkualitas Dibanding Overbore

suzuki gixxer

Yola dulur…. Bicara karakter mesin motor, yang umum kita dengar adalah mesin tersebut overstroke apa overbore. Memang ada mesin dengan tipe square atau diameter piston dengan panjang langkah hampir sama. Namun paling banyak dipakai ya antara mesin overstroke dan overbore. Bicara tentang mesin overstroke, melihat karakternya, harusnya mesin dengan tipe ini membutuhkan bahan yang lebih berkualitas dibandingkan mesin overbore, jika ingin mendapatkan lifetime yang sama. Asumsinya jika cara penggunaannya, cara berkendaranya sama.

bore stroke
bore stroke

Mesin overstroke dipakai oleh pabrikan motor karena mesin dengan tipe menghasilkan performa yang lebih efisien dibandingkan overbore ( asumsi tehnologi yang dipakai sama, kubikasi sama ). Lho kenapa kok ada pengaruhnya? Kan cuma beda panjanglangkah dan diameternya saja, sedangkan kubikasi sama. Karena oh karena, dalam satu fase pembakaran, saat terjadi ledakan, maka piston head akan melangkah lebih panjang, sehingga menyimpan tenaga yang lebih tersalurkan ke gearbox. Atau istilahnya punya daya puntir yang besar…. Torsi lebih besar.

Dengan potensi torsi lebih besar ini, maka tarikan output mesin sudah terasa nampol saat rpm yang lebih rendah. Otomatis tidak perlu membetot gas lebih dalam untuk mencapai kinerja secara umum. Memang tidak disemua range kecepatan, hanya terasa di rpm bawah sampai menengah saja keuntungan ini. Untuk detil angkanya silahkan tanya ke tehnisi saja 🙂 . Dengan karakter seperti ini, maka akan sangat cocok digunakan untuk motor yang dipakai harian…. bahasa umumnya mesin lebih irit…mesin tidak perlu digeber rpm lebih tinggi untuk mencapai kinerja normal dibandingkan tipe overbore.

kerka mesin 4 tak
kerka mesin 4 tak

Dengan karakter langkah piston lebih panjang itu jugalah sisi negatifnya terbawa sebagai konsekuensi. Dengan langkah yang lebih panjang, otomatis bidang gesek di dinding blok lebih panjang dibandingkan overbore. Atau bahasa tehnisnya punya piston speed yang lebih tinggi di rpm yang sama diandingkan overbore. Dengan bidang gesek yang lebih panjang inilah mesin overstroke punya potensi dinding blok tergores lebih besar.

Untuk mengurangi resiko kerusakan atau tergoresnya dinding blok, maka digunakan lah bahan dinding blok dengan logam yang lebih berkualitas, entah dilapisi dengan bahan pelindung, pelicin, atau campur tangan tehnologi lain. Cek saja mesin dengan tipe overstroke sekarang, rata-rata sudah menggunakan pelapis pada dinding bloknya.

Demikian pandangan deka terhadap mesin tipe overstroke….hendaknya jangan terlalu sering disiksa di rpm tinggi kalau ingin mesin lebih awet…. Keunggulan di sisi irit juga akan lebih terasa dengan menggunakannya di rpm menengah ke bawah. Jika ada yang merasa tehnisi atau yang memang dibidang permesinan, silahkan diberi tambahan dan dilengkapi tulisan sederhana ini…

Bonus : Step By Step…… By New Kids On The Block

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

13 Comments

  1. Bahkan forged piston + diacyl cilinder nya old vixie ane ga mampu beradaptasi maksimal sama gaya riding ane, trlalu sering manteng di rpm tinggi saat pulang pergi kerja luar kota selama 2-3jam sekali jalan , seminggu dua kali, alhasil 6tahun pemakaian, harus 2x ganti blok + piston, saia ga berani bilang bahannya kurang baik, tapi gaya riding ane yg kayanya perlu diperbaiki,
    Buktinya masih banyak tmn yg punya ovi tahun pmbuatan yg sama blm ganti blok,
    Tapi ga ada salahnya saran buat aptm manapun yg nelorin produk berbasis msin overstruk, tingkatkan lagi kualitas bahan di bagian piston + blok mesin di tipe ini

  2. Just sharing, menurut saya sama saja. Pada mesin dg kontruksi overbore dinding silinder yg bergesekan dg piston lebih pendek, tapi karena rpm nya lebih tinggi jd total bidang geseknya juga lebih besar.
    Misalnya untuk penggunaan harian, mesin overstroke cukup bermain direntang 5000 – 7000 RPM sedangkan di mesin overbore mungkin harus bermain di rpm 7000 – 9000 RPM untuk mendapatkan kecepatan yg sama.
    Pada Mesin overbore, total reduksi rpm selalu lebih tinggi dari mesin overstroke. Contohnya pd mesin CBR150 total reduksi putaran pd gear 6 adalah 9,23 : 1. Sedangkan pada mesin R15 adalah 8,00 : 1. Artinya, untuk menempuh jarak yg sama mesin overbore harus berputar lebih banyak daripada mesin overstroke, witch mean… Lebih banyak gesekan yg terjadi didinding silinder.

    And the points is: keawetan suatu mesin bukan bergantung pd kontruksinya overbore atau overstroke tp banyak faktor teknis dan non teknis yg saling bersinggungan, so… kalo ingin motornya awet ketahuilah sifat dan karakter masing2 motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*