Motor Laku Sedikit Kenapa Konsumen Yang Harus Nangggung

(kumpulan motor keren)

(kumpulan motor keren)

Yola dulur…. dalam memilih seekor sepeda motor pilihan sesuai tunggangan kadang pilihan kita jatuh pada sebuah motor yang dianggap oleh kalangan publik sebagai motor yang kurang umum atau enggak mainstream. Pun motor tersebut adalah keluaran merk terkenal. Ya…. soal pilihan selera kadang harus keluar dari opini umum publik permotoran, karena ini soal selera pribadi. Namun masalah akan muncul di belakang saat motor pilihan kita tersebut ternyata adalah motor yang enggak digemari oleh masyarakat, entah karena dianggap kurang menarik atau memang kekurangmampuan marketing pabrikan tersebut dalam memasarkan motor. Sebagai konsumen yang sudah membeli motor tersebut harus menanggung resiko kesulitan akan ketersediaan sparepart motornya.

Memang semakin beragamnya pilihan jenis motor membuat kita semakin senang saat memilih tunggangan kita. Kita akan memilih jenis yang sesuai dengan kesukaan dan karakter kita, motor yang menjadi representassi kepribadian kita, motor yang benar-benar pilihan kita, buka sekedar latah mengikuti trend umum. Ya walaupun satu merk terkenal, dalam menyediakan pilihan motor walaupun masih dalam satu jenis, namun opsinya begitu banyak, metik contohnya. Ada banyak pilihan produk dalam satu merk, bebekpun demikian, banyak ragam pilihan dalam satu merk motor, apalagi ada beberapa mrk motor yang bermain di negeri ini. Ane pribadi lebih suka seperti ini daripada pilihan motor cuma stereotipe, mau nggak maupilih ini karena adanya ya ini….. kek jaman dulu.

Kalau dari sudut pandang pabrikan tentu lebih suka hanya menyediakan beberapa pilihan motor saja sebenarnya. dengan hanya beberapa pilihan motor tentu akan mengurangi biaya produksi, karena dalam menyediakan part, bodi dan tetek bengek bagian motor lebih sedikit, namun dalam jumlah yang masal, tentu ini sangat berpengaruh dari segi ekonomi. Namun pasr bicara harus banyak ragam motor, yah… mau tidak mau pabrikan harus mengikuti arus kalau ingin laku. jadilah mereka menyediakan banyak ragam jenis motor walaupun masih dalam satu segmen pasar yang sama, metik atau bebek misalnya.

ragam pilihan motor...dari google

ragam pilihan motor…dari google

Namun saat penjualan motor berjalan, ternyata ada beberapa jenis motor yang ternyata enggak sesuai ekspektasi alias motor tersebut kurang laku. Hal seperti ini enggak melulu dialami oleh merk motor yang kurang tenar, bahkan yang mainstream-pun mengalami juga. kaga usah deka sebutin contohnya, para pemirsa juga tahu kan. Imbas dari kurang lakunya motor ini dibelakang hari adalah ketersediaan onderdil motor tersebut, entah karena dianggap tidak ekonomis atau supliyernya terbatas karena jumlahnya nggak masuk hitungan, maka pembeli motor tersebut yang mendapatkan dampaknya. Mereka kesulitan memperoleh onderdil tunggangannya. Boro-boro slow moving part, yang fast moving saja kadang-kadang harus berganti-ganti dealer atau bengkel resmi untuk mendapatkannya, kadang-kadang malah nihil.

Padahal itu merupakan tanggung jawab penuh pabrikan untuk menyediakan semua keperluan motor secara penuh yang sudah dilempar di pasaran sampai hitungan perkiraan waktu masa pakai motor. Ingat, kerusakan part motor bukan hanya dari waktu pemakaian saja, namun kondisi tertentu seperti bencana, celaka juga berpengaruh terhadap penggantian part motor. Di luar motor tersebut laku atau tidak, penyediaan part merupakan kewajiban utama. Konsumen adalah pihak yang wajib dilayani bukan obyek penjualan, dimana setelah membeli menjadi aset sekali pakai yang tidak perlu diperhatikan lagi.

jika ada pabrikan yang selalu menyediakan part motor yang notabene motor tersebut merupakan motor minoritas, deka acungin 2 jempol dah…. Ya…. secara strategi memang tidak populis karena hanya mengurusi golongan minoritas, namun efek brand image yang terbentuk begitu mantabbbb. Yang kecil saja diperhatikan, apalagi yang populis…. tentu akan jauh lebih bagus lagi. Efek panjangnya, konsumen tidak ragu lagi saat menentukan motor pilihannya tanpa khawatir kesusahan setelah beberapa waktu memakainya.

Bonus : U2…. With Or Without You

 

4 Komentar

Filed under opini, sparepart

4 responses to “Motor Laku Sedikit Kenapa Konsumen Yang Harus Nangggung

  1. ripcord

    Kalau sekarang jamannya common parts sih harusnya dah ga susah kayak dulu lagi. Satu mesin/sasis/sistem dipake untuk beberapa produk dengan modifikasi sedikit sesuai karakter. Mesin sama, sasis sama, rem, kelistrikan sama.. paling yg beda cuman casing, beda setingan mesin, dsb.. Selain menekan harga produk, ongkos produksi spare parts juga bisa ditekan.. coz pembuatannya massal, bukan hanya 1-2 biji.

Silahkan beropini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s