Ketemu Pertigaan Itu Nekan Rem….Bukan Nekan Klakson Doang !!!!

Yola dulur….. Dimanapun yang namanya jalan bisa dipastikan akan ketemu dengan yang namanya pertigaan. Ada juga sih jalan yang nggak ada pertigaannya, apa hayo? Hehehe….. Jalan tol 😀 . Kenapa pertigaan, bukan perempatan? Yok kita obrolin bareng-bareng.
Deka lebih perhatian ke pertigaan karena persimpangan ini lebih berbahaya dibandingkan perempatan. Saat menemui perempatan, rider lebih aware terhadap situasi jalan karena lokasinya yang lebih kelihatan dan lebih terbuka. Berbeda dengan pertigaan yang kadang-kadang lokasinya seperti tersembunyi, tidak ada lampu traffic aka lampu bangjo atau sekilas tidak kelihatan dari jalur sebelah kiri karena tertutup bangunan.

pertigaan bunut

pertigaan bunut

Attitude pengguna sendiri yang dari arah yang tidak kena simpangan relatif lebih mengabaikan adanya simpangan tersebut, merasa jalur lurus tersebut adalah jalurnya. Kalai deka amati, hampir sebagian besar pengguna jalan, khususnya biker, jika menjumpai pertigaan seperti ini, khususnya yang di jalur lurus tidak mengurangi kecepatan, masa bodo. Yang sedikit aware hanya pencet klakson.Atau bahkan ketika kecepatan tinggi, melihat kendaraan lain di pertigaan tersebut ada yang mau masuk jalurnya, langsung membunyikan klakson panjang tiiiiiiiiiiiinnnnnnn……. Seperti jalan miliknya saja, bahkan seringnya sambil bertampang marah….. Akuin aja bro…..

Memang secara aturan berkendara, kendaraan yang mau masuk jalur harus berhenti dulu untuk memastikan jalur tersebut aman untuk dilewati. Makanya diluar negeri, pertigaan yang tanpa lampu traffic seperti ini pasti ada marka jalan bertulis STOP, alias kita disuruh berhenti sesaat. Kalau disini??? Hmmmm harga cat lebih mahal dibanding harga nyawa kali ya?

kecelakaan di pertigaan

kecelakaan di pertigaan

Pantas saja banyak kecelakaan di pertigaan daripada perempatan. Ketika menemui pertemuan jalur seperti pertigaan ini, biker tidak hanya pencet klakson saja. Namun selain pencet klakson, juga harus mencet eh nginjak rem, untuk mengurangi kecepatan, dari arah manapun rider berjalan.

Hal ini untuk meningkatkan kewaspadaan rider lain yang bertemu di titik itu. Dan juga agar memberikan waktu lebih buat rider untuk mengantisipasi jika ada rider yang otaknya terbuat dari kue apem, nyelonong tanpa permisi masuk jalur. Kalau kita mengurangi kecepatan, maka kita juga mengurangi resiko kecelakaan.

Coba kalau nggak mengurangi kecepatan, dan ada rider dengan otak apem tersebut bertemu….. jeger…. dah…. Kagak usah melihat siapa yang salah, yang namanya kecelakaan itu bikin kita lebih ribet dan panjang urusannya, mending kagak terjadi, aman-aman saja.
So…. Bagi yang belum mempraktekan, mulai sekarang jika ketemu pertigaan kudu melakukan 2 tindakan, apa itu?….. Pencet klakson dan kurangi kecepatan…… Dengan melakukan 2 hal tersebut akan mengurangi resiko kecelakaan, percayalah….

Bonus : Journey…….. Don’t Stop Believing

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

15 Komentar

Filed under mental attitude, safety

15 responses to “Ketemu Pertigaan Itu Nekan Rem….Bukan Nekan Klakson Doang !!!!

  1. bener….. ngerem dulu….. kbanyakan orang doyan klakson dulu trus nyungseb hahahahahahaha

    http://macantua.com/2014/11/05/yamaha-new-r1-kawasaki-ninja-h2-honda-rcv-213-s-lho-suzuki-kemana/

  2. bdt

    biasany yg gitu ndak lulus test teori waktu buat sim

  3. soalnya tombol klakson enteng sih mencetnya, beda sama pedal/tuas rem 😉

  4. nggak usah klakson ,tengak-tengok dan rem .gas teruus aja 😀

    ———————-
    Tentang Liquid Cooler
    http://rpmsuper.com/2014/11/05/jangka-waktu-penggantian-water-coolant-air-radiator/

  5. kodokijo

    Kyk gak tau aja org sini, nyawanya banyak tau…hahaha… Tiap hari jg ketemu tuh gaya bawa motor kyk begitu, keluar-masuk pertigaan tanpa lihat2 lg langsung masuk aja. Jujur saya salut banget, salut sesalut2nya dah. Naik motor gak pake spion atau yg pake spion pun kaga dilihat, main pindah jalur ke kiri-ke kanan seenaknya aja tanpa lht2 ke blkg ada kendaraan atau gak. Hebatnya itu loh… kyknya yakin aja kalo kendaraan di blkg bakal hindarin dia dan gak bakal nabrak dia. Kalo diklaksonin malah marah2 plus melototin. Sia2 dikasih otak tapi kaga dipake sedikitpun, atau jgn2 ada sebagian org yg proses evolusinya kaga sempurna kali ya? Jadi msh kebawa2 atau mirip2, wkwkwkwk…….

Silahkan beropini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s