Merasakan Sensasi Mesin DOHC Itu Jangan Mikirin Bensin

(dohc)

Yola dulur….. Sekarang pilihan motor, khususnya kelas sport sudah ada pilihan mesin dengan tipe DOHC maupun SOHC. Meskipun sebenarnya sudah dikasih pilihan sejak awal tahun 2000an dengan Suzuki FXR sih, kemudian dilanjut dengan ayago satria F yang udah DOHC duluan. Tentu biker memilih mesin DOHC karena ingin merasakan sensasinya ( kecuali yang asal ikut-ikutan iklan motor motogp itu DOHC ๐Ÿ˜€ ). Nah untuk menikmati sensasi mesin DOHC itu wajib untuk tidak memikirkan konsumsi bensin.

(dohc)
(dohc)

Untuk beberapa kalangan yang mungkin sudah bosan dengan sensasi mesin SOHC, mereka berpaling pada motor yang punya mesin DOHC. Disini deka ingin bicara motor 150 cc saja, karena kelas ini yang relatif lebih terjangkau oleh kalangan yang lebih luas dibandingkan kelas 1/4 liter. DOHC sendiri tercipta untuk memfasilitasi mesin yang dibutuhkan untuk selalu bermain di putaran atas. Tahun 70-an udah tercipta ini tehnologi di mobil CMIIW. Jadi bukan tehnologi yang wow lagi sebenarnya.

Kembali ke fungsi DOHC, dulu saat publik otomotif, khususnya speed freaker menginginkan mesin yang kencang selalu terkendala dengan performa mesin di RPM tinggi, mesin tidak punya daya tahan lama digeber di rpm tinggi ( di mobil 9000ย up rpm ). Masalah yang muncul karena klep akan ngambang saat mesin terlalu lama digeber di rpm atas pada mesin 2 valve tiap silinder cmiiw.

fxr suzuki
fxr suzuki

Akhirnya diakali dengan 4 klep, 2 in 2 out untuk tiap silindernya, agar tiap klep bekerja lebih ringan melayani gebukan piston. Otomatis dengan adanya 2 pasang klep ini membutuhkan 2 poros camshaft, nah lahirlah sistem DOHC. Namun bukan tanpa kelemahan, karena mesin lebih terbebani untuk memutar 2 poros cam dibandigkan yang single. Hal ini membuat torsi dan powerย di rpm bawah kurang nampol.

Namun efek positifnya, di RPM atas DOHC akan lebih padat, stabil menghasilkan power lebih. Ini disebabkan kerja 2 camshaft lebih ringan untuk mengatur klep dibandingkan 1 camshaft. Otomatis kerja mesin juga lebih ringan saat putaran atas, kecuali bagian ruang pembakaran ( piston dll ) sama saja SOHC maupun DOHC.

cbr150r new 2014
cbr150r new 2014

Karena habitatnya DOHC itu di putaran tinggi, otomatis menyedot bahan bakar yang lebih kencang. Nah di rpm tinggi inilah rasa sejati DOHC akan muncul. Mesin akan tetap anteng walau dipanteng di rpm tinggi dalam jangka waktu yang lama. Tapi ya… Itu….. Minum bensinnya juga makin haus…. So… Kalau yang ingin merasakan sensasi mesin DOHC jangan mikir irit ya Lur….
NB : normalnya seperti artikel diatas, kecuali ada perbedaan kualitas bahan mesin….. Beda cerita…..

Bonus : bicara kencang-kencangan, Within Temptation punya lagunya…… Faster….

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

17 Komentar

  1. Dan seharusny kualitas material mesin dohc jg lbh joss dbnding sohc, mengingat peruntkanya yg dsiapkan utk sring2 high rpm, kcuali kalo msh ada embel2 irit y ckup jd ptanyaan jg, sbenarny dohc spt apa yg djual itu?? Dan harga yg seimbang dg kmpetitor yg sohc jg bkn sbuah keuntngan kompetitif tp mlh jd bhn ptanyaan yg meragukan kualitasny scr keseluruhan

  2. langsung ke komparasi Vixion vs CB, kenapa kok malah lebih irit CB DOHC? Jawaban saya sadur dari presentasi AHM waktu rilis New CB

    Menaikkan Torsi di putaran rendah & menengah
    Bore x stroke = 57,3 mm x 57,8 mm

    ————————
    Sistem Aliran Udara Intake & Exhaust
    -Sistem PGMFI dengan Sensor O2; Penempatan sensor O2 di knalpot bagian atas mendekati saluran exhaust memungkinkan dapat lebih akurat mendeteksi kadar oksigen dalam berbagai kondisi.
    -Busi Nickel; menghasilkan percikan api yang maksimal sehingga campuran bahan bakar & udara dapat terbakar sempurna.

    Keuntungan:
    -Memastikan pengaturan yang optimum untuk waktu & jumlah bahan yang disemprotkan sehingga irit bahan bakar & lebih bertenaga.
    -Sensor O2 mendeteksi kadar oksigen di gas buang untuk menghasilkan keseimbangan antara performa berkendara optimal dengan efisiensi bahan bakar.

Silahkan Beropini