Mesin Motor Duke Ini Rakus Bener…. Dari Minyak Tanah, Solar, Bensin, Sampai LPG Ditelan……

duke-axial-engine-concept
suzuki
duke-axial-engine-concept
duke-axial-engine-concept

Yola dulur…. info dadakan dari manca negara, tepatnya dari negara kiwi dan sapi perah…. New Zealand. mesin motor yang sedang dalam pengembangan ini bener-bener unik, lupakan semua konfigurasi mesin motor yang sudah ada sekarang, V twin, inline,  Twin paralel sampai boxer. Mesin ini memiliki lima silinder, dengan silinder diatur seperti ruang revolver pistol. Mesin ini juga dapat bekerja tanpa poros cam, pushrods, rocker arm, valve dan spring, Goodbye perdebatan SOHC, DOHC. Mesin 1000 cc ukurannya sangat simple ukurannya. Paket mesin yang sekitar lebar 9,5-inci,  tinggi 9,5-inci , panjang 16,7-inci  (tidak termasuk komponen eksternal) dan menghasilkan sekitar 1 tenaga kuda per pon ( sekitar 2 dk per kg berat mesin ) dengan total output daya dari 125 tenaga kuda dan 87,7 ft / lbs torsi. 

duke-axial-engine-concept
duke-axial-engine-concept

Itu adalah beberapa gambaran  statistik dari mesin Duke lima silinder dengan piston aksial untuk sepeda motor, yang sekarang masih dalam bentuk konsep.  Mesin Duke piston aksial sedang dalam pengembangan di Selandia Baru sejak tahun 1993 ini memiliki bukti dari-konsep prototipe yang dibangun dan telah dijalankan diuji di University of Auckland pada tahun 1996. Pada tahun 1999, mesin V1-versi dipasang di mobil untuk pengujian. Pada tahun 2004, prototipe 993 cc dilakukan uji daya tahan pada 6500 rpm selama 30 jam. Pada tahun 2006, mesin prototipe 3.0L V3 diuji dynotest  di University of Auckland.

Pada tahun 2010, mesin V3 dilakukan uji coba pada JetA1 / bahan bakar minyak tanah  dan bahan bakar berat sebagai pemicunya dan dinyalakan diatas dynotest di University of Auckland. Pada tahun 2012, mesin V3i generasi berikutnya berjalan dengan sukses pada bahan bakar kerosin atau minyak tanah  dan gas  dan pengembangannya dilakukan bersama dengan Mahle Powertrain di AS.

duke-axial-engine-concept
duke-axial-engine-concept

Mesin Duke menunjukkan bahwa konsep piston aksial menawarkan sejumlah keuntungan penting dibandingkan dengan mesin piston konvensional seperti:

– Sekitar 20 persen lebih ringan
– Memiliki bagian yang bergerak lebih sedikit karena tidak ada katup yang diperlukan
– Memiliki daya output yang lebih besar per pon
– Memiliki keseimbangan yang luar biasa, karena menghilangkan kebutuhan akan counterbalancers
-Dan yang utama adalah Multi-bahan bakar , alias bahan bakar apapun doyan.

Bagaimana dengan getaran mesin pada mesin piston aksial Duke? Website perusahaan telah melakukan uji dengan koin yang diletakkan berdiri di atas mesin dan tidak jatuh karena getaran,walaupun mesin digeber berulang-ulang… wedyannnnn.

Mesin lima silinder ini hanya membutuhkan tiga injeksi bahan bakar dan tiga busi. Tidak adanya katup exhaust mengurangi potensi pre-ignition atau spark knock ketika beroperasi pada bahan bakar oktan rendah serta gas. Sebuah siklus operasi yang normal menyediakan tiga peristiwa pengapian per crankshaft -sama dengan enam silinder mesin empat-stroke konvensional.

duke-axial-engine-concept
duke-axial-engine-concept

Desain counter-rotating  memungkinkan mesin untuk sebagian membatalkan reaksi torsi dan membatalkan getaran. Fungsi Intake dan exhaust 4 stroke diperoleh dengan menggunakan sliding seal antara daya putar saat low speed dari group silinder and monoplane ported surface. Dengan konsep ini mesin sudah menghilangkan kebutuhan akan valve train katup konvensional, rocker arm, valve spring, Cams dan bahkan katup ( klep )intake dan exhaust  sendiri. Ini menyamakan intake dan exhaust system dengan piston-port 2-stroke tetapi dalam mesin 4-stroke.

Sedangkan bahan bakar yang dipakai bisa berupa bahan bakar yang mesin gasoline ( bensin ) tanpa modifikasi termasuk bensin oktan rendah dan tinggi, minyak tanah / jet A1 / A5 / A8, dan LPG, CNG, atau hidrogen dengan modifikasi. Bekerja pada versi diesel juga bisa berlangsung.

“Duke memiliki potensi pengembangan yang besar lebih lanjut dan sudah mencapai 1,25 KW / kg dengan potensi yang diharapkan sampai 3,0 KW / kg. Super charger dan turbo dan banyak perangkat tambahan lainnya yang biasa diterapkan untuk mesin konvensional dapat diterapkan juga pada teknologi Duke.

Paket konsepnya adalah lima silinder, mesin piston aksial dengan bore dan stroke 67 mm dan 56 mm,  sekitar 1000 cc, memproduksi 125 tenaga kuda dan 87,7 ft / lbs torsi.

 

Weh… mesin edan bener ini kalau nanti sampai bisa diproduksi masal…. siap-siap buang rumus gear commander dan lain-lain nih……bahan bakar apapun ditelan 😀

Ini cara kerja mesin duke axial piston… atas kebaikan dan petunjuk bro brigade jalan raya

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

 

 

 

28 Komentar

  1. Ajigile,,,,
    Pabrikan jepang harus buka mata dan riset konsep mesin2 masa depan ya om?
    Om, mau nanya oot dikit, mesin P200NS kompresinya berapa , bbm yg aman aman apa,
    Uda nanya ama anak grup, tapi pada suka becanda jawabannya kalo di grup, hehheh
    Kalo ga salah ada admin yg bilang masih aman pake premium, tapi di kasi aditive dikit, apa bner tu?

  2. ga masuk akal ya kok ga pakai katup. udaranya pakai injek juga keknya nih. masuk akal. tapi buat gas buang mosok ga pakai katup/penutup.

  3. ada mas deka link nya di youtube nih.

    http://www.youtube.com/watch?v=c19kn3drdFU&feature=youtube_gdata_player

    baru ngeh! ternyata cara kerjanya sederhana. tapiii mekanisme dan perhitungannya puluhan tahun.

    gak ada injek udara. tutupan/katup juga ga pakai. cuman time pengapian aja yang harus tepat. pantes bisa BBM jenis apa aja.

    yang hebat ga lost power. soalnya minim friksi dan bobot kerja mesin yang ringan. jadi irit BBM kan.

    ckck ini solusi buat indonesia. mobil ESEMKA pakai axial engine. :mrgreen:

  4. keren bingit ini mesin. butuh berapa lama ya utk tersedia versi mini biar bisa dipasang di motor kecil? pastinya irit bahan bakr klo ngeliat tingginya kompresi dan minimnya komponen. sangat efisien.

Silahkan Beropini