Perubahan Inilah Yang Membuat Akselerasi New CBR150R Lebih Nampol Dibanding Versi Thai

cbr150r new 2014

Yola dulur….new cbr150r banyak mendapat pujian dari para testridernya saat peluncuran, khususnya saat tarikan awal yang lebih nampol dibandingkan dengan versi impornya. Padahal mesin yang disandang adalah sama persis dengan versi thai, bahkan mesin ini bikinan lokal seperti mesin cb150r street fire. Beberapa waktu yang lalu, deka pernah mengulas perubahan pada new cbr150r dari versi thai namun hanya dari yang kelihatan saja. Yaitu penambahan jumlah gigi sproket belakang 3 gigi dari 43 ke 46 mata yang membuat tarikan lebih enteng ( cek artikel ini ).

cbr150r new 2014
cbr150r new 2014

Nah ternyata perubahan tidak hanya disektor penambahan gigi sproket saja, karena bobot cbr150r yang lebih berat dibandingkan versi thai, maka harus ada juga perubahan di sektor dalam mesin. Namun perubahan mesin ini bukan di sektor ruang bakar sumber power output mesin. Power dan torsi tidak ada perubahan dibandingkan versi lama, justru turun sedikit. Lha perubahannya di sektor mana dong….hmmm….berhubung deka bukan ahli mesin, ane menukil dari pakarnya saja. Namun dari pandangan orang awam perubahan ini terdiri dari kelistrikan, data ecu, dan perubahan karakter buka tutup klep agar karakter mesin beda, walau dengan power output yang sama.

ecu cbr150r
ecu cbr150r

Menurut salah satu bengkel spesialis Honda CBR, yakni WMC Racing yang sudah berdiri sejak tahun 2005, ada beberapa part yang beda dibandingkan mesin cb150r street fire.

“Perbedaan dan persamaan part, bisa dilihat dari part number-nya. Bila beda, tentu barang yang dimaksud juga beda,” aku Wawan Setiawan, owner WMC Racing. Bodi dan part kelistrikan diteliti. Electronic Control Modul (ECM) All New CBR 150R terlihat punya kode part 38770-K45-N01, CB150R 38770-K15-90. Kemungkinan, mapping di dalamnya juga berbeda.

Seperti kita ketahui bersama bahwa ECU (Electronic Control Module ) adalah otak sebuah mesin. ECU yang mengatur melalui data kelistrikan kapan injektor menyemprotkan BBM ke ruang pembakaran, dan seberapa besar tekanan bbm yang diinjeksikan, begitu pula dengan besarnya pengapian yang dipakai. Dengan data log atau mapping yang berbeda tentu akan membuat karakter mesin yang berbeda pula, kemungkinan ada perubahan di mapping agar mesin mengail torsi di rpm bawah.

Perubahan lainnya adalah sektor sumber pengapian untuk melentikkan api di busi. Menengok kiproknya, all New CBR 150R punya kode 31600-K15-901, ternyata sama dengan kepunyaan CB150R. Lalu giliran koil. All New CBR 150R tertera di buku katalog menunjukan kode 30510-K45-NO1, beda dengan punya CB150R (kode 31600-K15-901). Dengan perubahan Koil ini dimungkinkan new cbr150r mendapatkan asupan listrik menjadi lebih besar untuk mendukung pembakaran yang lebih efisien.

noken as cbr150r
noken as cbr150r

Sedangkan perubahan yang paling kental dari sektor mesin ini adalah perubahan noken as. Di bagian inilah yang paling kental perubahannya untuk merubah karakter sebuah mesin. Noken as yang mengatur buka tutup klep tentu berberan dalam alur buka tutup saluran campuran bbm udara serta sistem buang ke knalpot. Dengan merubah karakter tonjolan kem akan merubah karakter mesin.

 Mencermati noken as-nya, “Tinggi bumbungan kem All New CBR 150R 34 mm, lebar pinggul 30 mm. Karakter profil kemnya, klep lebih lama buka dan cepat menutup. Biasanya sifat kem ini punya akselarasi bagus,” analisa Wawan yang yakin basic mesinnya sama dengan CB150R.

“Tapi, profil kemnya dibuat beda dari CB150R maupun New CBR 150 impor. Kayaknya merupakan proyek penyempurnaan antara New CBR 150R dan CB150R,” imbuh Haryanto “Chuank” yang stay di Jl. Marga Satwa No. 18 C, Ragunan, Jakarta Selatan. (www.motorplus-online.com)

Nah…jelas sudah kenapa dengan mesin yang sama, karakter mesin bisa beda. Inilah penyebab new cbr150r versi lokal tarikan lebih nampol dibandingkan dengan versi thai, meskipun secara bobot total lebih berat 5 kilo dibandingkan versi impor.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

 

10 Comments

    • Di akhir emang kenapa om? Cc 150 mah yg penting akselerasi.. top speed juga segitu2 aja dgn mesin yg sama, beda di karakter jambakannya, yg jelas lbh worth it di akselerasi ketimbang top speed (di rentang yg sama).

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*