Analisa Sederhana Kegagalan Lorenzo Dan Marquez Meraih Podium Misano 2014

Yola dulur…..gelaran motogp seri isano sudah berakhir dan menghasilkan Valentino Rossi sebagai pemuncak podium, dan duet Yamaha mengisi podium 1 dan podium 2. Jalannya balapan juga sudah pada tahu, sudah diulas oleh hampir sebagian besar blogger permotoran.

rossi menyapa rossifumi at Missano
rossi menyapa rossifumi at Missano

Yang masih membuat ganjalan untuk beberapa kalangan adalah, kenapa si bocah alien bisa jatuh dan kesulitan saat menyalakan mesinnya kembali. Sehingga muncullah beberapa pemikiran bahwa ada sebuah konspirasi untuk menjatuhkan Marquez…. Hmmmm…. pemikiran yang wajar buat fans Marquez, namun perlu telusuran lebih lanjut.

Soal munculnya si gaek jadi kampiun kali ini mungkin bisa dibaca dari hasil sesi warm-up pagi hari menjelang gelaran balapan. Motor Vale sangat pas stelannya, sehingga doi mampu menjadi menjadi yang tercepat saat itu. Memang banyak yang menjadikan sesi warm up sebagai acuan prediksi siapa nanti yang akan mengisi podium, karena di sesi inilah setelan akhir motor yang akan diguanakan balapan nantinya. Waktu yang diperoleh pada sesi ini tidak akan berbeda jauh dengan saat balapan nanti, tinggal mentalitas dan keberuntunganlah yang akan merubah hasil.

lorenzo
lorenzo

Ada beberapa titik pertanyaan menyangkut dua pembalap, Lorenzo dan Marquez. Lorenzo yang saat qualifikasi menjadi yang tercepat, kenapa saat warm up dan balapan malah tercecer di urutan 3 saat masih ada Marquez, meskipun kahirnya mencapai podium 2. Mungkin komentar doi setelah jawaban bisa menjadi acuan penyebab.

“It’s been a tough race for me because we finally took a risk with the harder tyre. I’m happy with another podium but a bit disappointed because we thought we could fight for the victory. Right at the beginning, despite a good start I felt the front tyre didn’t give me the confidence to lean and also on braking. In Brno we risked also changing the tyre and the result was good but here we struggled much more. For me it was impossible to get the victory. Even if I tried to push at the maximum, when I saw Marc crash, I knew Valentino had a better pace today. Valentino had a perfect weekend at home and he deserved the win, it’s unbelievable at the age of 35! I’m also happy for the team because it’s been a long time without a 1-2. All the Yamaha guys are working really well and the bike is more competitive race by race. I would like to win too but we will have to wait.”

Menurut pembalapnya sendiri, doi berjudi dengan memilih ban depan tipe hard. Dengan tipe ban tersebut dia kurang confiden saat menikung dan mengerem di lap-lap awal. Mungkin pemikiran awalnya karena aspal sangat panas sehingga dengan menggunakan ban hard hanya perlu beberapa lap untuk ngegrip kemudian baru hajar kecepatan di sepertiga lap akhir…. namun ternyata JL menanggung resiko tersebut dan meraih podium 2. Meskipun saat balapan doi mampu mengendarai M1 dengan ban depan hard dengan mulusnya, namun kecepatan maksimal nggak bisa di raih.

Sedangkan pembalap yang satu ini malah membuat rame para fans-nya. Penggemarnya sebagian seperti tidak terima kenyataan kalau Marquez hanya meraiu 1 poin dari hasil urutan 15 akhir. Ada yang berpendapat bahwa ini hanya sandiwara belaka agar motogp lebih seru, ada pula pendapat Marc ngevoor Rossi agar menang di kandangnya sendiri…. yah… ngasih kesenangan sebentarlah ( alasan ini nggak profesional banget, meremehkan profesionalitas pembalap motogp 😀 ).

marquez stall
marquez stall

 

Ada pula yang berpendapat bahwa ini konspirasi Steward atau anggota penolong ( maklum sirkuit kampungnya Rossi ) yang dengan sengaja mengulur waktu untuk menolong MM agar gap dengan Vr46 jauuuuuuuhhh, sehingga nggak mungkin untuk mengejarnya. Coba kalau nggak jatuh, Rossi juga akan dilibas….mungkin mereka akan berpikir seperti itu. Ah…. kalau ini deka nggak ikutan ngebahas lah… lha wong kita nggak tahu prosedur kerja seorang steward kok….jangan itu hanya prasangka buruk saja, lagian kenapa sampai bisa jatuh……itu hal pokoknya.

sirkuit misano san marino
sirkuit misano san marino

Lebih bak kita mengacu ke pengakuan Marquez sendiri yang mengalami accident tersebut, yang deka kutip dari berbagai sumber

“They had a little bit more pace, and today we were able to get fairly close to them” (Marc Marquez)

“I’m happy with how today went, despite the crash due to my first mistake of the season, because yesterday I did not think that I would be capable of sticking with the Valentino and Jorge.” (Marquez)

Dari komentarnya saja doi mengakui bahwa balapan kali ini tim biru mempunyai settingan motor yang lebih cepat di sirkuit Misano ini. Sehingga Doi bisa mendekati kecepatan mereka saja sudah merupakan prestasi yang bagus, sebuah capaian yang tidak disangkanya saat sesi qualifikasi berakhir. Namun sayangnya doi ndlosor saat berusaha mengekar Vale, sehingga pupus sudah untuk meraih podium tertinggi. So…. dari pengakuannya saja jatuh maupun tidak jatuh memang kali ini motor M-1 Yamaha lebih cepat dari motornya. Hal ini yang membuat doi over-limit di sektor 3 dan sektor 4 sirkuit Misano, karena di sektor inilah sebelumnya doi selalu tertinggal….dan akhirnya ya ndlosor itulah yang terjadi.

Gimana??? masih beranggapan ini adalah sandiwara? ngevoor? konspirasi tim steward? kalau masih…. ya silahkan saja…. situ-situ sendiri kok yang menanggung akibatnya….Nyeri Hati……

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

16 Komentar

  1. ‘dunia ini … panggung sandiwara.’

    tuh! itu kata tante nicky astria.

    sambungannya …

    ‘Cerita yang mudah berubah … Kisah Mahabarata … atau tragedi dari Yunaniiii…’

    Reff:

    ‘Mengapa kita bersandiwara … Mengapa kita bersandiwara …’

    😀

    • yg agak aneh, liat dari ulanga nvideo, kok mm jatuhnya kaya dah diprediksi sama mm.

      jatuhnya pelan, padahal tikugan cepet

      bisanya khan pemblapa lain, langsung dlosor jatuh ke luar lintasan.

      ini mm msh sempet megang motor, kaya sewaktu test di brno

      • jangan tanya….. honda canggihnya kek apa 😀 .namun yang jelas posisi jatuhnya memang mulai dari posisi sgt miring sehingga berefek pada ndlosor saja. Berbeda dg jatuh karena terbanting… dijamin koprol ngguling2

      • namun doi juga berusaha keras agar mesinnya nyala, terlihat dari gerakan non verbalnya, menengok ke belakang minta bantuan lbh banyak org dorong dan gerak spt berdiri seperti ingin menghentakkan motor… terlihat jelas kok

  2. analisa nya sih kayanya simple,

    mm ingin bertarung dgn idolanya di tanah kelahiran idoalanya, di cirkuit yg emang favoritenya

    seandainya kalah juga, mm ngak kuatir

    itu aja, tapi apes ,motornya idupnya lama

Silahkan Beropini