Antara R15 Dan CBR150R Pilih Mana?

yamaha r15 model

Yola dulur… maaf baru bisa menyapa kembali lantaran kemarin kehilangan bandwidth, salah beli paket internet telkomsel, hangus sudah 60 ribu ๐Ÿ™ . Kali ini deka ingin mengkompare kaka membandingkan anatara dua motor sport 150 cc full fairing. Yups…siapa lagi kalau bukan si rivalitas tiada henti, gacoan yamaha dan jagoan AHM, R15 dan CBR150.

Bukan apa-apa kalau deka ingin meng-kompare dua motor ini, namun pilihan di kelas ini baru ada dua ini soalnya dari suzuki belum nongol, idem dengan kawasaki ( 2 tak nggak apple to apple ).

Sebenarnya dua motor ini mempunyai pendekatan yang sedikit berbeda, namun karena bermain di kelas yang sama dan range harga yang sama, okelah mari kita bandingkan. Di sini kita membandingkab bukan mencari yang terbaik, bukan bermain dengan angka-angka, biarlah itu diulas sama yang expert tentang motor, namun perbandingan dari biker awam, dari kacamata umum calon pembeli motor. Pilihan bukan dari sudutpandang motor yang terbaik, namun dari sisi motor mana yang paling cocok dengan selera dan karakter masing-masing biker.

yamaha r15 model
yamaha r15 model

Desain

Desaian Yamaha R15 menggunakan pendekatan sporty abis, agresif, menyudut tajam, dan semua mengarah ke aura berani. Desain yamaha lebih mengarah ke pemanjaan mata, memikat mata secepat mungkin, love at first sight. Di sini kesan wow akan mudah didapat, jika lewat dijalan akan mudah sekali menarik perhatian. Hal ini dikuatkan dengan swing arm banana….mau dibece kek apa, mau dibilang arm kaleng, banana abal-abal, yang pasti dipandang lebih cantik, memenuhi estetika keindahan. Penguat aura sporty yang lain adalah stang yang posisinya under yolke ย sehingga posisi rider akan membungkuk seperti posisi rider yang sedang membalap di sirkuit. Mau dibilang nggak nyaman, bikin boyok, encok, namun beitulah sejatinya posisi rider motor balap. Dari desain ini mungkin minusnya adalah kurang seimbangnya antara head dengan tangki, kalau tangki sedikit dibesarin keknya menyelesaikan masalah.

Sedangkan desain CBR150R cenderung hampir sama dengan desain-desain Honda lainnya. Elegan, kompak, kalem, lebih condong mengeluarkan aura motor kelas flagshipnya. Untuk mengeluarkan image gantengnya perlu proses, kalau istilah jawanya “Witing tresno jalaran soko kulino” . Desain cenderung membulat, mengalir, tanpa detail garis-garis sporty. Namun bukannya nggak sporty, memang aura sportnya keluar, cuma nggak sekuat R15. Suatu hal yang dimaklumi karena honda sendiri mengutamakan fungsionalitas. Desain yang membulat lebih bersahabat saat membelah angin. Desain CBR150 secara keseluruhan sudah cukup seimbang, selaras, tinggal silahkan diupgrade agar nampak lebih mewah.

peluncuran cbr150r (aripitstop)
peluncuran cbr150r (aripitstop)

Mesin

R15 menggunakan mesin yang sama dengan NVL yang sudah teruji baik performa maupun efisiensinya. Namun mesin ini diupgrade dari 5 speed ke 6 speed agar rasa sportnya dapat. Selain itu juga settingan ECU-nya juga dimodifikasi dari “minareli”nya NVL. Mesin SOHC 4 klep oversquare yang memuntahkan power 16,5an PS dan torsi melimpah khas SOHC ini akan berkarakter galak di rpm bawah. Tentu hal ini akan membuat kita sedikit memuntir gas untuk mendapatkan tarikan yang maksimal, dan tentu pula lebih hemat bbm, resikonya rpm menengah atas agak susah mencapai power maksimal. Karakternya akan cocok untuk daerah perkotaan, banyak tikungan, naik turun gunung, di daerah tersebut potensi maksimal mesin SOHC akan kelihatan.

Sedangkan CBR150R dengan DOHC overbore yang juga sudah teruji pada CBR150 yang sudah melegenda kebandelannya. Mesin ini juga sudah 6 speed, berkarakter power di rpm atas tetap ngisi, namun ingat…. tetap saja power maksimalnya “hanya” 17,1 PS dengan Torsi dibawah 1Nm/kg dibandingkan mesin SOHCnya Minareli. Dengan karakter ini potensi maksimalnya akan muncul di trek lurus sehingga rpm tingginya tercapai, sehingga kekurangan torsinya tertutupi di teriakan mesin atas. Dengan selisih power 0,5 HP maka saat trek lurus, lambat laun akan mendekati mesin yang bertorsi 1 1 Nm/kg, dengan asumsi efisiensi penyaluran power dari mesin ke roda sama antar kedua motor. Kalau biker yang suka taste mesin balap, ya binilah rasa mesin balap, power keluar di RPM atas. Meskipun dengan resiko mesin akan lebih haus bbm karena selalu bermain di rpm atas, sedangkan rpm bawah power belum maksimal keluar.

Pilihan

Soal pilihan motor mana yang akan dijadikan tunggangan ini kembali ke selera measing-masing. Kalau seleranya ingin desain keren, terlihat sporty baik desain maupun riding position, lebih bersahabat konsumsi bbm, onderdil dan servis lebih mudah ya pilih R15. Sedangkan yang ingin rasa sport, balap ย saat berkendara, lebih bersahabat riding position-nya, suka main rpm tinggi, ngejar topspeed ( ingat resiko ya bro ) silahkan pilih CBr150R. Jelas mesin DOHCdi rpm tinggi ada rasa tersendiri, meskipun tetap saja 17,1 ps.

Lha terus kalau pilihan deka yang mana? hmmmm….. nggak milih wong nggak beli ๐Ÿ˜€ , masih setia dengan bebek kopling :D. Kalau punya uang mau pilih mana??? pengennya sih dua-duanya…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

16 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Membaca Hasil Uji Komparasi CBR150R Dan R15 Dari Perspektif Deka | 78deka

Silahkan Beropini