Udah Ngilangin Nyawa Orang Kok Songong Ngaplod Ke Jarsos

Yola dulur….. waktu deka kemarin nyuciin ki bagong sepulang offroad mini saat menjenguk ternak mitra, iseng-iseng baca koran lokal yang disediakan oleh si pemilik jasa pencucian.

siswa lempar batu

Ane buka-buka halaman tertarik dengan berita tertangkapnya seorang siswa yang terdakwa membunuh seorang pelajar saat tawuran. Kronologisnya, beberapa waktu yang lalu terdakwa dan teman-teman sekolah sebuah sekolah kejuruan di Cirebon nongkrong alias kongkow di pinggir jalan. Dari pengakuannya, terdakwa ini merasa dilempar batu oleh pelajar lain yang mengendarai sebuah motor.

Kemudian terdakwa pelaku ini menggerakkan teman-temannya untuk menyerang balik, namun sayangnya si pelempar batu kabur dengan motornya. Berbarengan dengan kejadian itu melintas sebuah mobil bak terbuka yang ditebengi oleh korban dan teman-teman sekolahannya. Sudah menjadi pemandangan  yang  biasa kalau pelajar di Cirebon sering numpang mobil bak terbuka saat pulang sekolah.

Nah, melihat ada rombongan pelajar yang nebeng mobil bak ini si terdakwa dan teman-temannya melempari menggunakan batu, nggak peduli ini teman pengendara motor itu atau bukan. Seorang pelajar kena hantam batu tepat di kepalanya yang membuat pelajar tersebut meninggal dunia. Orang tua sang korban tidak terima dan melaporkan ke kepolisian yang ditindak-lanjuti dengan investigasi dan pencarian tersangka.

siswa lempar batu (1)

Terdakwa tertangkap dengan mudah karena petunjuk dari warga yang sempat merekam kejadian tersebut menggunakan kamera hape. Dan diperkuat dengan sebuah status di jejaring sosial ( kayaknya facebook) yang ditunjukkan oleh rekan-rekan terdakwa. Ternyata setelah melempar batu ke kepala sang korban, si terdakwa dengan songongnya meng-apload-nya ke facebook, mungkin untuk menunjukkan kegagahannya. berikut cuplikan dari koran tersebut yang ane lingkari merah ( maaf, ane foto pake BB jadi buram).

Si pelaku dengan bangganya bilang “Kita oleh endas siji” kalau ditranslate ke bahasa menjadi Aku dapat kepala satu, di upload menjadi status facebooknya. Otomatis ini menjadi pengakuan yang menguatkan bahwa terdakwa memang pelaku pembunuhan. Dan herannya deka, udah membunuh kok bangga, songong lagi……terus mau jadi apa engkau kelak nak????? Ah…… ternyata masih banyak orang yang mentalnya lagi sakit… kerusakan akal budi…..

Bonus…… Brain Damage….. by Pink Floyd 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

27 Komentar

  1. Miris bgt,,, sekolah yo mbok ga usa neko2,,, belajar saja lah,, yg prestasinya bagus semasa sekolah saja masa depannya blum tntu baik, (tapi jelas kmungkinannya masih lebih baik ktimbang yg pergi kesekolah cuma biar uang jajan dari ortu ttp ngalir)
    Huuh,,, ada apa dngan negri ini??

  2. pelajar s0ngong…
    TKP nya diplered trusmi tuh gan, korbannya tangga desa ane…

    Pembunuh harus dibunuh lg, kalo cm dhukum bui skian taun ittu gak adil…!!

  3. nah ini nih yang perlu perhatian ekstra dari orang tua, pergaulan anak sangat betpengaruh terhadap mental dan perilakunya.
    jadi yang punya anak umur abg, didiklah dengan baik,
    “anak polah bopo kepradah”

  4. nanti yang kayak gini dilindungin nih, bilangnya masih dibawah umur, katanya kejahatan remaja, trus si korban yang ngelindungin siapa??, pertemukan aja lagi, di pengadilan ahirat maksutnya.

  5. masyaalloh…kekerasan masih jadi kebanggaan padahal di posisi salah dan ngawur….cerminan masa depan negeri ini kalau tidak hati hati karena generasi muda kehilangan tkdzim hormat serta takut akan akibat dari kesalahan yang di perbuat, kehilangan kebanggaan akan kebaikan yang membawa ke masa depan cerah, ini terjadi disebabkan benerapa unsur komplek salah satunya tayangan multimedia yang menyajikan hura hura dan kebanggaan semu bukan pendidikan dan pelajaran yang baik dan benar ( tayangan televisi salah satu contohnya yang menyajikan tindakan kriminalitas dengan hukuman yang ringan serta cerita drama remaja) .. ma’af bila ini tidak berkenan di hati khususnya pada abang deka pemilik warung ini

Silahkan Beropini