10 Pertanyaan Bodoh Dan Jawaban Untuk Newbie Motor

suzuki

Yola dulur yang budiman… jangan tersinggung dengan judul di atas. Ini adalah artikel saduran dari motorcycle.com yang ngadimin translate untuk versi Indonesia, dan tentunya penyederhanaan kalimat. Jangan tersinggung jika dikatakan newbie, karena ngadimin termasuk newbie, bahkan tingkat TK untuk motor gede. Apa 10 pertanyaan bodoh paling umum yang diutarakan oleh para newbie tentang motor? yuk kita obrolin bersama.

1. Selang ini disambungin kemana?

Selang yang dimaksud adalah selang pembuangan karburator. Apalagi sekarang motor sudah bermesin injeksi tanpa karburator, para newbie jelas akan bingung dan menanyakan hal itu saat menjumpainya. Biarkan saja, itu buat membuang bbm saat mangkuk karbu penuh…. atau mau kamu sedot sendiri?

2. Apakah sobekan ban ini aman? apakah harus ganti ban?

Gambar diatas memang seperti sebuah sobekan di ban, namun itu sebenarnya adalah bekas cetakan ban di pabrik. Jadi ban kondisinya baik-baik saja. Jika anda menanyakan hal ini, jangan khawatir, ini berarti pujian buat anda agar lebih banyak membaca dan mengenal dunia motor.

3. Apakah saia harus ganti sproket dengan rantainya?

Kebanyakan newbie yang pelit akan menanyakan hal ini. Guhe udah ngeluarin duit banyak, apakah guhe harus beli rantainya juga? kalok orangnya bijak dan sabar bisa jawab : ini kabar buruk, tapi begitulah adanya. Jika masih berdarah muda : Nggak… loe cumak harus ganti sproket…. dan tiap biji rantainya, beli ketengan, terus loe sambungin satu-satu biar irit.

4. Apakah Guhe harus ganti ban?

Sebenarnya untuk sekelas newbie juga udah tahu jawabannya. Namun pertanyaan ini muncul untuk menutupi rasa pelitnya untuk mengeluarkan uang untuk beli ban. Mungkin bisa saja dia mengelak : Ah… kembangan samping masih tebal, guhe kan jarang cornering, aman lah. Jawaban : emang kita bisa menerka kondisi jalan yang akan kita jumpai? apakah  bisa dipastikan jalan besih dari kerikil dan pasir? apakah 100% yakin tidak akan mengerem mendadak? Kecuali Loe bawa tukang sapu di depan anda.

5. Apakah motor 600cc terlalu kecil buat motor pertama?

Jawaban ngadimin cukup mewakili tamparan pertanyaan ini : Yes, mock, ridicule, deride, sneer, scorn, scoff, tease, taunt, goad, heckle, and generally humiliate anyone who asks this question. Intinya… ini pertanyaan newbie yang kemaki.

6. Motor mana yang paling cepat untuk 400 M

Pertanyaan ini dianggap sebuah pertanyaan kekanak kanakan, umur belasan tahun. Jawab saja…. nggak ada yang yang cepat, semua akan mlintir saat start dimulai… apalagi yang naikin kamu…. tanyakan kemampuan motor sesuai dengan kapasitasmu sendiri.

7. Apakah hel itu berbahaya?

Hanya orang bodoh dan otaknya di pantat yang menanyakan hal ini.

8. Knalpot suara kencang itu keren?

Para newbie beranggapan semakin kencang suara knalpot semakin keren… padahal ada istilah : makin kencang knalpot hanya untuk menyembunyikan bahwa penisnya kecil. Volume suara knalpot tidak bersinergi langsung dengan kencangnya motor.

9. Apakah berbahaya menggunakan rem depan?

Tidak ada jaminan 100% untuk keselamatan. Tapi ngerem depan adalah cara yang paling aman untuk mempertahankan traksi ban ke aspal. Apalagi dengan adanya ABS, bisa jadi menggunakan rem depan bisa memperpanjang umur anda di sebuah moment. Gunakan rem depan dengan penuh respek.

10. Apakah Ndlosor adalah cara paling aman untuk mengurangi resiko kecelakaan?

Justru dengan mendlosorkan diri kamu sudah 100% lost control dan kecelakaan. Ingat… hukum fisika mengatakan : yang paling cepat menghentikan kecepatan adalah kampas rem, bukan pantatmu. Lebih baik belajar skill mengerem, menghindar, dan paling penting belajar ilmu safetry riding, sehingga bisa memprediksi kondisi berbahaya di depan kamu dan mengantisipasi sebelum kejadian.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

8 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*