Belajar Mengenal Oil Base Dari Tulisan Di Botol Oli

suzuki

Yola dulur yang budiman…. Sebagian mantemans ngadimin sampai saat ini masih kebingungan tentang jenis pelumas yang mereka pakai. Bahkan ada yang sampai antipati… guhe kagak peduli oli yang saia pakai apa, yang penting tiap 1000 km ganti, kelar masalah. Well… jika anda, dulur sekalian kaum kantong tebal dan tidak begitu peduli dengan limbah oli bekas ya nggak masalah. Maka dari itu, yuk kita obrolin santai tentang jenis oli atau oil base dari tulisan yang ada di botol oli.

Mungkin anda akan mendapatkan tulisan seperti semi sintetic, sintetic blend, sintetik force, mineral, synthesis, full synthetic, atau fully synthetic. Kalau jenis oli ditulis hanya dengan kata : sintetik, mineral, dan semi sintetik, mungkin kita akan lebih mudah dalam memahami jenis oli yang kita pakai. Kontradiktifnya, justru kebingungan kita itulah yang dimanfaatkan oleh pedagang oli untuk keuntungan mereka. makin kita bingung, makin kita gampang dibujuk dan diendorse untuk memakai produk mereka. Jadi Istilah-istilah baru yang berkembang saat ini memang yang membuat pabriknya sendiri. Sampai bingungnya, ada teman yang protes ke ngadimin, ” Lu jualan oli fully synthetic mahal amat, nih guhe beli oli tulisan sintetik cuman 50 rebu….”

Yang paling gampang sebenarnya ya melihat jenis oli mineral…. Jika ada tulisan mineral…. fix itu oli jenis mineral, semi sintetik, fix itu campuran oli sintetik dengan mineral, entah kandungannya berapa, 5% sintetik dicampur dengan 95% mineral saja sudah sah disebut semi sintetik. Yang membingungkan adalah istilah sintetik, syntheses, full synthetic, fully synthetic….. bedanya apaan?

Soal istilah, kita harus menengok ke belakang, dulunya, yang namanya oli fully synthetic itu pasti oli dengan bahan dasar atau oil base golongan IV, bahan dasar olefin… PAO… Poly Alfa Olefin, meskipun bahan dasarnya tetap dari minyak bumi, tapi dalam prosesnya dilakukan sintesa yang lebih rumit sehingga secara kualitas lebih bagus dari oil base III. Namun seiring perkembangan jaman, oli golongan III yang bahan dasarnya minyak bumi yang disintesa lebih sederhana dan murah daripada golongan IV bisa menyamai golongan IV.

Dengan dasar seperti itulah sekarang oli golongan III atau III+ boleh dilabeli dengan Fully synthetic. Namun khusus untuk oli yang dijual di Eropa, golongan III tidak boleh dinamai fully Synthetic… Hanya boleh disebut Sinthetic, synthesis, synthetic technologi. Lalu bagaimana dengan oli yang tulisannya syntheses?? wel…. dari acuan diatas, ini berarti oli yang pembuatannya menggunakan tehnologi sintesa… ya masih golongan III III itu. Hanya saja menggunakan istilah keren, synthesis… apakah bagus…. ya bagus….. golongan III, oli sintesa keneh……

Namun yang pasti, jika pabrikan yang olinya mengandung pao pasti tidak segan-segan menulis di label botolnya dengan tulisan Fully synthetic… nilai jual tersendiri soalnya, bukan synthetic, bukan full synthetic…… Fully synthetic. Apalagi olinya juga dijual di pasar eropa, dimana oli fully synthetic lebih ketat penggolongannya daripada belahan dunia manapun.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

2 Komentar

  1. Ngadimin kayak pabrik oli deh…tulisannya bikin bingung…
    Berarti intinya oli eropa lebih baik kualitasnya karena dibawah pengawasan yang lebih ketat ya..
    Tanya om… Kenapa oli resmi pabrikan kualitasnya kurang ya… Padahal sudah disesuaikan sama spek motor dengan riset yang lebih akurat?

Silahkan Beropini