Mengenal Water Injection

suzuki

Yola dulur yang budiman….Mendengar kata water injection atau menyuntikkan air ke dalam ruang bakar, banyak yang tertawa. Pada umumnya mengetahui bahwa air adalah musuh utama mesin internal combustion. Nggak usah jauh-jauh, ngadimin sendiri juga ditertawai baik di medsos atau temannya nyata ketika bilang mau menyuntikkan air ke dalam mesin.

Benar memang bahwa air adalah musuh utama mesin internal combustion. Kita sudah sering mengenal adanya water hammer, air masuk ke ruang bakar mesin yang membuat mesin ngejim. Akibatnya kruk as bengkok, piston baret, klep bengkok, daleman mesin hancur. Tapi kejadian itu bisa diibaratkan anda menyalakan mesin motor anda, kemudian intake manifold anda guyur pakai air 1 gayung…..terjadilah water hammer.

Water injection berbeda dengan water hammer, walaupun obyeknya sama….air yang masuk ke ruang bakar. Sebagai gambaran awal, pernahkah anda mengendarai motor setelah hujan? Atau dini hari? atau saat subuh? atau saat suhu dingin pegunungan? Bandingkan dengan mengendarai motor disaat panas siang hari di tengah kota…… Saat dingin, pasca hujan, udara lebih padat sehingga performa mesin lebih enak….udara padat karena saat itu konsentrasi uap air sangat tinggi.

Nah….konsentrasi uap air tinggi itulah yang akan dicapai dengan water injection. Menginjeksikan sedikit jumlah air ke dalam ruang bakar, sehingga densitas udara lebih padat. Dengan adanya uap air yang tinggi, otomatis kompresi mesin juga akan lebih padat. Membuat performa mesin maksimal.

Dengan keberadaan uap air yang tinggi, bercampur dengan bbm dan udara, membuat bbm menjadi lebih susah terbakar. Ini menjadi keuntungan jika anda mendapatkan bbm dengan kualitas yang rendah. Maka dengan adanya WaI atau water injection ini mengurangi efek pinging atau ngelitik, atau knocking karena kualitas buruk bbm.

Sifat uap air yang menguntungkan lainnya dari uap air adalah bersifat sebagai peredam panas yang sangat baik. Dengan adanya uap air, maka sebagian panas hasil pembakaran langsung diserap untuk merubah partikel air menjadi uap dan segera dibuang melalui knalpot.

Dari penelitian uap air juga sangat efisien mengikat polutan hasil pembakaran mesin, yaitu karbon monoksida. Sebelum terbuang ke udara, sudah diikat duluan oleh partikel air di sistem water injection. Hasil pembuangan menjadi ramah lingkungan.

Lho…bukannya air itu penyebab karat? Apakah daleman mesin tidak takut ambrol karena karat? Well….sebenarnya penyebab karat bukanlah air, tapi kadar keasaman air, kandungan mineral, elektrolit dalam air. Jika air murni atau 100% H20 seperti aquadest ya tidak akan terbentuk karat.

Dan water injection ini sekarang sudah diproduksi oleh BOSCH untuk mobil bmw. Jelas ini versi canggihnya. Dan ngadimin sedang uji coba mengaplikasikannya di motor gipsy danger suzuki gsxr150. Sudah terinstal, sudah ditest, sudah direhab ulang….dan motor masih jalan normal. Bagaimana bentuk dan hasilnya? Stay tuned terus di 78deka.com ya dulur sekalian.

Berikut ini video water injection pabrikan BOSCH

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

6 Komentar

  1. Gipsy danger pake pompa airnya gak? Klo ngandelin vakum doang mist nya kurang terbentuk biasanya. Bolongin throttle body apa leher filter udara buat masukin airnya?

  2. Umpama selang radiator bagian atas untuk pengisian(samping tutup) dimasukkan ke box filter bagian dalam seperti selang pernafasan mesin bagaimana? Pemikiran ala ngawurku dewe.. 😀

Silahkan Beropini