PKI Dan Anti PKI Yang Sama-Sama Taik ( Balada Darmogati )

suzuki

Yola dulur yang budiman….sebagai orang yang ngakunya pewaris pancasila, darmogati jelas anti pki. Ini membuat darmogati selalu debat dengan kaum yang ingin adanya pelurusan sejarah, siapa dibalik aksi pki, penelusuran ulang kejadian pki. Perdebatan yang membuat darmogati sering keteteran atau kalah debat karena kurang ilmu membawa dia datang ke ¬†guru pembimbing yang dituakan olehnya, ki mpu tong bajil.

Seperti umumnya datang ke sesepuh yang dituakan, darmogati membawa ugo rampe, beberapa bungkus gudang garam merah, gula kopi, dan bungkusan kotak kertas, sepertinya martabak. Datang ke sebuah kampung dengan piksen merahnya untuk menambah ilmu perdebatan. Setelah “kulo nuwun” dan mencium tangan gurunya, darmogati langsung menimba “kawruh”…. Menggali ilmu. D : Darmogati, G : Guru.

D : mbah, mbah kan sudah sepuh, dari umur sekarang yang sudah 75 tahun, tentu mbah mengalami bener kasus pki. Menurut mbah pki itu benar atau salah, dan penguasa orba itu benar atau salah. Kan diceritakan sejarah, pki itu pengkhianat, pembantai para kyai, anti agama, ingin mengkudeta dengan segala cara.

G : Menurutku ya cuk….pki dan pembantai pki jaman orba itu sama-sama taiknya….

D : (kaget) lho…kenapa mbah? Bener dong, orang pki mbantai duluan, ya dibalas bantai dong, itu baru adil….kalok ndak dihabisin sampai akar-akarnya, bisa jadi bahaya laten. Kok dibilang taik?

G : Gini cuk….pki memang taik karena pernah membantai orang. Tapi selepas 1965, anggota pki juga ribuan yang dibantai. Padahal yang namanya anggota partai, tidak semuanya tahu pergerakan di atas, hanya ikut-ikutan, simpatisan partai, nggak tahu-menahu, mereka juga dibantai, ada juga cerita orang dituduh pki kemudian dibantai masal tanpa pengadilan. Itu juga taik namanya.

D : lho itu adil namnya mbah, darah dibalas darah…. Kok malah dibilang taik.

G: ada tahapan diatas adil…namanya bijaksana, jadi bantai dibalas bantai, pki membantai, kemudian anggota pki juga dibantai, ya sama-sama taik namanya…. Bahkan jaman orba, keluarga, anak keturunan bapaknya yang pki dimarjinalkan, walau mereka bukan anggota pki, ktp ditandai, akses kerja dibatasi, akses pendidikan dibatasi, selalu dimata-matai, aktivitas sedikit diinterogasi, dicibir masyarakat…itu cara-cara taik.

D : lho…itu kan bahaya laten mbah? Kalok dendam, bisa makar lagi itu para keturunannya.

G : yang membuat sebagian mereka dendam bukan karena keluarga mereka dibantai, tapi kelakuan pemerintah yang memarjinalkan, menekan mereka para keturunan pki itulah yang membuat ada dendam. Cara-cara seperti sama saja menimbulkan efek dendam….jadi yang menjadi bahaya laten adalah pemarjinalan oleh orba itu…. Pemarjinalan, diskriminasi itu adalah cara efektif dalam menumbuhkan dendam….

D : wah…mbah ini terlalu membela pki….

G : heh? Sudah dibilang, pengkhianatan pki itu taik….tapi golongan yang membantai anggota partai pki di daerah-daerah, memarjinalkan keluarga ex pki…itu juga taik….

D : ini seperti mbah mo bilang, “semua taik, kecuali aku”.

G : koplok….guhe juga taik cuk…

D : lha kok?????….

G : saat orang masih men-taik-taik-an orang, sebenarnya dia juga masih taik juga…. Apalagi yang paling lantang tereak-tereak men taik-taik kan orang lain, aslinya dia sadar masih taik juga, tapi untuk menutupi rasa malunya, dia menuduh orang lain taik, biar taiknya ngga diliat orang.

D : Lha…tarus yang bukan taik siapa mbah?

G : yang bukan taik ya Yang Satu Itu….Itu…Itu…Itu….Itu….( sambil menunjuk ke segala arah )

D : itu yang mana mbah?…..(penuh heran)

G : woo…murid gebleg… Mata suwek tapi ngga melek….Itu….Itu…..yang sangat dekat….bahkan lebih dekat dari katup jantungmu sendiri…. Kenali Itu….carilah Itu….buat koneksi ke Itu setiap saat, berdoalah agar diangkat dari ketaikan kita…maka kita tidak akan sibuk mentaik-taikkan orang lain.

D : aku malah pusing mbah….ya udah, aku mau pulang saja, mau merenung…. ( sambil menyodorkan beberapa bungkus kopi, gula, gudang garam merah, dan sebungkus kotak kertas.

Melihat kotak kertas berisi makanan, mata gurunya, mpu tong bajil berbinar dan mendecakkan lidah…

G : bungkusan apa itu cuk? Martabak telor istimewa ya Cuk?

D : nganu mbah….taik….

NB : berhubung kalimat terlalu sensitif, judul memakai kata “yang” ini berati sebagian, bukan menggeneralisir….. Mohon maaf jika ada sebagian yg tersinggung

Salam enteng-entengan

Wassalamualaikum

 

 

gulf oil

20 Komentar

  1. Maaf bro kalo mau bikin cerita lucu tolong berhati hati dengan bahasa yang anda gunakan. Pki lah yang membantai umat Islam juga anggota Tni, bisa di artikan dari cerita yang ada buat seolah olah umat islam dan Tni yang membela diri dalam cerita anda anda ucapkan …ik.? Hati hati anda.. jangan buat cerita yang membuat penistaan. saya harap anda bijak untuk menghapus ini artikel.

  2. Sepaham kita bang. G suka sama pki wajar
    Nah sama ormas yg mengatasnamakan agama trus nyebar doktrin yg menyesatka. Yg d hejali faham2 radikal pada g nyadar kalau mereka sedang d adu domba.

  3. Natien & waqit : ente orang belajar sejarah dengan jelas, dulu yang di bantai oleh Pki iru siapa.? TNI dan umat Islam. lha TNi dan Umat Islam membela diri. tapi dalam cerita guyunan diatas seakan akan Menghina Kelompok yang membela diri dari Pkj dengan di sebutkan dengan bahasa T..ik. berarti Islam juga Tni yang sebutkan di cerita atas itu apa.? Jawab.?
    sampeyan belajar sejarah dengan hati bersih bung..
    ormas mana yang anda maksud.? doktrin apa.? paham radikal.? lha itu militer mnyamar gk ente sebut radikal ya.?

    • Pki salah broh kegiatan mereka salah. Tp tindakan pembantean tanpa ada proses hukum itu sama aja bro. Yg lebih parah diskrimanasi keturunannya yg berasa dikucilkan d di asingkan. Itu sama aja nyebar benih2 pembrontak . Islam mengajarkan berbuat adilah pada soudara2mu termasuk musuh mu. Rangkul dan ajak bimbing mereka dengan cara yang baik . Bukan dengan kekerasa.
      Qm tanya ormas mana yg punya faham radikal
      Tu HTI dah macem pki cuma kedoknya aja pakek nama islam
      Faham saya islam tu cuma 1 Hablum Minallah wa Hablum Minannas.

  4. yo….ikut taek sebagai anti pki. mau taek sampe kapanpun tetep anti. tdk perlu maaf2an untuk pki (ingat “pki”).
    mas deka sebaiknya nggak usah ikut2an survey……yo saran saja, selebihnya terserah, begitupun juga terserah taek2 lainya mau berkomentar segala macam taek bebas…..

    satu sj yg harus diingat dan dijaga…buanglah taek dijamban jangan terceceran di jalan…ntar kayak kebo dan kuda…..

  5. waqit : Hti maksud ente.? dah berapa tahun Hti berdiri di Indonesia,pernah tidak Hti melakukan pembantaian.???
    lain hal dengan Pki..pemahamannya itu komunis anti Tuhan. selama ini anak anak pki hidup aman di negeri ini,selama mereka taat pada hukum negara aman,lha lain cerita kalo mau bangkitkan idologi komunis di negeri ini tidak ada tempat bung..
    Islam rahmatan lil alamin.. cuma kalo ada pemahaman komunis anti tuhan gk bisa di terima bro..

    • Belum tp ada indikasi kesana. Secara terang2n mau ganti pancasila anti demokrasi dan bla bla.
      Eh bung islam g penah ngajaran kayak gitu.
      Ada tu orang hti d tempat saya. Tiap ada pengajian slalu aja mendoktrin orang2 di sekitanya bahwa negara ini salah , semua d ajak untuk merong2 pemerintahan.
      Dasarnya apa?
      Uang bung

    • Kalau anti tuhan dan melakukan pembantaian ini sudah jelas salah
      Ada lg yg jauh lebih busuk. Melakukan pembantaian secara mental dan moral berkedok agama cuma katena glotoran dana dari pihak luar
      Saya rasa sudah pada taulah ormas2 mana aliran2 mana yg mendapat sokongan dana dari pihak luar
      Tidak hanya hti saja.

  6. Blum.? lha ko’ ente sudah main vonis saja.. tabayyun dulu.. ok..
    lha ini nyata nyata PKI itu Musuh Negara bung sudah FAAKTA..
    Ormas mana.? jangan asal nuduh… Lha itu OPm di papua itu mau berontak dari indonesia sudah brapa banyak Tni yang di tembak,lha ko’ ente gk sebut Radikal.. lha Rms republik maluku selatan yang mau berontak dari indonesia ente gk sebut Radikal.. lha militer mnyamar yang bantai begitu banyak umat Islam Rohingya ente gk sebut Radikal…..
    mana keadilan… jangan selalu menyudutkan Islam bung.

    buat admin : kalo bijak harap di hapus ini artikel, jangan sampai menjadi mudharat/keburukan. karna semua akan di minta pertanggung jawabkan gk cuma di dunia juga di akhirat. terima kasih.

  7. Saya Muslim, Islam ajaran saya, bila ada yang bilang ajaran saya perlu diwaspadai, ya jelas saya tersinggung. Pasti saya akan buat apapun yang saya bisa untuk membela Islam

    Logikanya, bila ada yang tersinggung saat ada gerakan waspadai bangkitnya komunis, melakukan apapun untuk membela komunis, maka siapa dia dan ajarannya? Tebak sendiri

    Bagaimana caranya membela komunisme? Ada dua cara. Satu, buat citranya jadi baik. Kedua, buat citra musuh-musuh anda jadi buruk. Hingga ramai manusia bersimpati

    Lihat saja, bagaimana di tayangan-tayangan kita saksikan bahwa PKI memframing bahwa mereka adalah pendukung pemerintah paling utama, loyalis Soekarno, dan semisalnya

    Di lain sisi, mereka memosisikan diri sebagai korban, sebagai tumbal propaganda orde baru, kaum yang patut dikasihani, padahal mereka brutal, sadis dan bengis

    Saat ini, isu itu berganti bentuk, dengan melabeli semua gerakan yang anti-komunis seolah sebagai gerakan yang menjadikan isu komunis ini jadi alat menggulingkan pemerintah

    Selain itu mereka juga menstigmatisasi Islam dan syariatnya sebagai pemecah bangsa, ulamanya sebagai aktor makar, persis sama dengan cara PKI di masa yang lalu

    Saat PKI dekat dengan penguasa dulu, Masyumi dibubarkan, HAMKA, Natsir, dan ulama lainnnya dikriminalisasi. Ini lagu lama dengan penyanyi baru, bahanyanya tetap sama

    Khilafah yang merupakan ide Islam dianggap seolah lebih berbahaya daripada ide komunis yang sudah mengakibatkan jutaan nyawa meregang di pelbagai sudut dunia

    Sejarah mencatat, adalah komunis yang pernah membantai manusia tanpa ampun di Indonesia, sejarah mencatat pula, Islam dan Muslim yang selalu menyelamatkan negeri ini

    Lalu mengapa sampai saat ini, Islam dan Muslim selalu dituduh dengan tuduhan tak pantas? Mengapa semua Aksi Bela Islam selalu dituduh menggoyang kekuasaan?

    Bagi kami Muslim, ada banyak hal yang lebih penting dari sekedar berkuasa, yang tak dibawa mati. Ada iman, ada amal salih, ada dakwah, ada jihad, yang lebih kami cintai

  8. Artikel panas2 bubur mas, jangan dihapus
    Yang sumbu pendek pasti agak terpancing nih…
    Udah lah, isu Komunis nggk usah lagi di blow up.
    Diatas kertas Ideologi ini bagus. Tapi bisa bekerja hanya jika semua manusia tidak memiliki sifat tamak, iri dll
    Dan itu nggak akan pernah terjadi.

Silahkan Beropini