Suzuki : Dari Sport 250cc Sampai Super Metik, Kita Punya….

suzuki

Yola dulur yang budiman….saat acara GIIAS kemarin, ngadimin bisa sedikit ngobrol dengan dua petinggi suzuki. Ini bukan ngomongin ngadimin punya akses khusus…bukaaan… Tapi hanya sebuah keberuntungan belaka dengan sedikit pasang muka gedhek dan ndas truk  :mrgreen:  :mrgreen: . Saking ndas truk-nya, sampai diingatkan oleh panitia, Mr itayama san ada acara lain, sudahi wawancaranya….  :mrgreen: . Tapi lumayanlah…dapat bahan untuk kita share bersama.

Dari orang nomor satunya SIS asal jepang yang ramahnya kebangetan ini didapat info tentang kondisi hubungan suzuki Indonesia dan prinsipal jepang. Lebih ke kondisi hubungan SIS dengan suzuki jepang, serta planning ke depannya akan seperti apa.

Berkaca dari kasus gsx150 series yang mana motor ini dibuat dengan parameter Indonesia,

Pak Itayama bilang : Saya ucapkan terima kasih kepada konsumen suzuki Indonesia atas responnya akan gsxr150. Bahkan konsumen Indonesia sangat berpengaruh ke konsumen negara-negara lain, termasuk Eropa dan amerika selatan. Mereka menjadi tahu tentang gsxr150 dari media-media yang berasal dari Indonesia…media sosialnya juga, ramainya suara-suara konsumen-konsumen gsxr150 mereka pantau…. Mereka menjadi sangat tertarik….

Dari kasus diatas, ngadimin bertanya : bagaimana implikasinya terhadap suzuki jepang? Jelas itu adalah berita bagus, suzuki jepang sangat senang. Ini juga bisa berefek bahwa publik motor Indonesia sekarang lebih berpengaruh, punya suara yang kuat untuk dipertimbangkan. Ada anekdot kekinian… Jika desain dan performa motor diterima di Indonesia, maka akan lebih mudah penetrasi ke negara lainnya. ( selera publik motor indonesia itu aliran ningrat….tapi harga merakyat ).

Dengan naiknya posisi tawar Indonesia apakah akan ada perubahan komposisi soal ide dasar motor? Misalnya saja soal pusat riset, parameter, desain motor. Ternyata pihak suzuki jepang sudah sering mengirim insinyurnya ke Indonesia untuk mencari data motor seperti apa yang disukai oleh publik di marih. Bahkan info terkini, pihak desain suzuki juga sudah mengamati langsung selera ningrat kita.

Bagi yang sudah kenal dengan karakter prinsipal suzuki jepang, ini adalah terobosan besar dari suzuki jepang. Katanya, pihak suzuki jepang itu hampir rata-rata Stubborn aka keras kepala, kukuh dengan idealisme mereka soal membuat motor. “Kita bikin motor seperti ini…Ini adalah motor suzuki…diluar (publik motor) pada nggak suka, ya biarin, suzuki is suzuki…”.

Namun kini mereka sudah mulai mendengar suara-suara dari luar. Secara diam-diam mengumpulkan data selera desain publik motor Indonesia, untuk dijadikan bekal riset di jepang. Kenapa tidak riset di sini ? Karena alat-alat riset di jepang sana lebih komplit, serta taste dasar suzuki di sana lebih origin daripada pengembangan di sini. Lagian cara riset motor suzuki itu sangat detail dan lama. Jika proyek satu motor selesai, langsung riset jenis motor baru lainnya. Dan sangat konfidential sekali, hanya orang-orang divisi riset yang tahu.

Jadi, misalnya saja sudah selesai proyek gsx150 dan jadi motor prototipenya, mereka langsung melanjutkan proyek motor lainnya. Motor prototype disimpan di bagian riset saja, tidak langsung masuk ke line produksi. Jadi mereka punya berbagai macam motor prototype simpanan.

Itulah kenapa pak Yohan yahya menjawab pertanyaan : bagaimana suzuki melihat pergerakan motor-motor baru yang dikeluarkan oleh pabrikan lain seperti honda dan yamaha? Seperti sport 250 cc…bagaimana dengan gsxr250?

Dari sekian panjangnya obrolan Pak yohan kurang lebih ngadimin simpulkan seperti ini: dari 250cc sampai metik apapun ( super metik ) kita punya semua…tinggal kapan dan bagaimana itu yang masih kita atur. Tinggal kapannya itu yang terus kita pantau, karena pasar di sini cukup dinamis.

Ini kok sepertinya klop dengan paragraph sebelumnya soal tabungan motor-motor prototype? Tinggal dianggap layak untuk diproduksi atau nggak. Itu menyesuaikan dengan timming dan kondisi yang tepat. Apalagi tahapan produksi suzuki cukup lama dari desain mentah proto sampai motor selesai produksi. Sehingga dicap sangat lamban… Padahal itu dilakukan agar semua dipersiapkan sebaik-baiknya agar setelah melewati jalur produksi dan diterima konsumen, minim keluhan.

Jadi untuk penggemar suzuki sport 250 cc, metik medium 150an cc, trail, sabar ya…sabar….motornya sih ada….tinggal diitung-itung dulu demand ke depannya seperti apa, trend ke depan seperti apa.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

9 Komentar

Silahkan Beropini