Mencoba Instal Ferrit Dan Magnet Di Motor, Ada Pengaruh?

suzuki

Yola dulur yang budiman…. saat servis si siwi, skywave 08 kemarin, mumpung bongkar-bongkar mesin, ngadimin sekalian ingin mencoba memasang komponen ferrit dan magnet. Menurut beberapa sumber, bisa menghemat bbm, dan membuat lebih ringan tarikan mesin. Minimal ini yang pengin ngadimin coba…. biar rasa penasarannya sembuh.

Lha ferrit dipasangnya dimana? seperti pada umumnya pemasangan ferrit, yaitu di kabel busi. Ferrit yang ngadimin pakai adalah ferrit generik, bukan aftermarket kek milik 9power ituh. Yah… hemat ongkoslah, 1 buah ferrit ngga lebih dari harga sebungkus surya pro mild, merk TDK. Untuk kali ini, ngadimin langsung pasang 2 buah ferrit. Caranya ya tinggal buka covernya, kemudian jepitkan di kabel busi kemudian tutup sampai klem terkunci. Agar lebih kuat, ngadimin bungkus pakai isolator listrik.

Ferrit, katanya sih membuat listrik menjadi lebih fokus ke busi karena noise ke luar kabelnya dihambat. Efeknya api busi akan lebih fokus dan lebih besar, sehingga lebih sempurna dalam membakar campuran bbm dan udara. Benar tidaknya, yo embuh, ngadimin bukan pakar listrik… mending tes langsung saja dan rasakan efeknya…. mudah to? daripada debat.

magnet di saluran bensin

Selain ferrit, ngadimin juga ingin membuktikan teori bahwa jika bbm diberi gelombang magnet, maka ion-ion negatif dan positifnya akan lebih teratur saat masuk ke ruang bakar. Bahan bakar katanya juga banyak mengandung ion positif, negatif tapi tidak teratur, jika ada gelombang magnet, maka ion positif dan negatifnya akan memisah dan rapih. Efeknya daya ledak bbm lebih besar, tentunya akan membuat penggunaan bbm lebih efisien. Ini juga katanya…. .

Pemasangan magnet ini dilakukan di saluran bensin dari tangki ke karburator ( pompa injeksi untuk mesin FI ). Magnet yang dibutuhkan sendiri 2 batang. Pasang di selang bensin dengan posisi kutub saling berlawanan, ditandai dengan saling tolak menolak saat didekatkan. Jepitkan ke kabel bensin, kemudian diikat dengan isolator listrik sampai tidak bisa bergeser. Jika tidak kuat maka 2 magnet tadi akan saling mendekat dan menempel… gagal sudah kalok gitu. Magnetnya sendiri, nagdimin memakai magnet batang jenis Neodymium.

Bagaimana hasil iseng-iseng ini? silahkan baca percakapan WA antara ngadimin dengan ibuk negara yang memakai si siwi untuk kendaraan hariannya dibawah ini.

 

Nah loh…. entah karena berbarengan dengan servis power delivery dan tune up si siwi, nyonyah malah bingung…. ini motor pa rusak indikator bensinnya? Dibilangin sekarang lebih irit kaga percaya….  :mrgreen: . Biasanya diisi 15 ribu, buat dari rumah ke puskesmas, keliling desa, kemudian ke kota cirebon, dan balik ke rumah jarum sudah ke arah E… lha ini kok manteng di F ??? Oh iya, bbmnya kemarin ngadimin  pakek jenis premium + SPARK.

Apakah ini efek dari ferrit dan magnet? jelas tidak secara absolute, ada pengaruh dari tune up dan perbaikan power delivery-nya. Namun mungkin saja ada efeknya, walau tidak sedahsyat ini. Jadi mending buktikan sendiri dah…. barangkali emang terasa manfaatnya. Yang jelas ngadimin nggak akan melepas 2 modifikasi ini…. udah keluar duid… beli… kagak nyolong…. ngahahahaha……  :mrgreen:  :mrgreen: .

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

7 Komentar

  1. Untuk bisa merasakan efek penambahan tenaga pakai magnet ada beberapa syarat:
    – setelan harus irit (lean).
    – magnet harus yang hitam, bukan yang neo.
    – arah magnet harus sesuai dengan arah aliran bensin
    – ukuran magnet cukup besar. Yang itu kekecilan.
    – bensin lebih baik premium, pertamax boleh, pertalite jangan

    Untuk bisa matik irit kalau jalan pelan, maka roller dikasih yang berat saja.

    https://kupasmotor.wordpress.com/2016/06/14/cara-pemasangan-pro-capacitor-sehingga-penambahan-tenaga-dan-irit-jadi-maksimal/

Silahkan Beropini